PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Masuk Masa Kampanye, Foto Petahana Ibnu Sina Masih Terpampang di Kawasan Balai Kota

- Apahabar.com     Sabtu, 26 September 2020 - 17:21 WITA

Masuk Masa Kampanye, Foto Petahana Ibnu Sina Masih Terpampang di Kawasan Balai Kota

Foto Petahana Wali Kota Banjarmasin Banjarmasin Ibnu Sina masih terpasang di lingkungan Balai Kota Banjarmasin. Sumber: istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mestinya foto Petahana Wali Kota Banjarmasin  Ibnu Sina yang terpasang di lingkungan Balai Kota Banjarmasin sudah dilepas, Sabtu (26/9) hari ini.

Hal itu mengingat Ibnu Sina sudah memasuki masa cuti karena berpasangan dengan Ariffin Noor di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Namun fakta di lapangan, masih terdapat foto Ibnu dengan Hermansyah menyampaikan Hari Jadi (Harjad) ke 494 Kota Banjarmasin. Sayangnya, satu spanduk di antaranya berada di kawasan Balai Kota Banjarmasin.

Padahal Jumat (25/9) lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan foto petahana tidak boleh dipasang di spanduk atau poster sosialisasi program pemerintah.

“Sementara ini, kita sampaikan kepada yang bersangkutan dan Pemkot untuk melepas,” ujar Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Subhani.

Subhani kembali menegaskan bahwa spanduk yang terbuat foto petahana harus dilepas karena sudah masa kampanye.

“Takutnya nanti program petahana menguntungkan atau merugikan salah satu Pasangan Calon (Paslon),” ucapnya.

Bawaslu, kata dia, tengah menelusuri spanduk atau poster terdapat foto petahana yang berkeliaran di kota seribu sungai. Termasuk program sosialisasi disiplin protokol kesehatan terkait pemakaian masker di masa pandemi Covid-19.

Ditambahkan Subhani, Bawaslu menyiapkan sanksi administratif kepada petahana yang bandel memasang foto di spanduk, media sosial, maupun website.

Hal ini sesuai PKPU Nomor 13 Tahun 2020 Pasal 71 ayat 3.

“Dibataskan sebagai calon kepala daerah,” imbuhnya.

Namun sebelum itu, Bawaslu melakukan teguran terlebih dahulu.

“Bahkan ada yang menjurus ke pidana,” ucapnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sejarah Pulau Kembang (1); Masyarakat Percaya Kera di Sana Jelmaan Makhluk Gaib, Benarkah?
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Cerah Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Legislator Ini Ungkap Pemicu Kemiskinan di Balangan

Kalsel

Takut Ketinggalan Pesawat, Beberapa Anggota Dewan Kalsel ‘Abaikan’ Paripurna
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Pekapuran Terbesar Sepanjang Desember 2019
apahabar.com

Kalsel

8 Orang Diduga Curi Kabel PJU di Tanbu Diringkus, Polisi Endus Pelaku Lainnya
CSR

Kalsel

PLN Serahkan Bantuan CSR untuk Warga Belitung Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kuliah Umum Menteri Nasir di ULM: Kecerdasan Buatan Akan Pengaruhi Lapangan Kerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com