Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi

Keren! Mahasiswa ULM Kembangkan Madihin dan Panting untuk Edukasi Personal Hygiene

- Apahabar.com Kamis, 24 September 2020 - 20:49 WIB

Keren! Mahasiswa ULM Kembangkan Madihin dan Panting untuk Edukasi Personal Hygiene

Mahasiswa ULM Kembangkan Madihin dan Panting untuk Edukasi Personal Hygiene. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat melakukan inovasi edukasi menjaga kebersihan diri (Personal Hygiene) pada siswa sekolah dasar melalui metode Madihin dan Panting.

Musik tradisional dipilih agar ada unsur kedekatan pada anak-anak dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Saat ini kebersihan sangat penting untuk menjaga diri dari berbagai penyakit, salah satunya pandemi Covid-19, ” ucap Ketua Tim Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M), Eva Mujiarahmah kepada apahabar.com, Kamis (24/9).

Selain mengasah keterampilan bermain alat musik tradisional, program pemberdayaan masyarakat ini juga sebagai sarana dalam penyampaian pesan kesehatan. Melalui edukasi sejak dini, maka budaya lokal khas Kalimantan Selatan juga akan terjaga kelestariannya.

“Dengan menggunakan bahasa keseharian akan lebih mudah diingat. Selain itu, mereka juga akan terhindar dari rasa bosan karena ada interaksi sesama siswa, ” beber mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat ULM ini.

Kegiatan ini mereka laksanakan di SDN 4 Cempaka Banjarbaru dengan sasaran siswa kelas 4-6.

Selaku dosen pembimbing, Fauzie Rahman mengatakan praktik personal hygiene dapat menumbuhkan kebiasaan anak untuk menerapkan perilaku sehat sejak dini. Sementara itu, musik tradisional dipilih sebagai media promosi kesehatan yang mampu menarik perhatian anak-anak.

“Secara natural melahirkan keterlibatan emosional pada audience dan siifatnya cukup komunikatif. Maka, kami mengemas pesan kesehatan dengan melihat peluang madihin yang sangat tepat untuk disajikan bagi anak sekolah dasar, ” jelas Dosen Kesmas ini.

Metode lainnya yaitu menggunakan musik asal Tapin yaitu Panting. Seni hiburan ini memanfaatkan lirik-lirik lagu yang diselipkan pesan kesehatan tentang kebersihan diri. Inovasi dan kreatifitas ini diterapkan kepada anak-anak sebagai bahan edukasi dalam rangka melestarikan budaya Kalsel.

Adapun lirik yang dibuat pada musik Madihin maupun Panting dibuat khusus oleh Tim PKM-M ULM yaitu berikut ini :

Selengkapnya di Halman Selanjutnya:

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Heboh, Warga Bakar Mobil Begal Sapi di Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Dua Mess Ludes Terbakar, PT Silo Rugi Miliaran
apahabar.com

Kalsel

Pasca Teror New Zealand, Kapolda Kalsel: Banua Aman
apahabar.com

Kalsel

Hidup Sebatangkara, Gazali Semringah Terima Bantuan dari Rumah Yatim Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Banjarmasin: Tambah Satu PDP, Seorang Lelaki

Kalsel

VIDEO: Polisi Telisik Dugaan Aliran Sesat di Banjarmasin
Waspada! Warga Positif DBD di Banjarbaru Bertambah

Kalsel

Waspada! Warga Positif DBD di Banjarbaru Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Anggaran Belanja Batola Naik 9 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com