POPULER SEPEKAN: Banjir Hebat hingga Cekcok Berdarah Warnai Lebaran di Kalsel Update Banjir Satui Tanah Bumbu: Air Sudah Turun, Cuaca Kembali Mendung Tunggakan Gaji Tenaga Puskesmas, Anggota Dewan Dicuekin Kadinkes Banjarmasin Wali Kota Balikpapan Mulai Bersih-Bersih Rumdin, Meja Biliar hingga Ikan Koi Diangkut Fakta di Balik Pemuda Tewas Tergantung di Pulau Alalak, Dua Kali Coba Gantung Diri

Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming : Hukum Seberat-beratnya Penyerang Syekh Ali Jaber

- Apahabar.com Minggu, 13 September 2020 - 22:25 WIB

Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming : Hukum Seberat-beratnya Penyerang Syekh Ali Jaber

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Mardani H. Maming. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pendakwah Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal saat mengisi pengajian.

Peristiwa yang dialami oleh Syekh Ali Jaber tersebut terjadi di Masjid Falahudin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Lampung, Minggu (13/9).

Syekh Ali Jaber mengalami luka tusukan di bagian bahu kanan dan tengah dirawat di Puskesmas Gedong Air, Bandar Lampung.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H. Maming (MHM) menegaskan, pelaku penyerangan kepada pemuka agama ditindak secara hukum. Dia meminta, dihukum seberat-beratnya penyerang kepada para ulama.

“Penyerangan itu jelas tindakan yang bisa mengundang konflik di masyarakat. Perbuatan itu bisa mengundang ketidaknyamanan masyarakat, bisa mengganggu pelaksanaan ibadah. Maka, siapa pun dia apakah perorangan, kelompok, kita peringatkan bahwa pemerintah harus bertindak tegas,” kata MHM, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (13/9) malam.
“Aparat keamanan diminta untuk bertindak tegas, sekeras-kerasnya memberikan tindakan itu, siapa pun,” tegas MHM.

Menurutnya, penyerangan terhadap pemuka agama sudah mengganggu ketenteraman masyarakat. Perbuatan-perbuatan yang bisa berakibat merebaknya isu SARA, perbuatan yang bisa mengganggu pelaksanaan ibadah.

“Siapa pun yang melakukan itu, apakah itu perorangan, apakah kelompok, atau didalangi kelompok tertentu kita berikan peringatan bahwa tindakan itu adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh hukum,” ujarnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu juga meminta ditindak dengan hukum sekeras-kerasnya karena perbuatan tersebut tidak mempunyai tanggung jawab terhadap misi kebangsaan Indonesia.

Selain itu, MHM juga meminta pelaku penusukan Syekh Ali Jaber dihukum seberat-beratnya karena menjadi ancaman keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya merasa prihatin atas kejadian yang menimpa Syekh Ali Jaber dan ke depan jangan sampai terulang kembali. Menurut saya, penyerangan terhadap pemuka agama sudah menjadikan ancaman bangsa dan negara,” ucapnya.

Sekadar informasi, Ali Saleh Muhammad Ali Jaber atau Syekh Ali Jaber merupakan seorang pendakwah dan ulama asal Madinah yang berkewarganegaraan Indonesia. Sejak 2008, Syekh Ali Jaber mulai berdakwah di Indonesia dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2012.

Kehadiran Syekh Ali Jaber mendapat sambutan baik oleh masyarakat Indonesia karena dakwahnya yang menyejukkan, penyampaiannya sangat rinci dilengkapi dengan ayat-ayat Alquran dan hadits. Sejak saat itu, Syekh Ali Jaber mulai sering dipanggil keliling Indonesia untuk syiar islam.

Untuk menyiarkan islam lebih efektif dan melahirkan para penghafal Alquran di Indonesia, ia mendirikan Yayasan Syekh Ali Jaber yang berkantor di Jatinegara, Jakarta.

Popularitas Syekh Ali Jaber tak kalah dengan penceramah ternama Indonesia lainnya. Meski sudah tenar lewat media, Syekh Ali Jaber tetap rendah hati dan masih berkeliling menjadi khatib Jumat di masjid-masjid kecil di pelosok kota dan daerah.(*)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hore! Mei 2019 THR PNS Cair
apahabar.com

Nasional

Cegah Terorisme, BNPT Pinta Partisipasi Aparat Kelurahan
apahabar.com

Nasional

TNI Imbau Nelayan Natuna Tidak Cemas
apahabar.com

Nasional

Kapolda Metro: Kasus Penembakan Jatinegara Ditangani POM TNI
apahabar.com

Nasional

Mengenal Sejarah, Makna, Berikut Tradisi Cap Go Meh
apahabar.com

Nasional

Menkes Setujui Permohonan PSBB Jabar

Nasional

Cegah Kekerasan, Kompolnas Dorong Ada CCTV di Ruang Pemeriksaan-Tahanan
apahabar.com

Nasional

Jenguk Wiranto, Ryamizard Doakan Cepat Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com