2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Pemerintah Berharap Saudi Izinkan Jemaah Indonesia Lakukan Umrah

- Apahabar.com Rabu, 30 September 2020 - 21:49 WIB

Pemerintah Berharap Saudi Izinkan Jemaah Indonesia Lakukan Umrah

Ilustrasi - Suasana Masjidil Haram yang sepi di Mekah, Arab Saudi, Jumat (6/3/2020). Pemerintah Arab Saudi menangguhkan sementara pelaksanaan ibadah umrah terkait merebaknya wabah virus corona. Foto-Reuters/Ganoo Essa via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi berharap agar jemaah Indonesia dimasukkan dalam daftar negara yang warganya diizinkan melakukan ibadah umrah.

Harapan itu disampaikan Retno Marsudi dalam pembicaraannya dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan.

“Merespons hal tersebut, pihak Saudi menyampaikan telah mencatat secara positif keinginan Indonesia,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah dalam pengarahan media secara daring, Rabu (30/9).

Komunikasi intensif hingga tingkat menlu, kata Faizasyah, dilakukan oleh kedua negara berkaitan dengan rencana Saudi yang akan kembali mengizinkan penyelenggaraan ibadah umrah setelah sempat terhenti akibat pandemi virus corona.

Menurut Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali, pada tahap pertama Arab Saudi akan mengizinkan warga negaranya dan ekspatriat yang tinggal di negara tersebut untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober mendatang.

Izin itu hanya diberikan bagi enam ribu jemaah per hari atau 30 persen kapasitas Masjidil Haram, sesuai hitungan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Pada tahap kedua, mulai 18 Oktober 2020, pemerintah Saudi akan mengizinkan pelaksanaan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram bagi warga negaranya dan warga asing yang tinggal di negara tersebut dengan kuota 75 persen dari kapasitas Masjidil Haram atau 15 ribu orang per hari untuk umrah, dan 40 ribu orang dalam ibadah salat harian.

Selanjutnya, Arab Saudi berencana mengizinkan pelaksanaan umrah dan salat di Masjidil Haram bagi warganya, warga asing yang bermukim di negara itu, serta warga dari luar kerajaan yang sudah mendapat izin pada 1 November 2020, jika pandemi telah reda.

Pada tahap ini, kerajaan akan mengizinkan penggunaan 100 persen kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol pencegahan Covid-19, yakni bagi 20 ribu orang per hari untuk umrah dan 60 ribu orang untuk salat harian.(Ant)

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Diiringi Azan, 325 CJH HST Diberangkatkan ke Madinah
apahabar.com

Habar

Alasan Guru As’ad Mengundurkan Diri dari Majelis Masjid Sungai Jingah Banjarmasin
apahabar.com

Habar

Milad ke 107 Muhammadiyah; 50 Anak di Kotabaru ‘Potong Burung’
apahabar.com

Habar

Besok, Cek Arah Kiblat Salat Saat Matahari di Atas Kakbah
apahabar.com

Habar

Pasca Haul Guru Sekumpul, Begini Kabar Terbaru Pejalan Kaki dari Palangkaraya
apahabar.com

Habar

Mulai Besok, Siapa yang Ingin Berkurban Tidak Boleh Memotong Rambut dan Kuku
apahabar.com

Habar

Malam Tahun Baru Islam, Bupati H Ansharuddin Beri Honor 733 Guru Agama dan Kaum Masjid
Mengenal Prof Dr Manan Embong, Pembawa Puluhan Pusaka Rasulullah ke Martapura

Habar

Mengenal Prof Dr Manan Embong, Pembawa Puluhan Pusaka Rasulullah ke Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com