Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Makan di Luar Saat Ini Lebih Berbahaya Daripada Naik Kendaraan Umum, Simak Alasannya

- Apahabar.com Minggu, 13 September 2020 - 06:30 WIB

Makan di Luar Saat Ini Lebih Berbahaya Daripada Naik Kendaraan Umum, Simak Alasannya

Ilustrasi makan di luar rumah. Foto-Pixabay via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Sebuah studi mengungkap, makan di luar rumah saat ini memiliki risiko lebih tinggi tertular Covid-19 daripada naik transportasi umum atau potong rambut di salon.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC), menyoroti risiko aktivitas saat orang tidak selalu bisa memakai masker dan mempraktikkan jarak sosial, seperti makan dan minum saat di restoran.

Untuk keperluan studi, para peneliti menganalisis informasi dari 314 orang dewasa yang dites Covid-19 di salah satu dari 11 fasilitas perawatan kesehatan di seluruh Amerika Serikat.

Semua peserta mengaku mengalami beberapa gejala yang membuat mereka diuji. Sekitar setengah dari peserta ternyata positif Covid-19 sedangkan setengah lainnya negatif.

Mereka diwawancarai tentang aktivitas yang mereka lakukan selama 14 hari sebelum gejala muncul termasuk pergi ke toko, gym, kantor, salon, bar atau kedai kopi; menghadiri acara keagamaan, menggunakan transportasi umum atau makan di restoran.

Baca juga :  Pilkada Serentak 2020, Ketua DPRD Kalsel Ajak Semua Pihak Ciptakan Situasi Kondusif

Secara keseluruhan, orang yang dites positif Covid-19 melaporkan dua kali lebih sering makan di restoran dalam 14 hari sebelum jatuh sakit daripada orang yang dites negatif.

Begitu para peneliti mengecualikan orang yang memiliki kontak dengan pasien Covid-19, mereka menemukan, partisipan yang positif hampir tiga kali lebih sering makan di restoran, dan hampir empat kali lebih sering pergi ke bar atau kopi dibandingkan mereka yang dites negatif.

Tidak ada aktivitas lain dari survei yang dikaitkan dengan peningkatan risiko Covid-19.

Para penulis mencatat, salah satu batasan dari penelitian mereka tidak membedakan antara makan di dalam dan di luar ruangan.

Baca juga :  Tangani Covid-19, Muhadjir Pinta IDI Kerahkan Semua Dokter

“Paparan dan aktivitas saat penggunaan masker dan jarak sosial sulit dipertahankan, termasuk pergi ke lokasi yang menawarkan makan dan minum di tempat, mungkin menjadi faktor risiko penting untuk infeksi SARS-CoV-2,” ujar peneliti seperti dilansir Livescience, dikutip Sabtu (12/9).

Para pakar kesehatan merekomendasikan kiat untuk mengurangi risiko tertular Covid-19 saat makan di restoran, termasuk mengenakan masker saat tidak makan dan menjaga jarak 1,8 meter dari orang yang tidak tinggal bersama Anda; duduk di luar jika memungkinkan, dan menelepon terlebih dahulu untuk menanyakan apakah semua staf di restoran mengenakan masker saat bekerja.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

#StopHateForProfit, PlayStation Tangguhkan Iklan di Facebook
apahabar.com

Gaya

Wadai Sagu, Kudapan Khas Kandangan yang Masih Diburu
apahabar.com

Gaya

Miliki Room VIP dan Lahan Parkir Luas, Rumah Sambal Acan Raja Banjar Cabang Kayu Tangi Kian Memesona
apahabar.com

Gaya

Melihat Adat Balian, Resepsi Pernikahan Suku Dayak Ma’anyan
apahabar.com

Gaya

Perdana, Realme Rilis Jam Tangan Pintar
apahabar.com

Gaya

Aplikasi Populer Selama Puasa #dirumahaja
apahabar.com

Gaya

Cara Jitu Jaga Kesehatan Selama Berpuasa
apahabar.com

Gaya

Belum Dapat Izin, Kopdargab IMO Kalseltengbar Ditunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com