Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Kalselteng Berpartisipasi, MAPPI Sukses Gelar Pemilihan Virtual

- Apahabar.com Minggu, 20 September 2020 - 22:44 WIB

Kalselteng Berpartisipasi, MAPPI Sukses Gelar Pemilihan Virtual

DPD Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng ikut berpartisipasi di pemilihan virtual MAPPI Pusat. Foto-Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – DPD Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng ikut berpartisipasi di pemilihan virtual untuk Dewan Pengurus Nasional (DPN) Dewan Pengawas Keuangan (DPK) dan Dewan Penilai (DP) MAPPI dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-12 tahun 2020, Minggu (20/9).

Agenda empat tahunan itu sengaja dilaksanakan secara virtual di 26 lokasi pemilihan (lopem) seluruh Indonesia akibat pandemi Covid-19.

“Ini Munas MAPPI pertama secara virtual diikuti hampir 6.000 peserta di seluruh Indonesia. Sementara wilayah Kalselteng ada 47 anggota yang punya hak suara dan di Kalimantan ada 4 Lopem,” ujar Ketua Lopem 16 Musyawarah MAPPI Sahrial Ferdiansyah di Hotel Nasa, Sabtu (19/9).

Ferdiansyah menerangkan tak semua anggota MAPPI punya hak suara, kecuali mereka yang terverifikasi, itu pun dilihat dari jenjang atau tingkatan.

Sekilas Sejarah MAPPI

Berdirinya MAPPI dilandasi oleh keinginan untuk ikut berpartisipasi mengisi pembangunan nasional umumnya dan pembangunan ekonomi khususnya guna menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dimana pengabdian profesi penilai dalam pembangunan nasional yang pada hakekatnya adalah pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya akan meningkat dengan adanya pembinaan dan pengembangan profesi tersebut.

Dalam rangka pembinaan dan pengembangan dimaksud perlu adanya wadah yang mewakili profesi Penilai Indonesia secara keseluruhan dalam kedudukan masing-masing sebagai perorangan.

Menyadari hal tersebut, maka dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 1981, bertempat di Gedung Bursa Efek Jakarta, Jalan Merdeka Selatan Nomor 41, Jakarta Pusat, dibentuk lah Masyarakat Profesi Penilai Indonesia disingkat MAPPI yang merupakan Asosiasi Profesi di Indonesia yang khususnya mewadahi Profesional yang berkecimpung dalam Profesi Penilai dengan jumlah anggota saat ini kurang lebih 3.500 orang tersebar di seluruh Indonesia.

Di dunia internasional MAPPI dikenal dengan nama Indonesian Society of Appraisers disingkat ISA. Pengurus Pusat MAPPI berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia, dengan kantor sekretariat di Jalan Kalibata Raya Nomor 11-12E, Jakarta Selatan.

Sementara di Kalsel dan Kalteng, MAPPI ada sejak tahun 2015 hingga sekarang.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Membanggakan, Talabet Antar Sanggar Permata Ije Jela ke Istana Negara
Febri

Kalsel

POPULER SEPEKAN: Sikap Febri atas Somasi Tim BirinMu, Nasib Ketua PPK hingga Laka Maut Ibu dan Anak di Martapura
apahabar.com

Kalsel

47 Tahun PDAM Bandarmasih, Berupaya Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
apahabar.com

Kalsel

Tak Perlu Repot Ambil BB, Ada Layanan Antar Tilang dari Kejari HST
apahabar.com

Kalsel

Awan Mirip Gelombang Tsunami, LAPAN: Pertanda Badai Akan Muncul
apahabar.com

Kalsel

Tinjau Posko PSBB, Kapolda Kalsel Semangati Personel Jaga
apahabar.com

Kalsel

Hore! Tenaga Kerja Kalsel Bakal Terima Bansos Rp 600 Ribu per Bulan
apahabar.com

Kalsel

Pasca Teror New Zealand, Kapolda Kalsel: Banua Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com