Cuaca Kalsel Hari Ini, Hampir Seluruh Wilayah Cerah Berawan Dana BOS Gencar Disosialisasikan, Berikut Pesan Kadisdik Kapuas Pernah Cekcok, Warga LAS HST Nekat Bacok Rekan Sekampungnya Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens

Kecamatan Kelua Sisakan 3 Siswa yang Belum Diimunisasi

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 20:29 WIB

Kecamatan Kelua Sisakan 3 Siswa yang Belum Diimunisasi

Petugas melakukan imunisasi kepada seorang siswa. Foto - Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Dari 15 sekolah yang siswanya menjadi sasaran imunisasi Mearles Rubella (MR) di Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, tinggal 3 sekolah saja yang belum.

Koordinator Imunisasi dan Petugas Pelaksana Imunisasi Kecamatan Kelua, Rina Mariana mengatakan, sejak tanggal 8 September 2020 lalu pihaknya sudah memvaksin siswa kelas 1 pada 12 sekolah dasar sederajat.

Selanjutnya, imunisasi ini dilanjutkan pada 3 sekolah tersisa, rencananya besok dan hari Kamis mendatang.

” Dari target 15 sekolah, kami sudah menyelesaikan 12 sekolah, sisanya akan dilanjutkan besok dan hari Kamis mendatang, ” kata Rina, kepada apahabar.com, Senin (21/9) malam.

Lebih jauh Rina mengungkapkan, sekolah yang siswanya menjadi sasaran dan sudah dilaksanakan adalah MIS Muhammadiyah, MI Darul Falah, SDN, SDN 2,3 Pulau, SDN 1 Pulau.

Kemudian, SDN 1,2 Pudak Setegal, SDN Ampukung, MI Sinar Islam, SDN Paliat, SDN 1 Sei Buluh, SDN Asam Pauh, dan SDN Pari-Pari.

Untuk esok hari, pihaknya akan mengimunisasi siswa di SDN Masintan dan SDN Sungai Buluh. Sementara untuk siswa di MIN Ampukung akan dilaksanakan Kamis ini.

” Bila semuanya sudah selesai diimunisasi, maka jumlah siswa di Kecamatan Kelua yang diimunisasi MR sebanyak 278 orang, ” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SDN Pari-Pari, Ristinawati, menyambut baik imunisasi campak atau MR yang dilakukan pemerintah. Apalagi tujuannya untuk melindungi anak dari campak, tetanus, dan diare.

Di sekolahnya, dari 10 siswa yang direncanakan, hanya 8 yang mengikutinya. Sementara 2 lainnya tidak datang saat imunisasi di sekolah.

” Bila nantinya ingin imunisasi, maka kita akan jembatani kedua siswa ini ke Puskesmas Kelua,” katanya.

Ristinawati berharap, pemberian imunisasi pada anak sekolah hendaknya tetap dapat berjalan walau di masa pendemi. Kegiatan tersebut tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

“Kami dari pihak sekolah tentunya akan selalu memberi dukungan untuk memfasilitasi terlaksananya program imunisasi ini,” pungkas Ristinawati.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Beralih ke Angkutan Darat
apahabar.com

Kalsel

Polisi Kembali Tangkap Residivis Kasus Sabu di HSU
HSU

Kalsel

Program HSU Bergaul, Kapolsek di Amuntai Jalin Silaturahmi dengan Ulama
apahabar.com

Kalsel

Ngeri, Truk BBM Terjun ke Sungai di Kandangan
apahabar.com

Kalsel

Polsek Anjir Pasar Polres Batola Kampanye Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan
apahabar.com

Kalsel

Pria Diduga Tewas Usai Berhubungan Seks di Hotel Herlina Banjarbaru Masih Misteri, Hasil Visum Belum Keluar
Banjir

Kalsel

Bantu Korban Banjir, ERG Adaro Bangun Posko di Lamida Balangan
Dewan Ingin Pembayaran Pajak Kendaraan di Kalsel Terlayani Baik

Kalsel

Dewan Ingin Pembayaran Pajak Kendaraan di Kalsel Terlayani Baik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com