3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Nyaris Diamuk Massa di Parkiran RSUD H Damanhuri Barabai, Warga Batu Benawa HST Ditetapkan Tersangka Maling Motor

- Apahabar.com Minggu, 20 September 2020 - 19:30 WIB

Nyaris Diamuk Massa di Parkiran RSUD H Damanhuri Barabai, Warga Batu Benawa HST Ditetapkan Tersangka Maling Motor

Pelaku dan barang bukti yang diamankan di Makopolres HST. Foto-Husaini for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) telah menetapkan MN (31) sebagai tersangka pencuri motor (curanmor) di RSUD H Damanhuri Barabai.

Warga Desa Haliau-Kampung Baru RT 3 Kecamatan Batu Benawa HST ini ditetapkan tersangka setelah diamankan penjaga parkir di RSUD H Damanhuri Barabai, Jumat (18.9) pagi.

Dia diduga ingin mencuri motor yang berada di parkiran tersebut. Sebab gerak-geriknya mencurigakan.

Bahkan ada warga yang sempat mengenali MN. Dia sebelumnya diduga pernah melakukan aksi serupa mencuri motor di parkiran tersebut.

Pukul 08.30 Wita, MN nyaris dihakimi massa. Beruntung ada polisi yang mengamankan pemuda ini.

Kejadian tersebut sempat diabadikan melalui kamera gawai salah satu warga yang berada di tempat kejadian. Hingga akhirnya beredar luas di jejaring sosial dan viral.

Kapolres AKPB Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Polres HST, Aipda M Husaini menyebutkan, dari hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi dan alat bukti, MN yang nyaris diamuk massa itu mengarah ke tindak pidana kejahatan, curanmor.

Rupanya MN sebelumnya pernah melakukan pencurian motor di parkiran rumah sakit.

“Kejadian itu pada 13 September 2020 sekira pukul 00.30,” kata Husaini pada apahabar.com, Minggu (20/9) petang.

Diterangkan Husaini, saat itu pemilik motor, Istihanah ingin mengambil air minum kemasan yang tertinggal di motornya. Sekaligus mengambil kunci yang masih menempel di motornya.

Saat diparkiran rumah sakit, dia terkejut mendapati motornya tidak ada di tempat. Semua surat kelengkapan kendaraannya seperti, STNK dan BPKB yang ada di dalam jok pun ikut raib.

Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke polisi. Pemilik kendaraan mengalami kerugian sebesar Rp 14.750.000.

“Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” terang Husaini.

MN saat ini dijerat Pasal 362 KHUP. Ancaman pidana lima tahun penjara.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi yakni, selembar kwitansi pembelian sepeda motor per 16 Januari 2018, BPKB, sebuah flashdisk berisi rekaman CCTV, uang Rp1 juta, kunci T dan sebuah motor Honda Scoopy.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Hukum

Tragedi Berdarah di Sungai Lulut Diduga karena Harta Warisan
apahabar.com

Hukum

KPK Tetapkan Eks Bupati Seruyan Darwan Ali Sebagai Tersangka
apahabar.com

Hukum

Jelang Tahun Baru, Polisi: Ada Indikasi Jumlah Narkoba Masuk Jakarta Meningkat
apahabar.com

Hukum

Buntut Surat Djoko Tjandra, Bareskrim Tetapkan Brigjen Prasetyo Jadi Tersangka
apahabar.com

Hukum

Identitas Emak-emak Kampanye Hitam Jokowi di Sulawesi Selatan Misterius
apahabar.com

Hukum

Diperiksa Polisi, Pacar Tersangka Pembuang Bayi di Satui Mengelak
apahabar.com

Hukum

Dikenal Licin, Pengedar Sabu Terciduk di Hotel Kawasan Alalak
apahabar.com

Hukum

Polisi Sebut Pelaku Pencurian Jenazah Bernyali Besar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com