Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman Sempat Viral, Waria Berjoget di Jembatan Paliwara Amuntai Akhirnya Minta Maaf Hari Kedua Pengetatan Larangan Mudik, Begini Kondisi Lalu Lintas di Bundaran Banjarbaru 

Nekat Tak Pakai Masker, Warga Banjarmasin Bakal Disanksi Berat

- Apahabar.com Selasa, 1 September 2020 - 10:06 WIB

Nekat Tak Pakai Masker, Warga Banjarmasin Bakal Disanksi Berat

Tim gabungan saat merazia masyarakat yang tidak menggunakan masker. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kampanye pentingnya menggunakan masker pada masa pandemi terus bergaung.

Di Banjarmasin, sanksi penerapan tak menggunakan masker di Kota Banjarmasin resmi dilaksanakan, Selasa (1/9).

Perlaksanaan sanksi berpedoman kepada Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 68 tahun 2020 tentang Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19.

Launching ditandai dengan pelepasan ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Di sana, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menerangkan ada sejumlah sanksi administratif yang dikenakan kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Sanksi itu dari teguran lisan atau teguran tertulis dan denda administratif paling banyak Rp 100 ribu.

Kemudian, bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggungjawab tempat, dan fasilitas umum, akan diberi sanksi lebih berat.

Selain mendapatkan denda administratif paling banyak Rp 150 ribu, izin operasional tempat usaha bisa diberhentikan untuk sementara. Bahkan, tidak menutup kemungkinan pemerintah akan melakukan pencabutan izin usaha.

“Mudah-mudahan masyarakat makin displin. Dan kita tidak lagi menemukan warga tak pakai masker. Jika masih ada maka konsekuensi pilihan mereka juga,” ujar Ibnu.

Kemudian, Ibnu menyampaikan grafik kasus Covid-19 sedikit mengalami keterlambatan dibandingkan waktu pandemi menyerang.

“Ini sangat diapresiasi, tetapi masyarakat tetap diminta untuk disiplin protokol kesehatan. Intinya masyarakat selalu pakai masker ketika di luar rumah,” ucapnya.

Ibnu berharap penegakan disiplin protokol kesehatan selalu digaungkan selama beberapa waktu kedepan.

Sementara itu, upacara bersama penegakan aturan ini dilaksanakan selama tiga hari di tiga tempat yang berbeda-beda.

Hari pertama, lokasi yang dipilih adalah Balai Kota Banjarmasin. Kemudian, pada hari kedua di Polresta Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani. Lalu Rabu (3/9) apel akan digelar di Makodim 1007/Banjarmasin, Jalan S Parman.

“Ini sampai semua kelurahan masuk zona hijau dan ditemukan vaksin virus ini,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama PSBB Banjarmasin Amburadul, Jubir: Hanya Uji Coba
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Yakin Pembangunan Bandara Syamsudin Noor Sesuai Target
Banjarmasin

Kalsel

Terungkap! Alasan Oknum Pemuda LAS HST Hina Buser yang Tenggelam di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dikepung Asap, Udara di Banjarmasin Masuk Level Tak Sehat
apahabar.com

Kalsel

Jutaan Jemaah Haul Abah Guru Larut dalam Syair Maulid Habsyi dan Dzikir
apahabar.com

Kalsel

Senjata Makan Tuan, Warga HST Tewas oleh Parang Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Buat Onar di Kawinan, Pemuda Kotabaru Ini Akhirnya Diringkus
apahabar.com

Kalsel

Positif Bertambah, Covid-19 di Tanbu Tembus 307 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com