13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel Titah Jokowi di Mataraman Kalsel: Segera Perbaiki Jembatan BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL Geger! Kakek Tak Bernyawa di Bak Truk Trisaksti Banjarmasin

Masuk Masa Kampanye, Foto Petahana Ibnu Sina Masih Terpampang di Kawasan Balai Kota

- Apahabar.com Sabtu, 26 September 2020 - 17:21 WIB

Masuk Masa Kampanye, Foto Petahana Ibnu Sina Masih Terpampang di Kawasan Balai Kota

Foto Petahana Wali Kota Banjarmasin Banjarmasin Ibnu Sina masih terpasang di lingkungan Balai Kota Banjarmasin. Sumber: istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mestinya foto Petahana Wali Kota Banjarmasin  Ibnu Sina yang terpasang di lingkungan Balai Kota Banjarmasin sudah dilepas, Sabtu (26/9) hari ini.

Hal itu mengingat Ibnu Sina sudah memasuki masa cuti karena berpasangan dengan Ariffin Noor di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Namun fakta di lapangan, masih terdapat foto Ibnu dengan Hermansyah menyampaikan Hari Jadi (Harjad) ke 494 Kota Banjarmasin. Sayangnya, satu spanduk di antaranya berada di kawasan Balai Kota Banjarmasin.

Padahal Jumat (25/9) lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan foto petahana tidak boleh dipasang di spanduk atau poster sosialisasi program pemerintah.

“Sementara ini, kita sampaikan kepada yang bersangkutan dan Pemkot untuk melepas,” ujar Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Subhani.

Subhani kembali menegaskan bahwa spanduk yang terbuat foto petahana harus dilepas karena sudah masa kampanye.

“Takutnya nanti program petahana menguntungkan atau merugikan salah satu Pasangan Calon (Paslon),” ucapnya.

Bawaslu, kata dia, tengah menelusuri spanduk atau poster terdapat foto petahana yang berkeliaran di kota seribu sungai. Termasuk program sosialisasi disiplin protokol kesehatan terkait pemakaian masker di masa pandemi Covid-19.

Ditambahkan Subhani, Bawaslu menyiapkan sanksi administratif kepada petahana yang bandel memasang foto di spanduk, media sosial, maupun website.

Hal ini sesuai PKPU Nomor 13 Tahun 2020 Pasal 71 ayat 3.

“Dibataskan sebagai calon kepala daerah,” imbuhnya.

Namun sebelum itu, Bawaslu melakukan teguran terlebih dahulu.

“Bahkan ada yang menjurus ke pidana,” ucapnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dinilai Profesional, Puluhan Polisi di HST Diganjar Kenaikan Pangkat

Kalsel

Menolong Teman, 2 Bocah di Banjarmasin Tewas Tenggelam
apahabar.com

Kalsel

Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD 2019 Minim, Peran BUMD Dinilai Kurang!
Kalsel Masih Berpayung Hujan  

Kalsel

Kalsel Masih Berpayung Hujan  
apahabar.com

Kalsel

Sistem Drainase Macet, Pedagang Pasar Marabahan Mengeluh
apahabar.com

Kalsel

Polres HSU Gelar Latihan Peragaan Operasi Patuh Intan 2020
apahabar.com

Kalsel

Identitas Jasad Perempuan Tanpa Busana di S Parman Akhirnya Terkuak!
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com