Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Monumen Ade Irma Suryani Nasution Berdiri di Kota Tahuna Sulut

- Apahabar.com Rabu, 30 September 2020 - 18:15 WIB

Monumen Ade Irma Suryani Nasution Berdiri di Kota Tahuna Sulut

Monumen Ade Irma Suryani Nasution. Foto-Antara

apahabar.com, TAHUNA – Monumen Ade Irma Suryani Nasution, Putri Jenderal A.H. Nasution berdiri di kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Pembangunan monumen salah satu korban keganasan PKI yang diprakarsai oleh Alfian W.P. Walukow bersama keluarga Alpiah Makasebape, pengasuh Ade Irma Suryani Nasution ini diresmikan oleh Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana, Rabu (30/9).

Bupati Jabes Gaghana mengatakan bahwa Monumen Ade Irma Suryani Nasution di halaman rumah Alpiah Makasebape, Kelurahan Dumuhung Tahuna Timur, memberitahukan bahwa di Kabupaten Kepulauan Sangihe saat ini masih ada saksi sejarah yang melakukan pendampingan kepada keluarga Jenderal A.H. Nasution saat pemberontakan PKI 1965.

Pemerintah dan masyarakat Kepulauan Sangihe, kata Bupati, merasa bangga karena memiliki Ibu Alpiah Makasebape yang telah mengasuh Ade Irma Suryani serta mendampingi keluarga Jenderal A.H. Nasution.

Dandim 1301/Sangihe, Letkol Inf Rachmat Christanto mengatakan bahwa pendirian monumen ini merupakan wujud penghargaan setinggi-tingginya dan rasa terima kasih atas jasa Alpiah Makasebape yang telah mengasuh almarhumah Ade Irma Suryani Nasution sekaligus menjadi saksi hidup kekejaman peristiwa G-30-S/PKI pada waktu silam.

“Monumen ini untuk mengingatkan kita semua, khususnya generasi muda dan masyarakat Sangihe, bahwa saksi hidup peristiwa G-30-S/PKI merupakan putri terbaik dari Kabupaten Kepulauan Sangihe yang saat ini masih ada,” kata Chtistanto.

Alpiah Makasebape merupakan pengasuh Ade Irma Suryani Nasution yang menyaksikan langsung kejadian 30 September 1965 di rumah keluarga Jenderal A.H. Nasution.

“Saya masih menyimpan beberapa dokumen serta barang pribadi milik Ade Irma Suryani Nasution sebagai kenang-kenangan saya,” kata Alpiah Makasebape.

Barang yang masih disimpan oleh Alpiah Makasebape yang saat ini berusia 83 tahun ini, di antaranya foto keluarga Jenderal Nasution serta foto dirinya saat menggendong Ade Irma Suryani Nasution yang saat itu baru berusia 3 bulan.

apahabar.com

Foto keluarga Jenderal A.H. Nasution yang masih disimpan oleh Oma Alpiah Makasebape. Foto-Antara

Di samping itu, pakaian serta barang milik Ade Irma Nasution juga handuk dan sandal Jenderal Nasution saat dirawat di rumah sakit.

“Barang milik keluarga Jenderal A.H. Nasution ini menjadi kenang-kenangan bagi saya yang sudah mengabdi di keluarga Nasution-Gondokusumo sejak 1960 sampai dengan 1967,” ungkap Alpiah Makasebape.

Menurut dia, keluarga Nasution-Gondokusumo sangat baik dalam memperlakukan dirinya sebagai perawat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada keluarga Nasution-Gondokusumo yang memperlakukan saya dengan baik selama kurang lebih 6 tahun,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polemik Ribuan Hektar Lahan Prabowo Berlanjut ke TKA
apahabar.com

Nasional

Seekor Badak Sumatera di Kalimantan Selamat dari Jebakan
apahabar.com

Nasional

Waspada Ancaman Hacker Saat Kampanye Virtual Pilkada 2020
apahabar.com

Nasional

Sah Dibuka, Berikut Daftar Lengkap Lowongan CPNS 2019
apahabar.com

Nasional

Nahas, Ibu Rumah Tangga Tewas Diterkam Buaya
apahabar.com

Nasional

PMII: Pansel Capim KPK Jangan Diganggu, Biarlah Bekerja Profesioanal
Antara

Nasional

BMKG: Jumlah Titik Panas Tahun Ini Melampaui 2018 Lalu
apahabar.com

Nasional

Survei PRC dan PPI: 61,4 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi-Ma’ruf
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com