Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang KMP JM II Nyaris Tenggelam, Tim SAR Gabungan Kotabaru Bersiap Evakuasi

Penggunaan Anggaran Tak Efektif, Penanganan Covid-19 di HST Dihujani Kritik

- Apahabar.com Selasa, 15 September 2020 - 07:27 WIB

Penggunaan Anggaran Tak Efektif, Penanganan Covid-19 di HST Dihujani Kritik

Anggota Pansus Covid-19 DPRD HST, Salpia Riduan menanyakan efektivitas anggaran saat rapat bersama Tim Gugus Tugas dari Pemkab setempat di Ruang Paripurna, Senin (14/9). Foto-apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Anggota Pansus Covid-19 DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) mengkritik kinerja Pemkab dalam menangani pandemi. Efektivitas dana anggarannya pun disorot.

Rapat Kerja Pansus dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 HST berjalan alot. Perlu waktu 3 jam lebih untuk membahas persoalan tersebut di ruang Rapat Paripurna DPRD. Rapat itu dipimpin Erwin Jecky Silalahi, Senin (14/9).

Anggota Pansus, Yazid Fahmi menilai perlu ketegasan untuk menekan angka positif Covid-19. Dia menyoroti Perbup HST Nomor 34 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Untuk penerapan Perbup itu, kata Yazid, harus ada koordinasi dan kesamaan persepsi. Apalagi mendekati waktunya yakni 20 September ini.

Hal itu ditekankan Yazid usai Kadisdag HST, Ali Fahmi dan Kasat Pol PP, Abdul Razak tidak menemui kata sepakat.

“Di rapat kerja tadi ‘kan kelihatan, Disdag ingin berkoordinasi dengan Satpol PP. Tapi Satpol PP mengambil sikap dengan alasan tidak bisa menindak seperti yang tertuang pada Perbup,” kata Yazid.

Ketidaksinkronan seperti itu, lanjut Yazid, tak seharusnya dibawa ke rapat kerja. Tapi harus dirapatkan secara internal, baru kemudian dibawa ke rapat kerja Pansus.

“Jadi, ketika rapat dengan kami, harusnya tidak ada lagi perbedaan persepsi. Intinya persepsi ini belum sama terkait penegakan Perbup. Mudah-mudahan dengan niat serius, Perbup ini terlaksana. Semua harus dilibatkan dalam penerapn ini, termasuk masyarakat,” kata Yazid.

Sementara anggota Pansus lainnya, Salpia Riduan menekankan konsep penanganan dan pencegahan Covid-19 perlu diubah.

Dia meminta untuk penanganan orang terkonfirmasi dan tenaga kesehatan (Nakes) termasuk fasilitas kesehatan seperti puskesmas harus didahulukan.

“Nakes dan puskesmas ini ‘kan ujung tombak penanganan Covid-19. Jangan anggaran hanya mengendap di Dinkes. Camat saja dapat (dana anggaran) meskinya nakes dan puskesmas diutamakan,” kata Salpia.

Efektivitas dana anggaran, lanjut Salpia, harus fokus pada prioritas penanganan dan pencegahan Covid-19. Terlebih terhadap orang terkonfirmasi positif.

Salpia menegaskan orang tekonfirmasi itu harus diisolasi atau dikarantina di tempat yang disediakan pemerintah. Jangan dibiarkan dikarantina di rumah sendiri.

“Jangan belanja tak keruan, dana sudah habis puluhan miliyar. Prioritasnya apa, harusnya orang yang positifnya dulu diamankan dan jangan dibiarkan. Jangan dana dihabiskan untuk tarcing dan tracking. Nakes dan puskesmas inilah ujung tombaknya. Harus ada dana khusus,” tegas Salpia.

Pejabat Sekda HST, Faried Fakhmansyah menerima masukan-masukan tersebut. Terutama langkah-langkah ke depan untuk penanggulangan Covid-19 di HST.

Faried mengakui angka orang terpapar Covid-19 di HST tinggi. Oleh sebab itu, harus ada langkah utama yang diambil terutama menghentikan penularan. Misalnya dengan menerapkan prokes seperti, memakai masker.

“Kita sesegera memaksimalkan Perbup Nomor 34 tentang sanksi disiplin bagi yang tidak menerapkan prokes. Dengan Perbup ini kita berharap maksimal (menekan Covid-19),” kata Faried.

Terkait anggaran, kata Faried, pada tahap 4 ini dianggarakan sebesar Rp3,5 miliar. Anggaran ini pun belum dipakai karena baru diselesaikan.

“Anggaran ini salah satunya untuk penguatan Perbup tadi. Termasuk razia mendatangi tempat-tempat,” tutup Faried.

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

HST

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Perpanjang Masa Tanggap Darurat Banjir, Pemkab HST Siapkan Hunian Sementara
Idulfitri

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Jelang Idulfitri, Bupati Aulia Pastikan Kesiapan Pengamanan Jalur Keluar Masuk HST
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Bertahap, Pemkab HST Uji Coba New Normal
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Pokdakan HST Dapat Bantuan PSBI Kalsel, Berry: Manfaatkan Sebaik-baiknya
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Launching Bansos, Ribuan KPM PKH di HST Terima Beras Medium
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Bupati Chairansyah: Satgas Penegak Hukum Prokes di HST Harus Serius
apahabar.com

HST

5 Perangkat Daerah di HST Terima Penghargaan SP4N LAPOR Terbaik
Berry Nahdian Minta Pelayanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Berry Nahdian Minta Pelayanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com