Breaking News! Tabrakan Horor di Kotabaru, Motor vs Mobil Honda BRV Di Mubes WAPDA ke-IV, Gubernur Kalsel Ungkap Proyek Siring Ponpes Darussalam Jembatan Ambruk, Warga Pingaran Ilir Terpaksa Menyeberang Pakai Perahu Tali Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel

PBNU Tegaskan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung Harus Dihukum Berat

- Apahabar.com     Selasa, 15 September 2020 - 21:10 WITA

PBNU Tegaskan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung Harus Dihukum Berat

Ketua PBNU, KH Said Aqil Siradj. Foto-Suaraislam.co

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menegaskan pelaku penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber di Masjid Falahudin, Lampung harus mendapatkan hukuman yang berat.

“Kita kembalikan (sanksi) kepada penegak hukum, dalam hal ini kepolisian. Kita kan punya perangkat hukum. Bukan domain saya mengatakan sanksi apa. Yang jelas, harus mendapatkan sanksi yang berat,” katanya, di Jakarta, Selasa (15/9).

Menurut dia, sanksi berat harus diberikan kepada pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali, apalagi kejadian penusukan ulama itu jelas memalukan Indonesia di mata internasional.

“Cukup sekali saja kejadian ini, memalukan. Berita internasional, semua memberitakan, sangat memalukan. Karena selama ini Indonesia terkenal masyarakat Islamnya ramah, santun, bersatu, toleran dan moderat,” katanya.

Said Aqil menyebutkan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber adalah tindakan yang biadab dan tidak bermoral, sebab Islam melarang segala bentuk teror kepada siapapun, terlebih kepada ulama.

“Tindakan biadab, tidak bermoral, tidak punya muru’ah, tidak punya rasa tanggung jawab bahwa apapun, atas nama apapun, siapapun melakukan teror itu dilarang oleh agama Islam. Kepada siapapun, apalagi kepada seorang mubaligh, syekh,” katanya.

Apalagi, kata Said, jika tindakan teror itu dilakukan atas nama agama maka akan lebih dzalim lagi.

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber mendapat serangan penusukan dari orang tidak dikenal saat menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Lampung, Minggu (13/9).

Akibat serangan dari pemuda yang belakangan diketahui berinisal AA itu, Syekh Ali Jaber menderita luka tusuk di lengan kanan dan menerima beberapa jahitan berlapis.

Ulama asal Madinah, Arab Saudi, itu secara pribadi tidak menuntut tindakan pelaku tetapi menyerahkan segalanya kepada sistem peradilan yang berlaku.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Antisipasi Stok Pangan Akhir Tahun, Peneliti Ingin Pemerintah Buat Kebijakan Strategis
FPI

Nasional

Kapolda Sulsel Sebut Terduga Teroris yang Ditangkap di Makassar Terkait FPI
apahabar.com

Nasional

Kampanye Akbar Jokowi-Amin di Kalsel, Persiapan Stadion 17 Mei 50 Persen
apahabar.com

Nasional

PN Jaksel Belum Pastikan Hakim dan Panitera yang Kena OTT
FPI

Nasional

Hadiri Baiat Anggota FPI ke ISIS, Munarman Ikut Diusut

Nasional

Dokter Akui Sempat Stres Tangani Pasien Corona 
apahabar.com

Nasional

Wiranto Diserang, Polri: Tidak Ada Istilah Kecolongan

Nasional

HUT ke-60, bank bjb Perluas Manfaat Lewat Rangkaian Inovasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com