Nekat Takbir Keliling di Kalsel, Simak Sanksi yang Diterapkan Polisi Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang

Klaster Keluarga Bermunculan, Banjarmasin Masih Transmisi Lokal Covid-19 di Kalimantan Selatan

- Apahabar.com Rabu, 9 September 2020 - 14:50 WIB

Klaster Keluarga Bermunculan, Banjarmasin Masih Transmisi Lokal Covid-19 di Kalimantan Selatan

Sampai hari ini, Banjarmasin masih berstatus sebagai wilayah transmisi lokal penyebaran Covid-19. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN -Angka infeksi Corona di keluarga atau klaster keluarga kian mengancam belakangan waktu ini. Lantas, bagaimana Banjarmasin?

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan ibu kota Kalsel masih tercatat sebagai kawasan penyebaran atau transmisi lokal Covid-19.

“Jadi, tidak ada klaster keluarga karena kita tidak membuat wilayah penyebaran baru,” ujar Machli Riyadi dihubungi apahabar.com.

Karenanya, Machli mempunyai alasan tersendiri untuk menetapkan bahwa tak ada klaster penyebaran Covid-19 lagi di Banjarmasin.

Seluruh Banjarmasin, kata Machli, sampai hari ini masih ditetapkan sebagai daerah penularan virus Corona.

“Walaupun kasus Corona bergeser tapi Banjarmasin tetap transimisi lokal,” ucap pria yang juga merangkap kepala dinas kesehatan Banjarmasin ini.

Alasan lain, kata Machli, bahwa pemerintah daerah berpegang teguh terhadap pedoman Kementerian Kesahatan Nomor 5 Tahun 2020.

Di aturan tersebut tak diterangkan sistem pembagian kluster.

Makanya, penamaan klaster tidak bisa dipertanggungjawabkan pemerintah maupun Gugus Tugas Covid-19.

“Kalau orang berbicara masalah klaster keluarga, berarti pendapat pribadi atau pengamat,” tegasnya.

Meski begitu, Machli lantas menerangkan perkumpulan warga dalam jumlah besar berpotensi menjadi sumber penularan virus.

Sehingga, ketaatan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan adalah yang utama.

“Kalau tidak pakai masker kemungkinan terjadi penambahan virus. Tapi kita sesalkan keadaan itu,” imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Kalsel 13 September: Hanya 4 Daerah Sumbang Kasus Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Komentar Cuncung H. Maming Setelah Dipastikan Maju di Pilkada Tanbu
Puting Beliung

Kalsel

Ambyar! Rumah hingga Bengkel di Banjarbaru Dihantam Puting Beliung
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Marak di Alalak, Warga Mengadu ke DPRD Banjarmasin

Kalsel

VIDEO: Deretan Kursi Kosong dalam Laporan Pertanggungjawaban Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Geruduk DPRD Kalsel, Massa Aksi Sebut Pemerintah Gagal Atasi BPJS
Waspadai Bertambahnya Warga Miskin di Banjarmasin, Ibnu Sina: Minta Tambahan Dana Rp7 Miliar

Kalsel

Waspadai Bertambahnya Warga Miskin di Banjarmasin, Ibnu Sina: Minta Tambahan Dana Rp7 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Razia Kamar Tahanan dan Narapidana Rutan Marabahan, Simak Hasil Temuan Petugas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com