Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilgub Kalsel, Denny-Difri Tiba Lebih Dulu, Disusul Sahbirin-Muhidin di KPU

- Apahabar.com Kamis, 24 September 2020 - 16:29 WIB

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilgub Kalsel, Denny-Difri Tiba Lebih Dulu, Disusul Sahbirin-Muhidin di KPU

Calon gubernur Kalsel, Sahbirin Noor memasuki bilik disinfektan saat tiba di KPU. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dijadwalkan akan rapat pleno terbuka untuk pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kalsel, sore ini.

Berdasarkan pantauan apahabar.com di lapangan, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel Denny Indrayana-Difriadi Darjat datang lebih dahulu dibandingkan pasangan calon Sahbirin-Muhidin.

Paslon Denny-Difri datang di waktu terpisah.

Difriadi Darjat datang sekitar pukul 15.40 Wita. Berselang lima menit disusul Denny Indrayana.

Keduanya sama-sama mengenakan kemeja warna putih.

Setiba di Sekretariat KPU Kalsel, baik Denny maupun Difri langsung menerapkan protokol kesehatan.

Dengan mencuci tangan dan memasuki bilik disinfektan.

Sementara, pasangan calon Sahbirin-Muhidin tiba di KPU Kalsel sekira pukul 15.55 Wita.

Mereka datang secara bersamaan dan sama-sama mengenakan kemeja putih.

Setiba di KPU Kalsel, pasangan BirinMu langsung menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dan memasuki bilik disinfektan.

Kedua pasangan calon langsung mengikuti rapat pleno terbuka pengundian nomor urut di Aula KPU Kalsel.

Sebelumnya, Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah mengatakan pengundian nomor urut dilaksanakan dengan memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19.

Hal ini termaktub dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Kondisi Bencana Nonalam Coronavirus Disease 2019.

Dalam Pasal 55 dijelaskan, KPU provinsi atau KPU kabupaten atau kota melaksanakan rapat pleno terbuka untuk pengundian nomor urut pasangan calon dalam pemilihan serentak lanjutan.

Dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Hanya dihadiri oleh: pasangan calon, 2 orang perwakilan Bawaslu provinsi atau Bawaslu kabupaten atau kota sesuai dengan tingkatannya, 1 orang penghubung pasangan calon, dan 7 atau 5 orang anggota KPU provinsi, atau 5 orang anggota KPU kabupatenbatau kota.

b. Peserta yang hadir dalam pengundian nomor urut pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam huruf a wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 9.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Bidik Kembali Kursi Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina Dekati Golkar
apahabar.com

Politik

Kukuhkan Tim Pemenangan, Saidi Mansyur Dihadiahi Selendang Guru Tuha
apahabar.com

Politik

Jokowi di Mata Mardani H Maming
apahabar.com

Politik

Siap Bertarung, 4 Kandidat Pilkada Serentak 2020 di Kalsel Dinyatakan Penuhi Syarat Kesehatan
apahabar.com

Politik

Kampanye ke Desa Maju Sejahtera Tanbu, Syafruddin H Maming Disambut Kesenian Khas Bali
apahabar.com

Politik

Erick Thohir Optimis Jokowi Unggul di Kalsel
apahabar.com

Politik

Ganti Almarhum Wali Kota Nadjmi Adhani di Pilwali Banjarbaru 2020, Paslon Martinus-Jaya Resmi Daftar ke KPU
apahabar.com

Politik

PLN Tapin Jamin Tak Ada Pemadaman Saat Pemilu 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com