Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Pemprov Kalsel Lantik Satu Pejabat Fungsional Pengelola Barang dan Jasa

- Apahabar.com Kamis, 24 September 2020 - 17:50 WIB

Pemprov Kalsel Lantik Satu Pejabat Fungsional Pengelola Barang dan Jasa

Pemprov Kalsel Lantik Muhammad Kasman sebagai Pejabat Fungsional Pengelola Barang dan Jasa. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali melantik satu pejabat fungsional pengelola barang dan jasa di Ruang Rapat H Maksid Kantor Setdaprov Kalsel, Kamis (24/9) siang.

“Kepada H Muhammad Kasman saya ucapkan selamat dan sukses,” ucap Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syaiful Azhary membacakan sambutan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Ini menjadi pelantikan ketiga di jajaran pejabat fungsional PBJ, sehingga ada 14 orang yang telah dilantik pada tahun ini. Sementara itu, ada 3 pejabat fungsional yang telah lulus ujian sertifikasi dan masih menunggu proses pelantikan di kemudian hari.

apahabar.com

Muhammad Kasman dan jajaran pejabat fungsional pengelola barang dan jasa. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

“Saya harap mampu menunaikan tugas secara profesional. Sebab, tugas ini mengandung tanggung jawab untuk mengawal pengadaan barang dan jasa sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku, ” pesan Syaiful

Sebagai pejabat yang baru dilantik, Kasman dituntut untuk mampu memberikan pelayanan secara terstandar, terukur, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk itu, selain penguatan kelembagaan dan regulasi, diperlukan juga manajemen sumber daya yang memiliki kompetensi.

“Saudara harus selalu meningkatkan kompetensi serta dedikasi dalam menjalankan tugas, serta melahirkan inovasi-inovasi baru dalam melaksanakan percepatan kinerja,” lanjut dia

Dipaparkan Syaiful, pengadaan barang dan jasa pemerintah hingga September 2020 terdata permohonan tender sebanyak 298 paket pekerjaan. Dengan nilai lagu lebih dari Rp867 miliar.

“253 paket telah selesai dilaksanakan tendernya, 36 paket batal atau ditunda akibat Covid-19 dan dana DAK, 9 paket masih proses reviu,” paparnya

Dari dampak penundaan tersebut, maka perlu adanya pendampingan dari pengelola barang dan jasa. Sehingga, prosesnya dapat berjalan lancar dan sesuai.

Ditambahkannya, saat ini Kalsel dijadikan pilot project oleh kementerian LHK yaitu memperhatikan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Sebagai tahap awal rencana aksi adalah pengadaan kertas dan furnitur yang ramah lingkungan di SKPD Pemprov Kalsel.

“Saya ingatkan agar tetap berpegang teguh pada peraturan presiden nomor 16 tahun 2018,” pungkas dia.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

30 Perusahaan Dipanggil Dinas Lingkungan Hidup Batola

Kalsel

Maju Wali Kota Banjarmasin, Habib Banua Relakan Kursi Senator?
apahabar.com

Kalsel

Imbas Online, PPDB di Kotabaru Berjam-jam Mandek
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Tak Bersahabat, Kalsel Berselimut Asap
apahabar.com

Kalsel

Hari Kunjung Perpustakaan, Kesadaran Masyarakat Kalsel Membaca Naik
apahabar.com

Kalsel

Guru Zuhdi Imam Salat ID di Masjid Jami Banjarmasin  

Kalsel

Korban Budak Seks Ayah Kandung di Banjarbaru Trauma!
apahabar.com

Kalsel

Polisi di Kalsel Ketipu Calo Akpol, Polda Beber Latar Belakang Pelaku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com