Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta Gaungkan Program ‘Bebaskan Banua dari Narkoba’

- Apahabar.com Senin, 7 September 2020 - 15:51 WIB

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta Gaungkan Program ‘Bebaskan Banua dari Narkoba’

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta menggaungkan program "Bebaskan Banua dari Narkoba". Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta menggaungkan program “Bebaskan Banua dari Narkoba” melalui kerja sama yang solid antar instansi di bawah arahan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Jadi, ini menjadi komitmen kami untuk menekan semaksimal mungkin peredaran narkoba di daerah ini. Pak Gubernur pun sangat mendukung,” kata Kapolda Nico di Banjarmasin, belum lama tadi.

Menurut dia, pemberantasan Narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat dalam hal ini Polri dan BNN saja. Namun, sektor lain juga punya peran penting mendukungnya.

“Dalam beberapa pengungkapan besar, teman-teman Bea Cukai kerap membantu. Ini yang saya maksud dukungan sektor lain. Begitu juga TNI, sering berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba di wilayah perbatasan negara.

Peran serta inilah yang coba kami dorong terus agar maksimal hasilnya,” kata jenderal bintang dua itu.

Nico mengatakan, Kalimantan Selatan menjadi sasaran jaringan internasional dalam peredaran narkoba kelas kakap. Hal itu terbukti dari dua pengungkapan besar terakhir yaitu 208 kilogram sabu-sabu dan 300 kilogram sabu-sabu.

“Ini fakta dan harus jadi peringatan bagi kita semua. Kalau kita kendur, jaringan ini terus berupaya dengan beragam modusnya memasukkan barang ke Kalsel,” katanya.

Kapolda mengakui Kalsel bukan hanya wilayah pemasaran, namun juga dijadikan transit hingga gudang penyimpanan sementara narkoba sebelum disebar lagi ke provinsi lain bahkan ke Pulau Jawa.

“Alur yang kami ungkap seperti itu. Barang masuk dari Malaysia dengan tujuan Banjarmasin melalui jalur darat. Kemudian jika mereka berhasil, maka sebagian disebar lagi dengan jumlah yang sudah dipecah-pecah,” jelas Kapolda Nico.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Bangunan di Kalsel ‘Terbengkalai’, KPK Angkat Bicara!

Kalsel

Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin, Lutfi: Pemkot Wajib Salurkan Kebutuhan Pokok Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Gatriwara: Orang Tua Harus Paham Hak Anak
apahabar.com

Kalsel

2019, Fokus PPPA Tekan Angka Pernikahan Dini
apahabar.com

Kalsel

Menuju Sekolah Sehat Nasional, MAN 1 HST Raih Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Aero City Banjarbaru, Pemkot Jajaki Kerja Sama dengan Malaysia dan Singapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com