Bank Data Pilkada Kalsel 2020: 1 Pilgub, 2 Pilwali, 5 Pilbup, Peta Kekuatan 24 Paslon Misteri KDRT Berdarah di Kintap Tala, Polisi Selisik Jejak Suami Pandemi Covid-19, Air-Listrik Balai Karantina Banjarmasin Malah Nunggak! Akun Ilegal Paslon di Banjarmasin, Bawaslu Gandeng Kepolisian Dikira Diare, Wakil Gubernur Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Miris Lihat Perjuangan Guru, Wakil Ketua DPRD Kalsel Beri Bantuan untuk IGI Kalsel

- Apahabar.com Jumat, 11 September 2020 - 21:37 WIB

Miris Lihat Perjuangan Guru, Wakil Ketua DPRD Kalsel Beri Bantuan untuk IGI Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin menyerahkan bantuan yang diterima Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kalsel, Gusti Surian. Foto-Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin miris melihat perjuangan guru yang tetap menyalurkan pendidikan kepada murid di tengah pandemic Covid-19.

Sebagai bentuk perhatian, Wakil Ketua DPRD Kalsel yang akrab disapa Bang Dhin ini pun spontan memberikan bantuan untuk Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kalsel, Jumat (11/9).

Bantuan itu diberikan Wakil Ketua DPRD Kalsel agar IGI Kalsel bisa meningkatkan wawasan para guru bagaimana seluk beluk belajar via dalam jaringan atau daring. “Agak sulit memang, semuanya diusahakan, orang tua hingga guru yang tidak siap pembelajaran daring,” kata Bang Dhin.

Dia mengatakan, belum lama tadi bersama dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalsel menggelar pertemuan dengan para perwakilan IGI Kalsel. Dalam pertemuan itu, banyak keluhan guru yang disampaikan.

Baca juga :  Video Viral Mushala di Tangerang Jadi Korban Aksi Vandalisme, Dinding Dicoret, Alquran Disobek, Pelaku Dibekuk Polisi

Selain terkait penggunaan daring, banyak pula guru yang mengeluhkan keberadaan status mereka yang hingga kini seakan masih ‘digantung’ pemerintah daerah.

Dari hasil pertemuan itu IGI sepakat menggelar pelatihan internal untuk meningkatkan pengetahuan mereka terkait sekolah online.

Sementara, Ketua IGI Kalsel, Gusti Surian mengatakan, kondisi pandemi menyebabkan masalah dalam pembelajaran daring, karena tidak semua guru siap dan mampu menggunakan teknologi informasi. “Juga berbagai kendala lainnya, seperti kuota internet, kemampuan guru dan lainnya,” ujar Surian.

Baca juga :  Sikap Persipura Usai Liga 1 2020 Batal Berlanjut, Eks Pelatih Barito Putera Segera Lakukan Ini

Alasan inilah yang menyebabkan IGI Kalsel berinisiatif untuk melaksanakan peningkatan kompetensi guru, terutama penggunaan IT agar mereka mampu mengajar secara daring.

“Tidak hanya persiapan materi, namun juga menggunakan aplikasi pembelajaran daring, seperti Zoom, Google Classroom dan lainnya,” tambah guru di MI Istiqomah Banjarmasin.

Walaupun tidak semua pelajaran dilakukan secara daring, namun juga memerlukan tatap muka (luring) maupun touring, dengan mengunjungi anak sekolah ke rumah atau tempat yang ditentukan, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ini diberlakukan di daerah yang tidak terjangkau jaringan internet, sehingga tidak memungkinkan dilakukan secara daring,” tegas Surian.

Editor: Syarif

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BAGUNA PDIP Kalsel Salurkan 3 Ton Beras dan Ribuan Telur ke Banua Anam
apahabar.com

Kalsel

JKN-KIS Membiayai 70 Persen Katastropik, dr Karmila Punya Tips Hidup Sehat
apahabar.com

Kalsel

Kafilah MTQ Pawai Taaruf Mengelilingi Pusat Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Salat Jumat di Banjarmasin Boleh, Majelis Taklim Sabar Dulu
apahabar.com

Kalsel

Mulai Oktober, Terminal Baru Syamsudin Noor Siap Digunakan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Anggota Polres Banjar Diganjar Penghargaan, Intip Sederet Prestasinya
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Imlek Jangan Disisipi Kampanye
apahabar.com

Kalsel

TP PKK di Kalsel Diminta Aktif Sosialisasikan Penggunaan Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com