Bank Data Pilkada Kalsel 2020: 1 Pilgub, 2 Pilwali, 5 Pilbup, Peta Kekuatan 24 Paslon Misteri KDRT Berdarah di Kintap Tala, Polisi Selisik Jejak Suami Pandemi Covid-19, Air-Listrik Balai Karantina Banjarmasin Malah Nunggak! Akun Ilegal Paslon di Banjarmasin, Bawaslu Gandeng Kepolisian Dikira Diare, Wakil Gubernur Kalbar Ternyata Positif Covid-19

PBNU Tegaskan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung Harus Dihukum Berat

- Apahabar.com Selasa, 15 September 2020 - 21:10 WIB

PBNU Tegaskan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung Harus Dihukum Berat

Ketua PBNU, KH Said Aqil Siradj. Foto-Suaraislam.co

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menegaskan pelaku penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber di Masjid Falahudin, Lampung harus mendapatkan hukuman yang berat.

“Kita kembalikan (sanksi) kepada penegak hukum, dalam hal ini kepolisian. Kita kan punya perangkat hukum. Bukan domain saya mengatakan sanksi apa. Yang jelas, harus mendapatkan sanksi yang berat,” katanya, di Jakarta, Selasa (15/9).

Menurut dia, sanksi berat harus diberikan kepada pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali, apalagi kejadian penusukan ulama itu jelas memalukan Indonesia di mata internasional.

Baca juga :  Bukti Religiusitas Tak Sekadar Simbol, Ponpes dan Majelis Taklim Maju Pesat di Era MHM

“Cukup sekali saja kejadian ini, memalukan. Berita internasional, semua memberitakan, sangat memalukan. Karena selama ini Indonesia terkenal masyarakat Islamnya ramah, santun, bersatu, toleran dan moderat,” katanya.

Said Aqil menyebutkan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber adalah tindakan yang biadab dan tidak bermoral, sebab Islam melarang segala bentuk teror kepada siapapun, terlebih kepada ulama.

“Tindakan biadab, tidak bermoral, tidak punya muru’ah, tidak punya rasa tanggung jawab bahwa apapun, atas nama apapun, siapapun melakukan teror itu dilarang oleh agama Islam. Kepada siapapun, apalagi kepada seorang mubaligh, syekh,” katanya.

Apalagi, kata Said, jika tindakan teror itu dilakukan atas nama agama maka akan lebih dzalim lagi.

Baca juga :  Belum Pernah Kalah, Khabib Jadi Atlet MMA dengan Daya Jual Paling Tinggi

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber mendapat serangan penusukan dari orang tidak dikenal saat menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Lampung, Minggu (13/9).

Akibat serangan dari pemuda yang belakangan diketahui berinisal AA itu, Syekh Ali Jaber menderita luka tusuk di lengan kanan dan menerima beberapa jahitan berlapis.

Ulama asal Madinah, Arab Saudi, itu secara pribadi tidak menuntut tindakan pelaku tetapi menyerahkan segalanya kepada sistem peradilan yang berlaku.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sebelum ke Australia, Presiden Jokowi Hadiri HPN 2020 di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Mahfud Bantah Pemerintah Kecolongan Soal Bom Medan
apahabar.com

Nasional

Jelang PSBB Total DKI Jakarta, Kunjungan ke Puncak Bogor Dibatasi
apahabar.com

Nasional

Jaket Wajah Jokowi, Simak Cerita Pembuatnya
apahabar.com

Nasional

Basarnas: Penumpang KM Santika Nusantara Melebihi Manifes
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akui Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Lampaui Rata-Rata Dunia
apahabar.com

Nasional

LIVE STREAMING: Presiden Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Lubang Raksasa Muncul di Sukabumi, Ini Penjelasan PVMBG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com