Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Perangi Hoaks, Facebook Messenger Batasi Terusan Pesan

- Apahabar.com Senin, 7 September 2020 - 07:00 WIB

Perangi Hoaks, Facebook Messenger Batasi Terusan Pesan

Ilustrasi Facebook. Foto: Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Serupa dengan apa yang dilakukan Facebook sebelumnya kepada WhatsApp, raksasa jejaring sosial itu membatasi terusan pesan Messenger untuk perangi hoaks atau berita palsu.

Dikutip dari Mashable, Minggu (6/9), Facebook menghadirkan batasan teruskan pesan di Messenger, yang berarti bahwa pesan sekarang hanya dapat diteruskan ke 5 orang atau grup pada satu waktu.

Saat pengguna mencoba meneruskan konten ke lebih dari 5 orang sekaligus, mereka akan mendapatkan pesan yang mengatakan “jumlah penerusan pesan telah mencapai batas,” dan mereka tidak akan dapat menambahkan lebih banyak penerima.

Baca juga :  Sasar Kaum Milenial, Said Mail: Gerindra All Out Menangkan SHM-MAR di Pilbup Tanbu

Fitur baru tersebut tersedia di sejumlah negara, menurut perwakilan Facebook kepada Mashable, dan secara bertahap diluncurkan ke pasar lain. Fitur ini akan meluncur ke semua pengguna secara global pada 24 September.

Fitur ini, menurut Facebook dalam postingan blog, berfungsi untuk “memperlambat penyebaran informasi yang salah untuk menjadi viral, dan konten berbahaya yang berpotensi menyebabkan kekacauan di dunia nyata.

Baca juga :  Pilwali Banjarmasin 2020: Hj Ananda–Mushaffa Siap Sukseskan Kampanye Damai dan Sehat

Pada Agustus, Facebook menambahkan fitur pengecekan fakta untuk pesan yang diteruskan di WhatsApp, dan pada April, Facebook mulai menandai pesan yang diteruskan berkali-kali untuk memberi tahu penerima bahwa pesan tersebut tidak datang dari kontak terdekat.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Waspada! Minuman Manis Beresiko Penyakit Ginjal
apahabar.com

Gaya

Rapat di Cafe Rumah The Panasdalam, SMA 4 Banjarmasin akan Gelar Reuni Akbar
apahabar.com

Gaya

Kuliah Sambil Kerja? Perhatikan Dulu Hal Ini
apahabar.com

Gaya

Tak Kalah dengan Herbal China, Jamu Indonesia Siap Diuji Klinis
apahabar.com

Gaya

BIEM Bolang Baling Kagumi Alam Kalimantan nan Eksotis
Ternyata Ngiler Saat Tidur Itu Pertanda Baik

Gaya

Ternyata Ngiler Saat Tidur Itu Pertanda Baik

Gaya

Tetap Kreatif Saat PSBB, Membuat Kerajinan Tangan Bisa Jadi Pilihan
apahabar.com

Gaya

Film Dokumenter, Wawancara Terakhir John Lennon Rilis Akhir 2020 di Layanan BritBox
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com