Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan Kalsel  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Pasokan Pangan 2020 Aman, 2021 Waspada

- Apahabar.com Rabu, 30 September 2020 - 22:57 WIB

Pasokan Pangan 2020 Aman, 2021 Waspada

Stok pangan Indonesia 2020 dijamin aman. Foto-Ilustrasi/Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Stok pangan Indonesia dijamin aman hingga akhir 2020. Bagaimana 2021?

Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim memastikan bahwa stok pangan Indonesia masih aman hingga akhir tahun 2020.

“Ini kan pandemi Covid-19, beberapa daerah kan ada pembatasan-pembatasan. Yang saya khawatirkan, kalau ada oknum-oknum petugas yang langsung melarang kendaraan masuk, disuruh putar balik, padahal kendaraan ini membawa pangan. Itu kendalanya,” ujar Lukmanul dalam Webinar Forum Diskusi Denpasar 12 di Jakarta, Rabu (30/9).

Menurut dia, beberapa daerah berpotensi kekurangan stok pangan akibat permasalahan distribusi ini. Terlebih, Lukmanul mengingatkan akan early warning untuk stok pangan di awal 2021.

“Kan ini sampai akhir 2020 amannya, katakan ada 6 juta ton padi sampai Desember, tapi bagaimana dengan Januari? Kan belum panen. Ini early warning, waspada stok pangan di awal 2021,” tandasnya seperti dilansir apahabar.com dari Okezone.

Untuk itu, menurut dia, perlu ada strategi untuk membangun ketahanan pangan nasional. Yaitu dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dan komunitas dalam meningkatkan produksi pertanian dan membangun ketahanan pangan.

“Ini bisa dilakukan dengan intensifikasi dan ekstensifikasi, food estate, variasi konsumsi pangan, dan tata kelola distribusi pangan yang baik,” tambah Lukmanul.

Selain itu, pemerintah perlu memberikan jaminan membeli hasil panen dengan harga wajar. Selain itu, perlu ada pengembangan program ketahanan pangan berbasis komunitas.

“Bisa juga dengan tambahan peran dari tokoh agama dalam menggerakkan ketahanan pangan berbasis masyarakat,” imbuh Lukmanul.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Optimisme Pemerintah Redam Covid-19 di Indonesia Juni Mendatang
apahabar.com

Nasional

Lonjakan Penumpang di Soetta, Pelaku Perjalanan Dinas Mendominasi
apahabar.com

Nasional

Pesawat Cargo Trigana Tergelincir di Bandara Sentani
apahabar.com

Nasional

Di Seluruh Indonesia, Baru Bogor dan Kulon Progo Daerah Terapkan Antirokok
apahabar.com

Nasional

Dirut: Perpres 64/2020 Agar BPJS Tak Defisit
apahabar.com

Nasional

Plt Ketum PSSI Joko Driyono Ditahan Satgas Antimafia Bola Polri
apahabar.com

Nasional

KLHK Tingkatkan Kesiapsiagaan Atasi Karhutla di Bulan September
apahabar.com

Nasional

Ini Penyebab Sementara Lubang Raksasa di Sukabumi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com