Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega Sadis! Begal Mobil Carteran di Pelaihari Buang Jasad Korban ke Hutan Sawit BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Melemah Tipis, Rupiah Rabu Pagi Jadi 14.768

- Apahabar.com Rabu, 9 September 2020 - 10:39 WIB

Melemah Tipis, Rupiah Rabu Pagi Jadi 14.768

Rupiah ditutup melemah dipengaruhi meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan China. Foto Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan pagi ini bergerak melemah.

Kurs rupiah melemah 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp14.768 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.765 per dolar AS, Rabu (9/9).

Sebelumnya, rupiah Selasa (8/9) ditutup melemah dipengaruhi meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan China.

Kemarin sore, rupiah ditutup melemah 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.765 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.740 per dolar AS.

“Pelemahan rupiah dipengaruhi konflik dua negara ekonomi terbesar dunia yaitu AS dan China yang terus membara setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada konferensi pers Gedung Putih pada hari Senin bahwa ia bermaksud untuk mengekang hubungan ekonomi antara kedua negara,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, dilansir Antara.

Baru tadi, demonstrasi besar-besaran terjadi di Hongkong dan berujung bentrokan dengan aparat kepolisian Hongkong dan terjadi penangkapan 100 lebih aktivis yang menginginkan pemilu dipercepat.

Dari eksternal lainnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dilaporkan sedang mempertimbangkan undang-undang untuk mengesampingkan perjanjian penarikan Brexit negara itu dengan Uni Eropa (UE).

Berita tersebut memicu peringatan Uni Eropa bahwa tidak akan ada kesepakatan jika Inggris melanjutkan langkah tersebut dan meningkatkan prospek Brexit yang sulit lagi. Pembicaraan baru antara Inggris dan UE akan diadakan di kemudian hari.

Adapun fokus pasar minggu ini adalah pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis (10/8) mendatang, meskipun keputusan kebijakan ECB secara luas diperkirakan akan tidak berubah.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Manfaatkan Kolam, Perumahan Wellbeing Kembangkan Budidaya Ikan Keramba
apahabar.com

Ekbis

Lanjutkan Tren Positif, Rupiah Dibuka Menguat 51 Poin
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Pasar Mereda, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

70 Persen Startup Rontok, Itu Karena…
Musda Hipmi Jabar, MHM Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Sukses Milenial

Ekbis

Musda Hipmi Jabar, MHM Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Sukses Milenial
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Melemah di Tengah Isu Penurunan Fed Fund Rate
apahabar.com

Ekbis

Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Kolaborasi Telkomsel Bersama LLDIKTI Wilayah XI Hadirkan Paket Data Solusi PJJ Bagi Mahasiswa dan Dosen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com