13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel Titah Jokowi di Mataraman Kalsel: Segera Perbaiki Jembatan BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL Geger! Kakek Tak Bernyawa di Bak Truk Trisaksti Banjarmasin

Mulai Oktober, Pemerintah Percepat Realisasi Dana Kesehatan

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 17:15 WIB

Mulai Oktober, Pemerintah Percepat Realisasi Dana Kesehatan

Ilustrasi. Foto-BBC

apahabar.com, JAKARTA – Mulai Oktober tahun ini, pemerintah akan mempercepat realisasi anggaran kesehatan, khususnya terkait insentif bagi tenaga kesehatan.

“Kementerian Kesehatan akan mengucurkan anggaran kesehatan lebih cepat di bulan Oktober dan Desember dalam jumlah besar,” kata Sekretaris Eksekutif I Komite PC-PEN Raden Pardede dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, hingga 16 September 2020, realisasi anggaran kesehatan dalam PC-PEN baru mencapai Rp18,45 triliun atau 21,1 persen dari pagu Rp87,55 triliun, sejak program ini digulirkan Juni 2020.

Belum signifikannya realisasi itu karena pembayaran khususnya insentif kesehatan bagi tenaga medis dilakukan sekali dalam tiga bulan.

“Ke depan, ini diusahakan menjadi sekali sebulan, jadi akan cukup lancar, nanti tingkat penyerapan anggaran kesehatan itu meningkat signifikan,” imbuhnya.

Hingga akhir 2020, ia menjelaskan pagu anggaran kesehatan dalam PC-PEN sebesar Rp87,55 triliun diperkirakan realisasinya mencapai 96 persen atau sekitar Rp84 triliun, karena belum ada pembayaran vaksin dalam jumlah besar.

Nantinya, sisa anggaran itu sebesar Rp3,53 triliun akan dialihkan atau direalokasi untuk program lain salah satunya perlindungan sosial.

Dengan adanya realokasi anggaran dalam PC-PEN itu, pemerintah optimistis seluruh pagu anggaran PC-PEN mencapai Rp695,2 triliun terserap 100 persen hingga akhir tahun ini.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga mengantisipasi delapan daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah agar tidak terjadi peningkatan kasus melalui pelacakan (tracking), penelusuran (tracing) dan pengujian (testing) serta pengadaan tempat perawatan pasien Covid-19.

“Memang ada beberapa daerah yang mengalami tekanan besar tingkat infeksi tinggi. Ini akan prioritas di samping tambahan dana untuk mitigasi kemungkinan problem saat Pilkada,” katanya.(Ant)

Editor: Puja Mandela

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Festival Aruh Film Kalimantan 2018 Berakhir, Sineas Banjarmasin dan Pontianak Berbagi Juara
apahabar.com

Nasional

Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming : Hukum Seberat-beratnya Penyerang Syekh Ali Jaber

Nasional

Ridwan Saidi Bilang Jutaan Orang Sambut Habib Rizieq Tiba-tiba Petir Menggelegar, Ucapan ‘Babe’ Terbukti!
apahabar.com

Nasional

Sultan Cirebon Wafat
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Ruko Elektronik, 3 Penghuni Nyaris Terbakar
apahabar.com

Nasional

‘Cinta’ Suami Inneke ke Wahid Berujung Mobil dan Bilik Asmara
apahabar.com

Nasional

Unik, Tabuhan Rebana Santri Iringi Misa Natal di Gereja Katolik Mater Dei
apahabar.com

Nasional

Tingkatkan Pelacakan Kontak Covid-19, Kemenkes Latih Nakes Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com