Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Membandingkan Harta Kekayaan Paman Birin di Pilgub Kalsel 2015 dan 2020

- Apahabar.com Jumat, 11 September 2020 - 14:30 WIB

Membandingkan Harta Kekayaan Paman Birin di Pilgub Kalsel 2015 dan 2020

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor kembali maju di Pilgub Kalsel 2020, berpasangan dengan H Muhidin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi menutup masa pendaftaran bakal calon kepala daerah pada 6 September 2020 kemarin.

Walhasil, hanya ada dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2020 ini.

Pertama, ada nama petahan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang berduet dengan mantan rivalnya pada Pilgub Kalsel 2015 lalu, H Muhidin.

Selanjutnya, sang penantang Prof H Denny Indrayana yang berpasangan dengan mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), periode 2010-2015, Difriadi Darjat.

Kedua pasangan bakal calon ini sudah menyertakan beberapa syarat pencalonan ke KPU Kalsel.

Salah satunya Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, apahabar.com telah menelusuri situs LHKPN KPK guna mendapatkan rincian harta kekayaan kedua pasangan bakal calon tersebut.

Dihimpun dari data LHKPN KPK, terlihat laporan LHKPN terakhir Paman Birin di tahun 2019 dengan total kekayaan Rp 22 miliar lebih.

Kekayaan Paman Birin didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan yang jumlahnya sebanyak 14 bidang dengan total Rp 14,7 miliar.

Baca juga :  Via Zoom, Denny-Difri Hadirkan Sandiaga Uno di Bincau Martapura

Kemudian harta berupa kas dan setara kas senilai Rp 5 miliar.

Lalu, disusul kategori harta bergerak, dengan total Rp 2,3 miliar.

Kekayaan selanjutnya ada pada alat transportasi.

Di antaranya, yakni berupa kendaraan roda empat sebanyak empat unit dan satu unit sepeda motor dengan total mencapai Rp 797 juta.

Menariknya, selama jadi Gubernur Kalsel harta kekayaan Paman Birin meningkat drastis jika dibandingkan saat mendaftar di Pilgub Kalsel 2015 silam.

Berdasarkan, hasil LHKPN KPK periode Juni-Agustus 2015, harta kekayaan Paman Birin hanya Rp 400 juta.

Total tersebut sudah termasuk harta kekayaan bergerak dan tidak bergerak.

Pada Pilgub Kalsel 2015, Paman Birin memilih berpasangan dengan Rudy Resnawan.

Harta kekayaan Rudy Resnawan kala itu, berdasarkan hasil LHKPN KPK periode Juni-Agustus 2015 sebesar Rp 9.023.640.716 dan 7.777 Dolar AS.

Total itu termasuk harta bergerak dan tidak bergerak.

Bahkan, saat itu Paman Birin merupakan calon gubernur ‘termiskin’ di antara pasangan calon lain.

Misalnya seperti Paslon nomor urut 1 H Zairullah Azhar- Muhammad Sapi’ie.

Baca juga :  Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu di Pilgub Kalsel 2020

Di mana, total harta kekayaan bergerak dan tidak bergerak milik Zairullah Azhar sebesar Rp 3.385.415.500.

Sementara, sang pendamping Muhammad Sapi’ie sebesar Rp 8.964.478.447.

Sedangkan, Paslon nomor urut 3, H Muhidin-Gusti Farid Hasan Aman merupakan pasangan terkaya.

Dari data LHKPN KPK periode Juni-Agustus 2015, H Muhidin memiliki harta bergerak dan tidak bergerak sebesar Rp 69.869.176.658.

Sedangkan Gusti Farid Hasan Aman sebesar Rp 685.759.329.

Terlepas dari itu, yang pasti, Komisioner KPU Kalsel, Hatmiati mengatakan hasil LHKPN ke KPK merupakan syarat wajib pasangan bakal calon saat mendaftarkan diri ke KPU Kalsel.

“Setiap pasangan bakal calon wajib melampirkan surat hasil LHKPN. Itu sudah diatur dalam PKPU dan juknis,” kata Hatmiati kepada apahabar.com, Jumat (11/09/2020).

Komisioner KPU Kalsel ini mengaku kedua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, yakni Sahbirin-Muhidin dan Denny Indrayana-Difriadi Darjat sudah menyerahkan hasil LHKPN ke KPU Kalsel.

“Sudah diserahkan saat pendaftaran. Untuk nominalnya bukan wewenang kami,” tandas Hatmiati.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ke Luar Negeri, DPRD Kalsel Klaim Kantongi Restu Dua Kementerian
apahabar.com

Kalsel

Jalin Sinergitas, Danrem 101 Antasari Silaturahmi ke Tokoh Agama.
apahabar.com

Kalsel

Mengidap TBC dan Diabetes, Polisi Sebut Mayat Perempuan di Manarap Nihil Kekerasan

Kalsel

Minibus Terbakar di Balangan, Pemilik Nyaris Terpanggang
apahabar.com

Kalsel

Rentan Longsor, Tambang Emas Kotabaru Pernah Tewaskan Puluhan Jiwa
apahabar.com

Kalsel

Heboh Gadis Muda di Kotabaru Digilir Pemuda Mabuk
apahabar.com

Kalsel

Duh, Dua Remaja Otaki Pengeroyokan di Veteran Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Usai KPK, Temuan Tambang Ilegal di Tala Jadi Atensi DPR RI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com