3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Pemkot Banjarbaru Tutup 3 Lokasi Karantina Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 8 September 2020 - 15:14 WIB

Pemkot Banjarbaru Tutup 3 Lokasi Karantina Covid-19

Wakil wali kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan menjelaskan alasan penutupan tiga lokasi karantina Covid-19 di wilayahnya. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Jumlah pengidap Covid-19 di Banjarbaru melandai, tiga lokasi karantina Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru ditutup.

“Karantina sekarang kita sudah kita tutup sementara karena tidak ada lagi yang dirawat di karantina,” ujar Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan saat ditemui apahabar.com, Selasa (8/9) siang.

Katanya, penurunan pengidap virus asal Wuhan itu ini dapat dilihat dari data update Covid-19 di Banjarbaru.

“Sekarang kita melihat data-data kesembuhan di Kota Banjarbaru sekarang 80,17 persen dari awal Agustus itu masih 66,11 persen. Kemudian angka kematian awal Agustus 6,94 persen, sekarang 5,39 persen,” rinci Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan.

Ditambah lagi, kata Darmawan Jaya di rumah sakit daerah Idaman Banjarbaru saat ini juga mengalami tren penurunan orang yang dirawat.

“Jadi kita melihat bagaimana penanganan Covid itu dari angka angka orang meninggal, orang sembuh, dan angka orang yang dirawat,” terangnya.

Sehingga keputusan menutup sementara lokasi karantina dapat dipilih guna menekan pengeluaran.

“Kita ada 3 tempat, ada di Kemenag ada yang di LPMP kemudian ada satu lagi yang di Ambulung, seluruh karantina sudah tidak ada penghuninya. Karena itu kita tutup untuk efisiensi penggunaan,” ungkapnya.

Sebab, lanjutDarmawan Jaya, jika tetap dibuka tanpa ada pengidap yang dirawat, Pemkot tetap membiayai tenaga medis yang bertugas.

“Karena kalau buka itu akan terus membiayai tenaga kesehatan, psikolog, dokter, untuk itu Jadi sekarang kalau ada (pasien), ya kita mengirim ke karantina yang dikelola oleh provinsi,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter : Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Amankan Suara, HMJ Bekali Saksi TPS
apahabar.com

Banjarbaru

Perwali Diberlakukan, Belasan Orang di Banjarbaru Kena Sanksi
apahabar.com

Banjarbaru

Per Hari Ini, Bandara Syamsudin Noor Layani Rapid Test
apahabar.com

Banjarbaru

Libur Panjang, Pengunjung Qmall Banjarbaru Meningkat
Kecelakaan

Banjarbaru

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Pemuda Balangan di Trikora Banjarbaru

Banjarbaru

Libur Panjang, Ini Imbauan Pjs Wali Kota Banjarbaru Untuk Hindari Klaster Covid-19
apahabar.com

Banjarbaru

Dikunjungi Pjs Wali Kota Banjarbaru, Mahasiswa Papua: Ini Kehormatan Bagi Kami

Banjarbaru

Terima Kunjungan TP PKK Palangka Raya, TP PKK Banjarbaru Sharing Program
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com