Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam Skandal Sabu IRT Kotabaru, Ditangkap Gegara 0,36 Gram

PAN Kalsel PAW Habib Ahmadi Al Attas dari Kursi Dewan, Ini Kata H Muhidin

- Apahabar.com Rabu, 16 September 2020 - 16:29 WIB

PAN Kalsel PAW Habib Ahmadi Al Attas dari Kursi Dewan, Ini Kata H Muhidin

Bakal calon Wakil Gubernur Kalsel H Muhidin. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Selatan (Kalsel) tiba-tiba memproses Pengganti Antar Waktu (PAW) salah satu anggota fraksinya di DPRD Kalsel periode 2019-2024.

Proses PAW itu dibenarkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Risalah Sekretariat DPRD Kalsel.

“Kami telah terima pada tanggal 2 September 2020 dari PAN lewat fraksinya di DPRD Kalsel,” kata Kabag Persidangan Muhammad Jaini pada awak media, Rabu (16/9).

Surat itu menunjukan pengunduran diri salah satu anggota PAN, yakni Habib Ahmadi Al-Attas yang duduk di Komisi IV DPRD Kalsel.

Jaini mengatakan, kini surat pengunduran diri itu sudah diproses Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel dengan diketahui Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Baca juga :  Jelang Timnas U19 Indonesia vs Bosnia, Peluang Jack Brown, Andre dan Kanu Main, Live Mola TV dan NET TV

Sementara saat di konfirmasi, Komisioner KPU Kalsel Hatmiyati membenarkan sudah menerima surat PAW anggota dewan itu dari Sekretariat DPRD Kalsel.

“Baru hari ini saya menerima suratnya, nanti akan kita pelenokan dengan anggota yang lain,” ujar Hatmiyati.

Ada tiga ketentuan untuk menjadikan anggota dewan sebagai PAW. Meninggal dunia, mengundurkan diri, dan diberhentikan partai politik.

Terkait tiga alasan itu, KPU belum memastikan mana yang di sampaikan partai terkait PAW tersebut.

Baca juga :  Bupati HSS Jadi Bintang Tamu di Pertunjukan "Lasmin Baruya"

“Kita menunggu ketua dulu, baru nanti secara detil kita lihat apa alasannya,” sambungnya.

KPU Kalsel memastikan proses PAW tersebut berlangsung selama lima hari. Sementara yang akan menggantikan adalah suara terbanyak kedua setelah yang bersangkutan di daerah pemilihan (Dapil) 2 yakni Kabupaten Banjar, yakni Syahrudin, yang saat ini menjabat Sekretaris DPD PAN Kabupaten Banjar.

Saat di konfirmasi Ketua DPW PAN Kalsel, H Muhidin membenarkan usulan PAW tersebut. Dia mengatakan usulan PAW itu merupakan perjanjian internal partai.

“Iya betul, karena ada perjanjian internal partai,” ucap Muhidin singkat.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarbaru: Duet Petahana Tawarkan Realiasi Aero City
apahabar.com

Politik

Minus Paman Birin, Tiga Nama Kembalikan Berkas ke Gerindra
apahabar.com

Politik

Demokrat Bantah Arifin Noor Dampingi Ibnu Sina di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Tensi Pilkada Banjarbaru Naik, Pengamat: Masyarakat Harus Kritis
apahabar.com

Politik

Jika Disinggung Soal Pembubaran HTI, Jokowi Bakal Jawab di Debat Malam Ini
apahabar.com

Politik

Petahana Banjarmasin Klaim Restu PKB, Hilyah: Mana Suratnya?
apahabar.com

Politik

Mengintip Kinerja Bawaslu Kalsel Saat Pandemi Corona
apahabar.com

Politik

Bawaslu Kembali Ingatkan Sanksi Pelanggaran Kampanye
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com