Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov Kalsel Tanam Ribuan Mangrove di Tala

- Apahabar.com Jumat, 18 September 2020 - 15:18 WIB

Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov Kalsel Tanam Ribuan Mangrove di Tala

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mewujudkan kepedulian serta berkomitmen dalam hal kelestarian lingkungan.

Melalui Program Padat Karya Penanaman Mangrove, BPDAS HL Barito Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan melaksanakan launching penanaman mangrove seribu hektare se Kalsel.

Acara itu diresmikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, belum lama tadi.

Launching sendiri ditandai dengan penanaman 5.000 bibit mangrove oleh Gubernur Kalsel bersama instansi terkait.
Dalam sambutannya, Sahbirin Noor mengatakan penanaman mangrove ini merupakan upaya untuk merehabilitasi lingkungan yang mengalami kerusakan.

Kegiatan ini sekaligus membantu perekonomian masyarakat karena merupakan kegiatan padat karya yang juga bagian dari strategi pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat Pandemi Coronavirus Disease 2019 di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

“Melalui program padat karya penanaman mangrove ini, diharapkan terjadi stimulus perekonomian bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove, sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Paman Birin melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Kalsel mendapat alokasi penanaman mangrove seluas seribu hektar, sedangkan dari program nasional sebanyak lima belas ribu hektar.
Dengan ukuran ini, menjadikan Kalsel sebagai provinsi dengan lahan mangrove terluas di Indonesia.

Di mana tersebar di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Sementara itu, Plt. Kadishut Kalsel, Fathimatuzzahra menegaskan, program padat karya penanaman mangrove di Kalsel seluas 1.000 hektar dan tersebar di 8 KPH.

“8 KPH yang termasuk dalam program ini di antaranya KPH Kayutangi 52 hektar, KPH Tanah Laut 382 hektar, KPH Kusan 50 hektar, KPH PLS 150 hektar, KPH Cantung 122 hektar, KPH Sengayam 143 hektar dan sisanya berada di kawasan Suaka Margasatwa BKSDA Kalsel seluas 101 hektar,” bebernya.

Program penanaman mangrove ini, tambah dia, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove.

“Masyarakat akan mendapatkan insentif harian atau mingguan, mulai dari penyiapan bibit hingga penanaman, termasuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar lokasi penanaman,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Usai Peringatan Maulid Nabi, KPH Kusan Bagikan Bibit Gratis
apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dinas Kehutanan Kalsel: Revitalisasi Lahan Kritis Capai 29 Ribu Hektare
apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dishut Kalsel Target Penanaman Ratusan Hektar di Kotabaru
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kadishut Kunjungi Objek Wisata Gunung Birah Tanah Laut
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Terus Distribusikan Bibit Pohon
apahabar.com

Dishut Kalsel

Antisipasi Karhutla, Dishut Kalsel Siapkan Berbagai Langkah Strategis
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Tanah Laut Distribusikan Ratusan Paket Herbal di RSUD Hadji Boejasin
apahabar.com

Dishut Kalsel

Gunakan Peralatan Seadanya, Kepala Tahura Sultan Adam Berjibaku Padamkan Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com