ga('send', 'pageview');
Baliho Jagoannya Ditutupi Paslon Lain, Relawan Cuncung-Alpi Tunjukkan Sikap Santun Karang Payau Kotabaru Geger, Ketua RT Hilang Diduga Dimangsa Buaya! Perampokan Brutal di Kotabaru, Korban Ditusuk dan Dilempar ke Sungai Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus

Mappilu PWI Desak Aparat Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada Serentak 2020

- Apahabar.com Senin, 7 September 2020 - 18:52 WIB

Mappilu PWI Desak Aparat Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada Serentak 2020

Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. Foto-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, JAKARTA – Pelanggaran protokol kesehatan terjadi saat pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) Pilkada Serentak 2020. Makanya Masyarakat dan Pers Pengawas Pemilu (Mappilu) PWI meminta aparat penegak hukum agar menindak tegas pelanggar protokol kesehatan saat pendaftaran Pilkada Serentak 2020.

“Kami melihat masih banyak calon (peserta Pilkada Serentak 2020) yang membawa massa pendukung dalam jumlah besar, dan tidak mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Suprapto Sastro Atmojo Usai rapat Pengurus Mappilu PWI dan diikuti secara Virtual Ketua ketua PWI Provinsi di Sekertariat PWI Pusat, Senin (7/9).

Protokol kesehatan dikatakannya sebaiknya ditaati oleh seluruh pihak agar bisa menghasilkan Pilkada Serentak 2020 yang sukses secara penyelenggaraan dan kualitas meskipun dilakukan di tengah Pandemi.

apahabar.com

Rapat Pengurus Mappilu PWI dan diikuti secara Virtual Ketua ketua PWI Provinsi di Sekertariat PWI Pusat. Foto-Istimewa

Mappilu PWI pun mendukung penuh, sikap tegas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran protokol kesehatan Pilkada Serentak 2020, baik kerumunan massa ataupun pelanggaran lainya.

Baca juga :  Cegah Sebaran Covid-19, Polsek Rantau Badauh Rutin Gelar Ops Yustisi

“Dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020 sudah diatur ketentuan pendaftaran Bapaslon harus memperhatikan protokol kesehatan. Dalam Pasal 50 ayat 3 PKPU Nomor 6 Tahun 2020, disebutkan pendaftaran Bapaslon Pilkada Serentak 2020 hanya dihadiri oleh ketua dan sekretaris parpol pengusul dan atau Bapaslon perseorangan,” kata Suprapto Sastro Atmojo.

Suprapto dalam rapat yang dihadiri oleh ketua PWI provinsi dan pengurus Mappilu PWI itu, meminta aparat keamanan, dan aparat penegak hukum mesti menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum

Baca juga :  Hasil Lengkap Liga Inggris, Leicester Rebut Posisi Everton di Puncak Klasemen

Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Pasalnya peraturan sudah jelas bagi yang melanggar protokol kesehatan harus mendapatkan sanksi, untuk itu pihaknya menghimbau agar seluruh Bapaslon patuh pada aturan khususnya protokol kesehatan.

Sebelumnya, Bawaslu mencatat, selama dua hari pendaftaran peserta Pilkada 2020, terjadi 243 dugaan pelanggaran yang dilakukan bakal calon kepala daerah.

Secara rinci sebanyak 141 pelanggaran terjadi pada hari pertama, Jumat (4/9). Kemudian sebanyak 102 pelanggaran lainnya terjadi jelang penutupan pada Minggu (6/9) kemarin.

Sementara itu data dari KPU, tiga hari masa pendaftaran Pilkada Serentak 2020 kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat sebanyak 37 bakal calon kepala daerah positif terinfeksi Covid-19.

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pesan Terakhir Istri Ifan Seventeen Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Kasus Pemenggalan Kepala Bocah di Kalteng, Polisi Tepis Isu ‘Kayau’
apahabar.com

Nasional

Ke Bukit Soeharto, Jokowi Tatap Calon Ibukota Baru
apahabar.com

Nasional

Badak LNG Raih Proper Emas 7 Kali Berturut-turut
apahabar.com

Nasional

Pelindo IV Target Berangkatkan 3.000 Pemudik Lebaran
apahabar.com

Nasional

Lengsernya Edy Sebagai Ketua KPU Kalsel, Ini Kata Sarmuji
apahabar.com

Nasional

Asyik, Gaji ke-13 PNS Cair Besok
apahabar.com

Nasional

Fenomena Sensen Komara di Garut, ‘Rasul’ Menyesatkan dengan Ribuan Jemaah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com