Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan KalselĀ  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Kisruh PT RTP dan Karyawannya, Mediasi Disnaker Tabalong Belum Ada Titik Temu

- Apahabar.com Kamis, 3 September 2020 - 19:10 WIB

Kisruh PT RTP dan Karyawannya, Mediasi Disnaker Tabalong Belum Ada Titik Temu

Para karyawan PT RTP mendatangi Dinas Tenaga Kerja Tabalong menghadiri mediasi yang digelar mediator. Foto-apahabar.Com/Ahc26.

apahabar.com, TANJUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar sidang mediasi pertama terkait kisruh PT Restu Tanjung Permai (PT RTP) dengan karyawannya, Kamis (3/9).

Sayangnya, mediasi permohonan penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang diajukan pihak pekerja ke PT RTP itu belum ada titik temu.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, H Abdul Syarif Mirza, mengatakan, mediasi ini terkait permasalahan karyawan yang dirumahkan tetapi tidak mendapat upah.

“Kami sampaikan bahwa kewajiban pengusaha terhadap karyawan dirumahkan tetap harus membayar upahnya,” ujarnya.

“Kita juga mencarikan hal-hal yang bisa menjadi solusi kedua belah pihak, namun masih memerlukan mediasi yang kedua, karena tadi belum ada titik temu dikedua belah pihak dari opsi-opsi yang kami tawarkan,” jelasnya.

Meski demikian, nampaknya ke depan mengarah kepada pemutusan hubungan kerja (PHK), karena memang pekerja tidak menginginkan upah mereka dikurangi saat dirumahkan. Disamping itu, mereka juga memilih untuk di PHK, dengan mendapatkan pesangon.

Sementara pihak pengusaha juga menyatakan tidak memungkinkan membayar upah karyawan selama dirumahkan, karena mereka juga tidak memiliki penghasilan, sehingga mempertimbangkan akan melakukan PHK.

“Untuk kompensasi PHK tadi belum menemui titik temu, sehingga perlu adanya mediasi lanjutan,” katanya.

Kira-kira seminggu lagi kita akan menggelar mediasi yang kedua, meski demikian bila sebelum mediasi kedua, karyawan dan perusahaan sepakat maka mediasi kedua kita batalkan.

Diluar forum mediasi tadi kedua belah pihak melakukan tawar menawar terkait pesangon. Kita hanya mengambil keterangan dari dua pihak apa yang diinginkan kita hubungkan.

Dari perusahaan diwakili HRGA, Deni Herdiawan, sedangkan dari pihak karyawan diwakili Ketua DPC FSP-Kep, Sahrul, dan wakilnya Muhammad Riyadi.

Sementara tim mediasi terdiri dari, H Abdul Syarif Mirza, Faisal Rahman,Ahmad Amin Husien dan Rendro Kusworo.

Terpisah, Human Resources and General Affair (HRGA) PT RTP, Deni Herdiawan mengatakan pihaknya akan melakukan mediasi ulang terkait hal ini.

Tuntutan karyawan belum bisa kita penuhi sesuai kesepakatan yang disampaikan pada mediasi pertama ini.

“Kami akan klarifikasi ulang seandainya memang sudah ada keputusan dan nanti berlanjut ke mediasi kedua, tetapi kalau sebelum mediasi kedua ada kesepakatan akan kita sampaikan ke Disnaker” ujar Deni.

Sementara itu perwakilan pekerja PT RTP yang merupakan Ketua DPC FSP-KEP Tabalong, Syahrul, mengatakan pada pertemuan mediasi ini, Alhamdulillah ada titik temu terkait BPJS, sebelumnya tidak dibayarkan lagi. Sedangkan terkait gaji saat dirumahkan belum menemui titik temu.

Bila perusahaan tidak sanggup membayar upah, kami dari pekerja siap menerima PHK tetapi dengan perhitungan sesuai dengan undang-undang.

Jika berdasarkan undang-undang pesangon dibayar dua kali gaji, sedangkan perusahaan ingin satu kali. Tetapi kami bersedia menurunkan tuntutan itu menjadi satu setengah kali gaji.

“Kalau ini tidak ada titik temu, kami akan melakukan upaya hukum untuk melakukan pelaporan adanya pelanggaran undang-undang, ” tegas Sahrul.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tolak Revisi UU KPK, Bang Dhin Tumpahkan Aspirasi BEM se-Kalsel ke DPR dan DPD RI
apahabar.com

Kalsel

Posko Terpadu Angkutan Lebaran Bandara Syamsudin Noor Dibuka, Ratusan Personel Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Dukung Rencana Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
apahabar.com

Kalsel

Dimulai Keluarga Bupati Batola, PPDP Mulai Coklit Pilkada 2020
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Malam Hari Kalsel Dikepung Asap
apahabar.com

Kalsel

DPRD dan Pemkab Balangan Sepakati KUA PPAS 2021
apahabar.com

Kalsel

Di Banjarmasin, Dilarang Masuk Pasar Jika Tak Bermasker
apahabar.com

Kalsel

Proyek KA Tabalong-Banjarmasin Potensial, Jika….
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com