Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Markas Berbenah Bersama Dipenuhi Guru Swasta, Ngadu Nasib ke Hj Ananda-Mushaffa

- Apahabar.com Minggu, 13 September 2020 - 14:26 WIB

Markas Berbenah Bersama Dipenuhi Guru Swasta, Ngadu Nasib ke Hj Ananda-Mushaffa

Puluhan guru swasta di Banjarmasin mendatangi markas Berbenah Bersama, ngadu nasib ke bakal calon wali kota dan wakil wali kota Hj Ananda-Mushaffa. Foto-Istimewa.

apahabar.com BANJARMASIN – Nasib tenaga pendidik atau guru swasta memang tidak sebagus guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Soal penghasilan, tidak bisa dipungkiri, ada perbedaan yang cukup jauh antara guru PNS dan swasta.

Di banyak sekolah swasta, sistem penggajian guru tetap dan guru tak tetap kurang lebih sama. Walaupun sekolah swasta memiliki jumlah murid yang banyak, tidak menjamin penghasilan guru swasta bisa berkali lipat.

Hal itu disampaikan puluhan guru swasta di Kota Banjarmasin saat menyambangi Markas Pemenangan Berbenah Bersama, Sabtu (12/9/2020) di Jalan Adhiyaksa, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Kedatangan puluhan guru swasta itu, meminta agar nasib mereka bisa diperjuangkan pasangan bakal calon Wali Kota Hj Ananda dan Wakil Wali Kota Banjarmasin H Mushaffa Zakir Lc.

“Kami dengar Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir Lc punya visi dan misi yang bagus membenahi Kota Banjarmasin di bidang pendidikan. Makanya kami sengaja datang kesini menyampaikan persoalan yang sudah lama tak ada jalan keluarnya,” ucap Aryani salah satu guru swasta di Kota Banjarmasin.

Dirinya mengeluhkan jumlah honor yang relatif rendah sebagai guru swasta, sedikitnya jumlah murid karena lebih memilih sekolah negeri, sulitnya mendapatkan sertifikasi sebagai tenaga pengajar, hingga sangat kecilnya harapan diangkat sebagai guru yang berstatus PNS.

“Terlebih kondisi belajar dirumah seperti saat ini. Penghasilan kami berkurang karena dihitung dari waktu belajar. Tak hanya itu kami meminta agar proses penerbitan sertifikasi dipermudah. Terakhir kami ingin tetap berjuang agar bisa diangkat menjadi PNS,” bebernya.

Keluhan dan harapan Ariyani sepertinya mewakili puluhan tenaga pengajar swasta lain yang juga berharap adanya perhatian pemerintah.

Penanggungjawab Markas Berbenah Bersama Soraya memastikan, semua keluhan dan aspirasi warga Kota Banjarmasin, termasuk komunitas guru swasta akan disampaikan kepada bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir Lc.

“Semua keluhan dan aspirasi masyarakat menjadi perhatian besar Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir Lc. Sebelumnya beberapa komunitas juga mendatangi Markas Pemenangan Bersama seperti Komunitas Ojek Online, Komunitas Sopir Taksi Kuning, Komunitas Guru Mengaji, Komunitas Tenaga Kesehatan, dan kali ini kami kedatangan guru swasta di Banjarmasin,” pungkasnya.(*)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Denny

Politik

Golkar Turun Gunung Bantu KPU, Puar Sindir Para Pembela Denny di MK
apahabar.com

Politik

Digadang Dampingi Paman Birin, Kiprah H Muhidin Jadi Pertimbangan
Potret C1

Politik

Potret C1, Nasib Ketua PPK Banjarmasin Selatan di Ujung Tanduk
apahabar.com

Politik

Usung Haris-Yuni, Golkar Kalsel Punya Alasan Tak Pilih Ananda
Aditya - Wartono

Politik

KPU Ketok Palu, Aditya – Wartono Resmi Pimpin Banjarbaru
apahabar.com

Politik

Debat Pilwali Banjarbaru 2020: Aditya Absen, Iskandar-Iwansyah Tiba Pertama
apahabar.com

Politik

Selisih Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Semakin Rapat
apahabar.com

Politik

Sandiaga Menikmati Kuliner di Pasar Kuto Palembang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com