Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung, Kemenag Kalsel Imbau Ulama Waspada Saat Berdakwah

- Apahabar.com Senin, 14 September 2020 - 14:41 WIB

Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung, Kemenag Kalsel Imbau Ulama Waspada Saat Berdakwah

Kepala Kemenag Kalsel, Noor Fahmi saat diwawancara awak media di sela peresmian Masjid Noor Khaamis SMAN 5 Banjarmasin, Senin (14/9) siang. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Pascaperistiwa penusukan Syekh Ali Jaber di Masjid Falahudin, Lampung, Minggu (13/9) kemarin, Kementerian Agama wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) mengimbau para ulama untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Imbauan kami kepada para dai penceramah harus berhati-hatian,” ujar Kepala Kemenag Kalsel, Noor Fahmi ditemui di sela peresmian Masjid Noor Khaamis SMAN 5 Banjarmasin, Senin (14/9) siang.

Dia berharap kejadian yang menimpa ulama asal Madinah tersebut tidak terjadi di Bumi Lambung Mangkurat ini.

Baca juga :  Duel Rebutan Anak di Jalan Jati Banjarmasin, Pelaku Datang dengan Samurai Terhunus

Apalagi, warga Kalsel dikenal dengan masyarakat yang religius dan memiliki banyak alim ulama. Sehingga, harus ada pengawalan yang lebih ketat lagi.

“Semuanya juga berhati-hati. Kita harap tidak ada kejadian seperti itu di sini,” imbuhnya

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber mendapat serangan tusukan dari seorang pria saat menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Lampung.

Baca juga :  Duel Rebutan Anak di Jalan Jati Banjarmasin, Pelaku Datang dengan Samurai Terhunus

Dari serangan mendadak itu, Syekh Ali Jaber menderita luka tusukan di bagian lengan kanan atas. Beruntung, Syekh Ali Jaber hanya harus menerima beberapa jahitan berlapis.

Kejadian ini kemudian mendapat kecaman dari seluruh pihak, khususnya umat Muslim di Indonesia. Sebab, tindakan pelaku dinilai keji dan mengganggu pelaksanaan dakwah di tanah air.

Editor: Aprianoor

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Meski Terik, Ribuan Jemaah Mulai Padati Haul Guru Sekumpul ke-14
apahabar.com

Kalsel

Cerah Berawan dan Hanya Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Gandeng PCNU Banjar, Disbudpar Siapkan Rp56 Juta untuk Lomba di Hari Santri
apahabar.com

Kalsel

Berkah Hari Kemerdekaan, Ratusan Napi di Kalsel Hirup Udara Bebas
apahabar.com

Kalsel

Libur Lebaran, Duta Mall Banjarmasin Terpantau Normal
apahabar.com

Kalsel

Pupuk Kebersamaan ASN Lewat Senam Jumat Pagi

Kalsel

Blunder PSBB Banjarmasin, Penumpang Gelap Diduga Diselundupkan via Trisakti
apahabar.com

Kalsel

Di Tanbu, Yayasan Haji Maming Serahkan Ratusan APD dan Ribuan Alat Rapid Test
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com