Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 14:28 WIB

Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon

Penetapan paslon di Pilwali Banjarmasin usai, KPU, Bawaslu Banjarmasin, dan Polda Kalsel mewarning calon kepala daerah tak melakukan selebrasi berlebihan saat pengundian nomor urut esok. Foto-ilustrasi: Liputan 6

apahabar.com, BANJARMASIN – KPU telah resmi menetapkan empat pasangan calon (paslon) untuk Pilwali Banjarmasin 2020.

Mereka adalah Ibnu Sina-Ariffin Noor, Abdul Haris Makkie-Ilham Noor, Ananda-Mushaffa Zakir, dan Khairul Saleh-Habib Ali.

Praktis, Pilkada Serentak 2020 akan memasuki tahapan pengundian nomor urut paslon.

KPU menjadwalkan rapat pleno terbuka pengundian nomor di Hotel Golden Tulip, Kamis (24/9) esok malam.

Pihak KPU Banjarmasin telah mewanti-wanti kepada para paslon untuk tak membawa massa pendukungnya.

Teknis pengundian nomor urut pun diatur untuk tak melebihi kapasitas ruangan menghindari potensi penularan Covid-19.

Masing-masing perwakilan paslon, sesuai PKPU Nomor 10/2020 dan Maklumat Kapolri, tak boleh melebihi 5 orang.

“Dari pihak pengamanan akan membubarkan apabila terjadi kerumunan massa,” ujar Ketua KPU Banjarmasin Rahmiyati Wahdah kepada apahabar.com.

Pelaksanaan pengundian nomor urut calon kepala daerah berserta wakilnya harus patuh protokol kesehatan (prokes). TNI, dan Polri bakal diturunkan.

Mereka yang berjaga ketika rapat pleno berhak membubarkan kerumunan massa, sesuai Maklumat Kapolri nomor pada 21 September 2020, bernomor MAK/3/IX 2020.

“Dan mereka diinstruksikan tak memberi izin untuk melaksanakan keramaian atau mengumpulkan orang banyak,” ucapnya.

Belajar pada kerumunan massa saat tahap pendaftaran awal bulan tadi, KPU pun bersurat kepada LO partai.

Rahmi berharap seluruh paslon dan parpol pendukung menaati aturan prokes. Termasuk tak melakukan selebrasi berlebihan saat pengundian nomor urut.

“Mudahan-mudahan paslon bisa memberikan arahan kepada simpatisan itu untuk tetap protokol kesehatan,” imbuhnya.

OBJEK PENGAWASAN

Seirama, Ketua Bawaslu Banjarmasin Muhammad Yasar memastikan seluruh paslon kini telah resmi menjadi objek pengawasan.

Untuk itu Yasar meminta semua paslon untuk mematuhi semua imbuan Bawaslu.

Jika kedapatan melanggar terutama hal kerumunan massa, Bawaslu langsung menganggap itu temuan dugaan pelanggaran tahapan Pilkada serentak 2020.

“Tidak segan Bawaslu beserta pihak keamanan membubarkan kerumunan massa yang tak taat protokol kesehatan,” tegasnya dihubungi terpisah.

Sebelumnya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta telah mengingatkan kubu pasangan paslon mematuhi maklumat Kapolri.

“Jika ditemukan adanya perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai peraturan perundang-undangan.” jelas jenderal bintang dua ini.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sasar Milenial, Yayasan Kompas Borneo Soroti Peningkatan Volume Sampah Plastik di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Lama Tak Berjumpa, RDP Agency Gelar Halal Bihalal
apahabar.com

Kalsel

Berikan Rasa Aman, Sat Sabhara Polres HST Rutin Gelar Patroli
apahabar.com

Kalsel

Tahun Depan, Kalsel Bakal Miliki Perpustakaan Khusus Penyandang Disabilitas
apahabar.com

Kalsel

Jual Obat Pertanian Ilegal, Polres HSU Gerebek UD Maju Bersama
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lebat, Warga Jalan Antasari Keluhkan Banjir Setinggi Mata Kaki
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, Habib Hasan Ajak Warga Berdoa untuk Bangsa
apahabar.com

Kalsel

Diperiksa Polisi, Wartawan Banjarhits.id Dicecar Belasan Pertanyaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com