20 Hari Kasus Wildan, Keluarga Pertanyakan Komitmen Polresta Banjarmasin Buntut Aksi Koboi Bripka CS, Kapolda Kalsel: Tak Ada Anggota ke THM! Hilang di Sangkulirang, Mahasiswa Kedokteran Kaltim Ditemukan Meninggal Dunia Pandemi, Rp8 M Insentif Ribuan Guru Ngaji-Marbot di Banjarmasin Disiapkan Utak-atik RTRW Banjarmasin, Kantor Pemkot Diusulkan Pindah

Ngeri, Bocah di Ukraina Dimutilasi 2 Anjing Gembala Jerman Saat Rayakan Ultah Kedua, Alat Kelamin Dirobek-robek

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 11:45 WIB

Ngeri, Bocah di Ukraina Dimutilasi 2 Anjing Gembala Jerman Saat Rayakan Ultah Kedua, Alat Kelamin Dirobek-robek

Yager, bocah 2 tahun korban serangan anjing dirawat di rumah sakit di Kota Dnipro Ukraina, Jumat (17/9/2020). Foto/Dailymail.co.uk

apahabar.com, UKRAINA – Seorang anak laki-laki berusia dua tahun berjuang bertahan hidup setelah diserang dua anjing penjaga rumah saat kedua orangtua tengah asyik merayakan ulang tahunnya.

Yegor kecil ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dalam genangan darah di luar rumahnya setelah dimutilasi oleh dua anjing penjaga Gembala Jerman.

Dikutip dari Dailymail.co.uk, Insiden mengerikan itu terjadi di kota kecil Selydove, Ukraina timur, pada hari Jumat (17/9/2020) lalu, ketika keluarga itu merayakan ulang tahun kedua anak itu.

Laporan mengatakan anak kecil itu berjalan di luar rumah tanpa diketahui, saat orang tuanya sedang duduk bersenda gurau di meja dengan para tamu untuk merayakan ultahnya.

Yegor diduga berjalan di sekitar halaman ketika anjing-anjing keluar dari kandang dan menyerangnya.

Melihat ketidakhadiran anak itu, orang tua pergi mencarinya.

apahabar.com

Petugas membawa Yager, bocah korban serangan anjing menggunakan helikopter militer ke Kota Dnipo Ukraina, untuk mendapatkan perawatan medis, Jumat (17/9/2020). Foto/Dailymail.co.uk

Relawan amal Aleksandra Timoshchenkova, yang membantu keluarga untuk mengumpulkan uang untuk perawatan Yegor mengatakan: “Anak itu ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dalam genangan darah.”

“Anjing-anjing itu masih merobeknya.”

Menurut laporan, anjing-anjing itu berhasil keluar dari kandang mereka karena ayah Yegor telah gagal menutup pintunya dengan benar.

Selama serangan itu, mereka merobek alat kelamin anak itu, anus dan merobek arteri femoralis di kaki kirinya, kata media lokal.

Mengingat tingkat keparahan luka-lukanya, Yegor diangkut dengan helikopter militer ke kota Dnipro untuk menerima perawatan medis yang dia butuhkan.

Anak itu dirawat di Dnipro Regional Children’s Hospital di mana empat kru ahli bedah mulai berjuang untuk hidupnya.

Butuh waktu lima jam bagi para medis untuk memulihkan pembuluh darah, kandung kemih, dan ususnya yang rusak. Mereka juga menghapus jaringan ‘yang telah dikunyah oleh anjing’.

Sekarang dokter berusaha menyelamatkan kaki kiri anak itu dari amputasi, kata laporan.

Natalia Dementyeva, kepala rumah sakit berkomentar: ‘Anak itu menderita luka yang sangat parah yang dikenal sebagai luka kotor.

“Dia menerima terapi antibakteri yang kuat tetapi kami mengharapkan perkembangan proses inflamasi yang merupakan komplikasi biasa dalam kasus seperti itu.”

Polisi menyatakan peristiwa itu merupakan kasus kriminal karena kegagalan orang tua dalam menjalankan tugas menjaga anak, sehingga ibu dan ayah Yegor terancam sanksi cukup berat.

Juru bicara polisi Aleksandra Gavrilko mengatakan: ‘Orang tua anak itu sedang diinterogasi. Pemeriksaan forensik sedang berlangsung.’

Orang tua menghadapi hingga tiga tahun penjara jika terbukti bersalah.

Penyelidikan kasus itu terus berlanjut.

Saat ini Yegor masih dalam perawatan intensif. Kondisinya kritis dan dokter tidak berspekulasi tentang peluangnya untuk bertahan hidup.

Editor : El Achmad

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Gunakan Pesawat Carter, 502 WNI Dideportasi dari Kuala Lumpur
apahabar.com

Internasional

Facebook ‘dan Kawan-kawan’ Down di Seluruh Dunia
apahabar.com

Internasional

Sempat Turun, Kasus Covid-19 di Arab Saudi Kembali Naik
apahabar.com

Internasional

Corona Terjang Dunia, Kasus Positif Sudah Tembus 10 Juta
Boeing 737 Max

Internasional

Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max
apahabar.com

Internasional

Peneliti China Ungkap Respons Imun OTG Lebih Lemah

Internasional

Sebelum Presiden AS Donald Trump Positif Covid-19, Asistennya Hope Hicks Duluan Terpapar Virus Corona

Internasional

Bebas dari Tahanan India, Puluhan Nelayan Aceh Dipulangkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com