Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Menang Gugatan Lawan Menteri ESDM, Walhi Kalsel Komitmen Kawal #SaveMeratus

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 22:48 WIB

Menang Gugatan Lawan Menteri ESDM, Walhi Kalsel Komitmen Kawal #SaveMeratus

Direktur Eksekutif Daerah Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono dalam konferensi pers di Kantor Walhi di Banjarbaru Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Selaran terus berkomitmen untuk mengawal penyelamatan Pegunungan Meratus.

Salah satu upaya dilakukan melalui penggugatan SK Menteri ESDM nomor 441.K/30/DJB/2017 tentang Operasi Produksi PT Mantimin Coal Mining (MCM).

“Yang kita gugat sebenarnya adalah Menteri ESDM. Alhamdulillah, MA memenangkan gugatan kasasi Walhi,” ungkap Direktur Eksekutif Daerah Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono di Banjarbaru, Rabu (23/9).

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menerima memori Peninjauan Kembali (PK) dari PT MCM pada 3 September lalu. Walhi menilai, hal tersebut menyudutkan dan melemahkan majelis hakim Kasasi MA dalam perkara ini.

“Pengajuan ini merupakan alarm sekaligus genderang perang, bahwa aktor investasi berbasis eksploitasi atau perusak lingkungan bersikeras mengubah bentang alam pegunungan meratus yang masih tersisa,” tegasnya.

Karenanya, Walhi melakukan gugatan balik kepada Menteri ESDM. Penolakan terhadap upaya eksploitasi sumber daya alam dan perusakan lingkungan di Kalsel, juga mendapat dukung dari berbagai pihak. Mulai dari tokoh agama, mahasiswa, seniman, petani, hingga masyarakat adat.

“Pemerintah dalam hal ini Menteri ESDM seharusnya menerima dan menjalankan putusan kasasi oleh MA. Sangat jelas fakta di lapangan bahwa begitu banyak gelombang penolakan terhadap investasi perusak lingkungan di Kalsel khususnya penolakan terhadap eksploitasi Pegunungan Meratus,” tuturnya

Aktivitas eksploitasi lanjutnya, akan menjadi pemicu datangnya bencana ekologis yang massif. Selain itu, referensi speleologi karst yang berlimpah di Pegunungan Meratus juga terancam hilang.

“Selain fasilitas umum, di antaranya sekolah, tempat ibadah, jalan, jembatan, bendungan dan lainnya. Bentang alam karst dan ekosistem di dalamnya menjadi yang paling terdampak atas kehadiran investasi perusak lingkungan ini,” runutnya

Kisworo juga menyebut perjuangan Walhi masih panjang untuk menyelamatkan Pegunungan Meratus dari ancaman kerusakan yang lebih parah. Pihaknya tak akan berhenti untuk terus mengajak seluruh elemen agar bersatu dalam gerakan #SaveMeratus.

Sebagai informasi, 28 Februari 2018 lalu, Walhi bersama kuasa hukum yang tergabung dalam Tim Advokasi Pengabdi Lingkungan Hidup mendaftarkan gugatan terhadap Menteri ESDM, Ignatius Jonan yang telah mengeluarkan SK Menteri ESDM nomor 441.K/30/DJB/2017 tentang Penyesuaian Tahap Kegiatan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Mantimin Coal Mining (PT. MCM) menjadi Tahap Kegiatan Operasi Produksi, pada tanggal 4 Desember 2017.

Izin tersebut seluas 5.900 hektare meliputi Kabupaten Tabalong, Balangan dan Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan. Wilayah tersebut menjadi bagian dari pegunungan Meratus yang merupakan bagian penting dari ekosistem yang menyangga pulau Kalimantan.

Khusus Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), luasan izin tambangnya itu juga berupa kawasan hutan sekunder seluas 1.398,78 hektare, permukiman 51,60 hektar, sawah 147,40 hektar, serta sungai 63,12 hektare.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bacok Atasannya Sendiri, Anggota Satpol PP Balangan Diciduk Polisi Usai Buron Setahun
Upaya Lawan Corona, Andin Sofyanoor Bagi-bagi Masker Gratis

Kalsel

Upaya Lawan Corona, Andin Sofyanoor Bagi-bagi Masker Gratis
apahabar.com

Kalsel

Malam Pergantian Tahun di Banjarmasin, Air Mancur Menari Taman Kamboja Tarik Minat Warga
apahabar.com

Kalsel

Peduli Lingkungan, PT. JBG Tetapkan Area Konservasi Beruang Madu dan Kayu Balangiran
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tala Perjuangkan Jalan Warga Milik PTPN XIII Dibebaskan
apahabar.com

Kalsel

Tari Japin Jadi Daya Tarik Peresmian RTH Pekauman di Banjar
apahabar.com

Kalsel

Kabar Duka, Edo TS Gamer Satu Tangan Banua Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Bupati Balangan Ingatkan Lurah Data Warga untuk Jaminan Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com