Sidang Pembuktian AnandaMu, Koordinator Banjarmasin-Baiman 2 Beri Kesaksian Kecelakaan Tunggal di Tol Mantewe Tanbu, Dua Orang Tewas Buntut Pembongkaran, Satgas Normalisasi Sungai Banjarmasin Kena Gugat Beredar Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta, Kordiv Bawaslu Terkejut Tak Cuma Wali Rakyat, Wali Kota Banjarmasin Juga Minta Mobdin Baru!

Perangi Money Politic, KANNI Kalsel Buka Pendampingan Pelaporan Bagi Masyarakat

- Apahabar.com Selasa, 22 September 2020 - 23:44 WIB

Perangi Money Politic, KANNI Kalsel Buka Pendampingan Pelaporan Bagi Masyarakat

Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kalimantan Selatan, Badrul Ain Sanusi Al Afif (baju merah) didampingi jajarannya siap mendampingi masyarakat memerangi money politic. Foto-apahabar.com/Hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kalimantan Selatan, Badrul Ain Sanusi Al Afif mendorong masyarakat untuk memerangi money politic.

Melalui organisasi advokad itu, Badrul bersama jajarannya membuka ruang pendampingan bagi masyarakat yang menemukan tindak pidana pemilu.

“KANNI hadir untuk mewakili masyarakat. Siapapun itu jika menemukan adanya money politic silakan lapor ke kami, dan kami siap mendampingi sampai selesai,” ucapnya kepada wartawan, di Martapura, Selasa (22/9).

Selama ini, lanjut Badrul, belum ada si calon didiskualifikasi karena kasus politik uang. Padahal, transaksi politik begitu marak di tengah masyarakat.

“Ini karena sikap pragmatis, masyarakat takut melapor karena diancam, dan penyelenggara pun kurang tegas. Sekarang masyarakat tidak lagi takut melaporkan jika ada temuan, KANNI siap mendampingi,” katanya.

Badrul juga menekankan kepada KPU dan Bawaslu agar menjalankan tugasnya sebaik-baiknya. Sebab, KANNI juga mengawasi kinerja penyelenggara.

“Jika ada Bapaslon yang tidak sesuai syarat pendaftaran misalnya, KPU harus tegas tidak meloloskan. Juga Bawaslu, jika ada laporan atau temuan harus diproses sesuai aturan berlaku sampai selesai,” tandasnya.

Ia menambahkan, selama masih ada money politic perbuatan curang para calon, maka masyarakat jangan berharap pemimpin nantinya dapat memberikan kesejahteraan.

“Saatnya kita semua lebih fanatik untuk mengatakan no money politic, no kepada calon yang curang. Mari kita jadikan Pilkada tahun ini pesta demokrasi yang bermartabat,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

MK

Politik

Laporan Ananda-Mushaffa Komplit, Sengketa Pilwali Banjarmasin Masuki Babak Baru

Politik

Meskipun Dibayar Rp 1 Juta, Petani di Kusan Hulu Tetap Coblos SHM-MAR di Pilkada Tanbu
apahabar.com

Politik

Bawaslu Tegur Peserta Pemilu ‘Nakal’
apahabar.com

Politik

Akhirnya, Darmawan Jaya Ungkap Pasangannya di Pilkada Banjarbaru
apahabar.com

Politik

Ririe Bakal Perjuangkan Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Target Nasdem Masuk Tiga Besar di Kalsel Bergeser
apahabar.com

Politik

Jadi Gubernur Butuh Rp 100 M, Haji Denny Tak Gentar
apahabar.com

Politik

Simak Kader PDIP yang Diprediksi Melenggang ke Rumah Banjar dan Senayan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com