Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Nunggak Tagihan PJU Rp600 Juta, Tapin Gelap Gulita

- Apahabar.com Selasa, 1 September 2020 - 16:36 WIB

Nunggak Tagihan PJU Rp600 Juta, Tapin Gelap Gulita

Suasana malam di hari jalanan gelap gulita. Perbatasan Jalan Brigjend H Hasan Basry dan Jalan A Yani, tepatnya di Jembatan Kuning Siring Rantau Kelurahan Rantau Kiwa. Foto-Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin tak bisa memenuhi kewajiban membayar tagihan listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU). Akibat, pusat kota Tapin pun gelap gulita.

Pemutusan jaringan PJU dilakukan PT PLN sejak 27 Agustus 2020 tadi. Kawasan kota terlihat tidak seperti biasanya, gelap gulita. Penerangan jalan hanya mengandalkan lampu perkantoran dan kios-kios masyarakat, dan lampu kendaraan yang melintas.

apahabar.com

Potret suasana malam hari Jalan Brigjend H Hasan Basry diterangi lampu rumah sakit dan ruko dan kios pinggir jalan. Foto-Istimewa

Untungnya, beberapa malam ini bulan bersinar cerah. Hingga keadaan sedikit ada penerangan.

“Benar, ada tunggakan PJU 2 bulan. 1 bulannya tagihan sekitar 300 juta,” ujar Plt Manajer Unit Layanan Pengadaan (ULP) Rantau, Septian Feter Arifianto kepada apahabar.com, Selasa (1/9).

Kabid PSU Perkim Tapin, Didik Sugesto mengatakan, tunggakan itu karena anggaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Tapin dirasionalisasi untuk Covid-19.

“Hampir 50 persen anggaran untuk PJU sebanyak Rp3 miliar lebih dirasionalisasikan pemerintah daerah untuk penanganan Covid 19. Janji pemerintah daerah dana itu akan dikembalikan saat anggaran perubahan, bukan dipotong,” tekannya.

Didik menyebut, rata-rata per bulannya pembayaran PJU berkisar Rp310 juta. Anggaran untuk 2020 pun sudah cukup termasuk membayar tunggakan di tahun sebelumnya.

“2019 juga pernah ada tunggakan. Tapi kita kurang tahu penyebabnya apa,” ujar Didik yang 2019 lalu itu baru bertugas di Tapin itu.

Pembayaran tunggakan itu paling lambat akan dibayarkan kepada PLN pada hari Jumat 4 September 2020 mendatang.

apahabar.com

Kabid PSU Perkim Tapin, Didik Sugesto. Foto-Istimewa

Editor: Syarif

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dilan 1991 Kuasai 4 Studio Cinemaxx Q Mall Banjarbaru, Tiket Hampir Ludes!
apahabar.com

Kalsel

Politeknik Batulicin Perpanjang Pendaftaran, Silakan Pilih 4 Program Studi
apahabar.com

Kalsel

Tragis! Kecelakaan Maut di Tatah Bangkal, Seorang Pemuda Tewas      
Putus Mata Rantai Covid-19, IDI Kalsel Mohon Masyarakat Jujur

Kalsel

Putus Mata Rantai Covid-19, IDI Kalsel Mohon Masyarakat Jujur
apahabar.com

Kalsel

58 Tenaga Medis Disiagakan Menjelang Tablig Akbar Bersama Ustaz Somad
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Tapin Mulai Telisik Dugaan Money Politics Oknum KPPS
apahabar.com

Kalsel

Stunting Jadi Pokok Amanat Menteri Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Malam Takbiran, Warga Kelayan Geger Pria Berlumuran Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com