7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan

Kontroversi Baliho di Lingkungan Kantor Bupati Tanbu, Sekda: Itu Milik Swasta!

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 08:32 WIB

Kontroversi Baliho di Lingkungan Kantor Bupati Tanbu, Sekda: Itu Milik Swasta!

Space baliho di sekitar lingkungan Pemkab Tanah Bumbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Sebagian pihak menanyakan netralitas Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pada Pilkada Serentak 2020.

Gara-garanya, baliho yang dipasang di kawasan perkantoran Jalan Dharma Praja Gunung Tinggi beberapa hari lalu, menampilkan bakal pasangan calon tertentu di Pilkada Tanah Bumbu.

Namun, benarkah space baliho-baliho berukuran raksasa itu milik Pemkab Tanah Bumbu?

“Space baliho di situ bukan milik Pemkab Tanah Bumbu. Itu milik swasta. Jadi, ketika baliho itu diisi dengan materi salah satu paslon, maka itu adalah hak pemilik baliho,” kata Sekda Tanah Bumbu, Rooswandi Salem, kepada apahabar.com, Rabu (23/9) pagi.

Sekda menjelaskan baliho-baliho itu sebelumnya dikontrak oleh Pemkab Tanah Bumbu selama 2020. Namun, saat pandemi Covid-19, anggaran sewa dipangkas karena sebagian anggaran harus dialihkan ke penanganan pandemi, sehingga pagu sewa yg tersedia hanya cukup sampai Agustus.

Di perubahan APBD, pihaknya mengusulkan anggaran untuk ditambah agar biasa sewa sampai bulan Desember bisa dibayar. Namun, Kepala Bagian Umum sebagai pelaksana menyebut penambahan pagu tidak bisa dilakukan.

“Dan atas arahan pimpinan kontrak di putus sepihak oleh Pemda. Maka secara hak dan kewenangan Pemda sudah tidak ada hubungan kerja sama lagi terhadap space baleho tersebut. Sepenuhnya sudah menjadi kewenangan pihak ketiga dalam pemanfaatannya karena status kepemilikan itu bukan milik Pemkab,” katanya.

Rooswandi Salem juga menyesalkan adanya pemberitaan media massa yang menyudutkan Pemkab Tanah Bumbu melalui pemberitaan berjudul “PNS Diminta Netral, Tapi Biarkan Baliho Paslon Bupati di Muka Kantor Bupati”.

“Ini media tidak pernah menelepon saya. Cuma ada WA tadi malam dan sudah larut malam, sementara posisi saya sudah istirahat. Jadi kalau dikatakan saya tidak merespons, itu terlalu didramatisir,” katanya.

Rooswandi berharap media massa bisa menjadi sumber informasi terpercaya dengan menyajikan data dan fakta. Dia menilai pemberitaan itu telah mencoreng Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Menurut saya tidak ada korelasi antara baliho di sekitar Pemda yang milik swasta dengan netralitas ASN. Lain halnya baliho itu milik pemerintah,” bantah Rooswandi.

Editor: Puja Mandela

Polling Pilkada 2020
Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

TKD Prabowo-Sandi Kalsel Sudah Lama Curiga DPW PAN Kalsel Bakal Membelot
apahabar.com

Politik

PSI: Kami Siap Tak Digaji sebagai Anggota DPR Jika Kinerja Buruk
apahabar.com

Politik

Pileg dan Pilpres 2019, KPU Kalsel Larang Calon Senator Nimbrung
apahabar.com

Politik

Belum Sowan ke Megawati, PDIP Kalteng: Semua Figur Berpeluang
apahabar.com

Politik

Selisih Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Semakin Rapat
apahabar.com

Politik

Melawan Kotak Kosong dan Borong Partai Berhembus di Pilgub Kalsel, Bagaimana Gerindra dan PKS?
apahabar.com

Politik

Respons Paslon BirinMU Soal Wacana Nonton Bareng Debat di Pilgub Kalsel 2020
apahabar.com

Politik

Sowan Zairullah Azhar, Nadjmi-Jaya Berharap Diusung PKB di Pilwali Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com