Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Kasus Kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung, Penyidikan Dimulai!

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 12:36 WIB

Kasus Kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung, Penyidikan Dimulai!

Gedung Utama Kejaksaan Agung yang terbakar. Foto-republika.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Aparat kepolisian mulai melakukan penyidikan atas kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung yang terjadi pada 22 Agustus 2020 lalu.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Bareskrim mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Agung terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

“Mengirimkan SPDP ke Kejagung (hari ini),” kata Irjen Argo melalui siaran pers di Jakarta, Senin.

Dalam penyidikan kasus ini, pada hari ini penyidik akan memeriksa 12 saksi. Belasan saksi tersebut adalah para saksi yang sebelumnya juga pernah dimintai keterangan pada tahap penyelidikan.

“12 saksi ini merupakan bagian dari 131 saksi yang pernah dimintai keterangan pada tahap penyelidikan,” tuturnya.

Pihaknya pun memastikan jika surat panggilan terhadap 12 saksi telah diterima para saksi.

“Pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Bareskrim Polri. Pemeriksaan dijadwalkan dimulai pada pukul 13.00 WIB,” kata Kadiv Humas Polri.

Dua belas saksi yang diperiksa adalah saksi yang ada di Gedung Utama Kejaksaan Agung saat kebakaran terjadi.

“(Saksi), baik yang berasal dari luar Kejaksaan (tukang) maupun yang berasal dari dalam Kejaksaan (seperti pramubakti dan cleaning service),” paparnya.

Kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung telah masuk ke tahap penyidikan usai ditemukannya dugaan tindak pidana.

Rangkaian proses pendalaman untuk menemukan tersangka pembakaran dalam penyidikan dimulai.

Tim gabungan telah menggelar gelar perkara yang dipimpin oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo.

Dari hasil penyelidikan, Bareskrim Polri menyimpulkan bahwa sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik melainkan diduga karena open flame (nyala api terbuka).

Api berasal dari lantai 6 Ruang Rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung, kemudian api dengan cepat menjalar ke ruangan dan lantai lain karena diduga terdapat cairan minyak yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat oleh bahan yang mudah terbakar seperti gipsum, lantai parket, panel HPL dan bahan mudah terbakar lainnya.

Nantinya pelaku penyebab terjadinya kebakaran hebat di Gedung Utama Kejaksaan Agung itu bakal dijerat dengan Pasal 187 KUHP dan atau 188 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal kurungan penjara selama 15 tahun.(Ant)

Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polres Sintang Amankan Ribuan Batang Kayu Durian
apahabar.com

Nasional

Kepala Daerah Diminta Tidak Melayani Permintaan Oknum Jaksa
apahabar.com

Nasional

SBY Setia Temani Sang Istri yang ‘Melawan’ Kanker Darah
apahabar.com

Nasional

Kominfo Luncurkan Prangko Seri Jokowi dan Ma’ruf Amin
apahabar.com

Nasional

Survei: Publik Puas dengan Jokowi, Tapi 9 Menteri Berikut Kinerjanya Paling Buruk
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh 3.287, Positif 15.438
apahabar.com

Nasional

Sejarah Ganja Masuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau ‘Berdehem’ 9 Kali
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com