Kabar Duka, Politisi Senior PKB Kalteng HM Asera Tutup Usia Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU

Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov Kalsel Tanam Ribuan Mangrove di Tala

- Apahabar.com Jumat, 18 September 2020 - 15:18 WIB

Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov Kalsel Tanam Ribuan Mangrove di Tala

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mewujudkan kepedulian serta berkomitmen dalam hal kelestarian lingkungan.

Melalui Program Padat Karya Penanaman Mangrove, BPDAS HL Barito Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan melaksanakan launching penanaman mangrove seribu hektare se Kalsel.

Acara itu diresmikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, belum lama tadi.

Launching sendiri ditandai dengan penanaman 5.000 bibit mangrove oleh Gubernur Kalsel bersama instansi terkait.
Dalam sambutannya, Sahbirin Noor mengatakan penanaman mangrove ini merupakan upaya untuk merehabilitasi lingkungan yang mengalami kerusakan.

Kegiatan ini sekaligus membantu perekonomian masyarakat karena merupakan kegiatan padat karya yang juga bagian dari strategi pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat Pandemi Coronavirus Disease 2019 di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

“Melalui program padat karya penanaman mangrove ini, diharapkan terjadi stimulus perekonomian bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove, sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Paman Birin melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Kalsel mendapat alokasi penanaman mangrove seluas seribu hektar, sedangkan dari program nasional sebanyak lima belas ribu hektar.
Dengan ukuran ini, menjadikan Kalsel sebagai provinsi dengan lahan mangrove terluas di Indonesia.

Di mana tersebar di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Sementara itu, Plt. Kadishut Kalsel, Fathimatuzzahra menegaskan, program padat karya penanaman mangrove di Kalsel seluas 1.000 hektar dan tersebar di 8 KPH.

“8 KPH yang termasuk dalam program ini di antaranya KPH Kayutangi 52 hektar, KPH Tanah Laut 382 hektar, KPH Kusan 50 hektar, KPH PLS 150 hektar, KPH Cantung 122 hektar, KPH Sengayam 143 hektar dan sisanya berada di kawasan Suaka Margasatwa BKSDA Kalsel seluas 101 hektar,” bebernya.

Program penanaman mangrove ini, tambah dia, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove.

“Masyarakat akan mendapatkan insentif harian atau mingguan, mulai dari penyiapan bibit hingga penanaman, termasuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar lokasi penanaman,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dinas Kehutanan Jemput Bola ke Kotabaru
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Hulu Sungai Panen Perdana Madu Kelulut di Desa Haruyan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Ribuan Potray Lengkapi Sarana dan Prasarana Persemaian Permanen BPTH
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Balangan Pasang Papan Imbauan di Daerah Rawan Karhutla
apahabar.com

Dishut Kalsel

Sosialisasi Rehabilitasi DAS Digelar di Desa Tiwingan Lama
apahabar.com

Dishut Kalsel

HUT Ke-74, Kadishut Kalsel: Milenial Harus Semangat Galakkan Revolusi Hijau
apahabar.com

Dishut Kalsel

Paman Birin Inginkan Sereh Wangi Menjadi Komoditas Ekspor
apahabar.com

Dishut Kalsel

Ribuan Bibit Sengon Didistribusikan di Tebing Tinggi Balangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com