Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Kajian Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter, Begini Penjelasan BMKG

- Apahabar.com Sabtu, 26 September 2020 - 00:47 WIB

Kajian Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter, Begini Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meluruskan kajian kemungkinan potensi tsunami hingga 20 meter di pantai selatan Jawa Barat dan 12 meter di selatan Jawa Timur. Foto-Ilustrasi/ Istockphoto/johnnorth

apahabar.com, JAKARTA – Kajian kemungkinan potensi tsunami hingga 20 meter di pantai selatan Jawa Barat dan 12 meter di selatan Jawa Timur diluruskan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG mengatakan potensi gempa kuat di zona megathrust itu memicu keresahan akibat salah pengertian atau misleading.

Alih-alih membahas mitigasi, masyarakat justru banyak yang membahas soal kemungkinan dampak buruk dari gempa kuat yang berujung pada tsunami besar.

Pernyataan itu disampaikan BMKG menyusul riset dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menyebutkan kemungkinan potensi tsunami hingga 20 meter di pantai selatan Jawa Barat dan 12 meter di selatan Jawa Timur.

“Informasi potensi gempa kuat selatan Jawa saat ini bergulir cepat menjadi berita yang sangat menarik. Masyarakat awam pun menduga seolah dalam waktu dekat di selatan Pulau Jawa akan terjadi gempa dahsyat, padahal tidak demikian,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami, Daryono dalam keterangan resmi seperti dikutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

Daryono menjelaskan hasil riset ITB seharusnya mendorong seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah untuk lebih memerhatikan upaya mitigasi gempa bumi dan tsunami.

Daryono berharap perlu ada upaya serius dari berbagai pihak untuk mendukung dan memperkuat penerapan infrastruktur bangunan anti gempa. Masyarakat juga diharapkan terus meningkatkan kemampuannya dalam memahami cara selamat saat terjadi gempa dan tsunami.

Lebih lanjut, Daryono mengatakan skenario model dalam riset ITB merupakan gambar terburuk dari potensi-potensi bencana alam.

“BMKG dalam hal ini mengapresiasi hasil tersebut. Skenario model yang dihasilkan merupakan gambaran terburuk (worst case), dan ini dapat dijadikan acuan kita dalam upaya mitigasi guna mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami,” tutur Daryono.

Masyarakat diimbau tidak cemas Daryono menjelaskan meski kajian ilmiah mampu menentukan potensi magnitudo maksimum gempa megathrust dan skenario terburuk, tetapi hingga saat ini teknologi belum mampu memprediksi dengan tepat dan akurat kapan dan dimana gempa akan terjadi.

Maka dalam ketidakpastian kapan terjadinya, yang perlu dilakukan adalah upaya mitigasi dengan menyiapkan langkah-langkah konkret untuk meminimalkan risiko kerugian sosial ekonomi dan korban jiwa.

Daryono mengimbau agar hasil kajian ITB tidak menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran masyarakat. Baginya, hasil kajian harus direspons dengan upaya mitigasi nyata.

“Apakah dengan meningkatkan kegiatan sosialisasi mitigasi, latihan evakuasi (drill), menata dan memasang rambu evakuasi, menyiapkan tempat evakuasi sementara, membangun bangunan rumah tahan gempa, menata tata ruang pantai berbasis risiko tsunami, serta meningkatkan performa sistem peringatan dini tsunami,” kata Daryono. (CNN)

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pencairan Subsidi Gaji Ditunda, Simak Penjelasan Menaker
apahabar.com

Nasional

Aman! Internet di Nabire dan Dogiyai Dibuka
Kemenkes: PSBB Depok, Bogor, Bekasi Sudah Disetujui

Nasional

Kemenkes: PSBB Depok, Bogor, Bekasi Sudah Disetujui
apahabar.com

Nasional

Waspada Curah Hujan Tinggi Oktober-November, Termasuk Kalsel
apahabar.com

Nasional

Tips Mudik Aman Dengan Kendaraan Pribadi
apahabar.com

Nasional

Beda Sikap Jokowi Saat Umumkan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan
apahabar.com

Nasional

KJRI Istanbul Fasilitasi Jemaah Umrah Kembali ke Indonesia
apahabar.com

Nasional

Tito Karnavian Tunjuk 4 Pejabat Kemendagri sebagai Pjs Gubernur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com