Kronologi Lengkap Ambruknya Pilar Jembatan HKSN Banjarmasin Versi Pemerintah VIDEO: Detik-Detik Evakuasi Pekerja Proyek Jembatan HKSN Banjarmasin Pilar Ambruk, Jembatan HKSN Banjarmasin Jadi Tontonan Warga Pilu Bocah Difabel Yatim di Kotabaru, Sekolah Lagi Berkat Bantuan Polisi Dermawan Breaking News: Pengundian Nomor Urut Pilkada Tanbu, Cuncung-Alpiya Datang Paling Awal

Langgar Protokol Kesehatan, Warga Kapuas Bakal Didenda dan Kerja Sosial

- Apahabar.com Minggu, 13 September 2020 - 15:08 WIB

Langgar Protokol Kesehatan, Warga Kapuas Bakal Didenda dan Kerja Sosial

Petugas gabungan di Kabupaten Kapuas, Kalteng saat menggelar razia masker. Foto-apahabar.com/Irfan

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas segera memberlakukan peraturan tentang penerapan disiplin dan penindakan hukum protokol kesehatan di daerah setempat.

Peraturan Bupati Kapuas itu sendiri memuat sanksi bagi yang melanggar ketentuan protokol kesehatan, berupa sanksi kerja sosial dan denda.

“Untuk perorangan yang melanggar protokol kesehatan sanksinya kerja sosial dan denda sebesar Rp 150 ribu,” kata Ketua Harian Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kapuas, Panahatan Sinaga, Minggu (13/9).

Dijelaskan Sinaga, sanksi kerja sosial tersebut di antaranya berupa menyapu jalan umum paling lama tiga jam, menjadi relawan pada Satgas penanganan Covid-19 dan membersihkan fasilitas umum atau sosial selama satu hari.

Baca juga :  Pleno KPU Penetapan Nomor Urut Pilkada Kalteng 2020 Tuai Kritik

Peraturan Bupati Kapuas tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 tersebut saat ini, terang Sinaga, tinggal menunggu tanda tangan Bupati Kapuas.

“Perbupnya tinggal menunggu ditandatangani oleh Bapak Bupati saja, setelah itu baru diundangkan,” jelasnya.

Menurut Panahatan Sinaga yang juga selaku Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, sebelum diberlakukan, Perbup tersebut nantinya terlebih dulu akan disosialisasikan kepada masyarakat.

Baca juga :  Bupati Chairansyah: Satgas Penegak Hukum Prokes di HST Harus Serius

“Jadi, apabila peraturannya sudah ditandatangani dan diundangkan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah sosialisasi terkait informasi, edukasi cara mencegah dan pengendalian Covid-19 kepada masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan Sinaga, dalam pelaksanaan sosialisasi akan melibatkan forum komunikasi pimpinan daerah serta partisipasi dan peran serta masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Bulog: Stok Bahan Pokok di Kalteng Aman Beberapa Bulan ke Depan
apahabar.com

Kalteng

64,82 Gram Sabu Gagal Edar di Muara Teweh, Polres Barut Berhasil Amankan Tiga Orang Tersangka  
apahabar.com

Kalteng

Evakuasi Wanita 350 Kg, Dinkes Kalteng Harus Jebol Pintu dan Jendela
apahabar.com

Kalteng

Direktur RSUD Doris Positif Covid-19, Simak Bantahan Kadinkes Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Ini Harapan Masyarakat Adat Kalteng Terhadap Ibu Kota Baru
apahabar.com

Kalteng

DPRD Kapuas Setujui 11 Raperda Ditetapkan Jadi Perda
apahabar.com

Kalteng

Curhat Masriani, Pria di Banjar yang Keliling Indonesia demi Anak
apahabar.com

Kalteng

Detik-Detik Evakuasi Korban Tergencet ‘Monster Jalanan’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com