Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam Skandal Sabu IRT Kotabaru, Ditangkap Gegara 0,36 Gram

Liga 1 2020 Digelar Mulai 1 Oktober di Yogyakarta, PSS Sleman vs Persebaya Surabaya di Laga Perdana

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 17:23 WIB

Liga 1 2020 Digelar Mulai 1 Oktober di Yogyakarta, PSS Sleman vs Persebaya Surabaya di Laga Perdana

Pemain Persebaya Surabaya Makan Konate menyontek bola ke gawang Klub Bintang Timur di laga internal Game Persebaya, Sabtu (12-9-2020) pagi. Persebaya menang 11-0 di laga itu. foto/Persebaya.id

apahabar.com, JAKARTA – Kompetisi Liga 1 2020 resmi akan mulai bergulir bulan Oktober 2020 di Yogyakarta dengan mempertemukan tuan rumah PSS Sleman vs Persebaya Surabaya di laga pembuka.

Sedangkan Liga 2 200 juga akan mulai bergulir di Yogyakarta pada 17 Oktober 2020 – 5 Desember 2020.

Kepastian bergulirnya Jadwal Liga 1 dan LIga 2 2020, setelah PSSI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) Penyelenggaraan Olahraga Yang Aman Dari Covid-19, yang dilaksanakan pada hari Kamis (17/09/2020) pagi.

Baca Juga : Jadwal Timnas U19 Indonesia Vs Qatar Malam Ini, Shin Tae-yong Sebut Qatar Tim Kuat, Harapkan Ini?

Proses penandatanganan MoU berlangsung secara virtual. Selain ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, penandatangan nota kesepahaman ini juga dihadiri oleh Menpora Zainudin Amali dan Ketua BNPB yang juga menjabat sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Penandatangan MOU antara PSSI dan BNPB terkait persiapan bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 2020 di Jakarta, Kamis 17 September 2020 (PSSI.org)

MoU ini dilakukan jelang Liga 1 yang akan bergulir mulai 1 Oktober 2020 di Yogyakarta dengan mempertemukan tuan rumah PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya. Sedangkan Liga 2 akan dimulai pada 17 Oktober-5 Desember 2020.

Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam 4 grup dengan 4 tuan rumah. Finalis lolos ke Liga 1 pada 2021.

Menurut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan sebagai bagian dari persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang berlangsung Mei-Juni 2021.

”Negara-negara lain sudah melanjutkan kompetisi. Seperti Liga Inggris, Jerman, Spanyol dll. Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 tentu harus melanjutkan kompetisi. Hampir semua negara ASEAN juga sudah menjalankan liga. Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam sudah menjalankan liga dan Filipina rencananya juga akan segera memutar kompetisi mereka. Ini alasan kami untuk tetap melanjutkan Liga 1 dan Liga 2,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, sebagaimana dikutip dari laman resmi PSSI.org, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga : Timnas U19 Indonesia Vs Qatar, Live Mola TV & NET TV, Jadwal, Hasil, Prediksi Skor dan Susunan Pemain

Baca juga : Timnas U-19 Indonesia vs Qatar Live Mola TV, Siapa Striker Pilihan Shin Tae-yong, Irfan, Saddam atau Braif?

Doni Monardo meminta penyelenggaraan kompetisi tidak menghadirkan penonton dan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pemain dengan ketat. “Perlu dipastikan kompetisi sepak bola dilakukan tanpa penonton. Mohon ini jadi perhatian penyelenggaran untuk menaati konsensus yang disepakati,” ujar Doni.

Doni juga meminta PSSI memastikan para peserta yang akan ikut di Liga 1 dan Liga 2 tidak memiliki riwayat penyakit bawaan karena akan sangat riskan jika tertular virus corona Covid-19.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BNPB dan berbagai pihak untuk komitmen dalam penyelenggaran kegiatan kompetisi sepakbola. Ia berpesan untuk penyelenggaraan kompetisi tanpa dihadiri para penonton mengingat masih adanya penyebaran Covid-19.

“Dengan pergertian dan pengalaman sangat tinggi dan arahan Pak Doni jelas. Ini harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah sekuat tenaga menanggulangi pandemi ini sehingga tidak terjadi klaster baru dari kegiatan ini,” pesan Zainudin Amali.

Terkait dengan rencana kompetisi, Kemenpora akan memonitor penyelenggaraannya dan berharap BNPB akan membantu untuk melakukan supervisi.

Editor: El Achmad

redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Tuchel: Kemenangan atas Liverpool Langkah Besar PSG
apahabar.com

Sport

Bungkam Borneo, Nil Maizar Puji Semangat Pemain PS Tira
apahabar.com

Sport

Indonesia Terjunkan Pecatur Belia di Ajang Asia
apahabar.com

Sport

Kalahkan Ronaldo, Messi Jadi Pesepakbola Terkaya
apahabar.com

Sport

Trik Penembak Kalsel Berlatih di Tengah Covid-19
apahabar.com

Sport

Dikalahkan Wolves, Sarri Khawatirkan Performa Chelsea
apahabar.com

Sport

Di Balik Penampakan Motor Baru Rossi dan Vinales
apahabar.com

Sport

apahabar.com Gelar Kejuaraan Futsal Antar Pelajar SMA Sederajat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com