Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Perluas Penyaluran KUR UMKM, Pemerintah Gandeng Empat Platform Digital

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 19:21 WIB

Perluas Penyaluran KUR UMKM, Pemerintah Gandeng Empat Platform Digital

Airlangga Hartarto. Foto-Kumparan.com

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggandeng empat platform digital untuk memperluas penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM.

empat platform digital itu yaitu Gojek, Grab Indonesia, Tokopedia, dan Shopee Indonesia.

“Dalam situasi ini kita berharap platform digital dengan merchant-merchant-nya bisa menjadi selain sebagai akselerator juga memfasilitasi UMKM dan merchant bisa naik kelas,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Rabu (23/9).

Airlangga menyebutkan penyaluran KUR kepada UMKM di empat platform digital tersebut akan dilakukan oleh tiga bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yakni BNI, BRI, dan Bank Mandiri.

Ia optimistis melalui kerja sama antara pemerintah, empat platform digital, dan tiga bank Himbara dapat mendorong pencapaian target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp190 triliun.

“Kita ketahui di sektor digital itu juga tumbuh positif walaupun e-mobility itu terganggu, ujarnya.

Airlangga menegaskan pemerintah memprioritaskan pemulihan UMKM karena sangat berkontribusi untuk perekonomian nasional yaitu mencapai 61,1 persen dan menyerap 97 persen tenaga kerja atau 116,9 juta orang.

Oleh sebab itu, ia mengatakan pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp123,46 triliun dari total Rp695,2 triliun pada program PEN khusus untuk mendorong keberlangsungan UMKM di tengah pandemi.

Ia menyatakan pemerintah memberikan pelonggaran kebijakan KUR berupa tambahan subsidi bunga sebesar 6 persen sampai Desember 2020 sehingga suku bunga KUR pada 2020 menjadi nol persen untuk semua jenis skema KUR.

Pelonggaran kebijakan KUR adalah penundaan angsuran pokok KUR dengan jangka waktu paling lama 6 bulan, relaksasi ketentuan restrukturisasi KUR, dan relaksasi pemenuhan persyaratan administrasi dalam proses pengajuan KUR.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir menjelaskan total KUR yang disalurkan oleh ketiga bank tersebut pada Rabu ini mencapai Rp31,08 miliar kepada 294 debitur UMKM di empat mitra platform digital.

Ia merinci penyaluran KUR bagi UMKM mitra Gojek sebesar Rp4,72 miliar diberikan kepada 45 UMKM, bagi UMKM mitra Grab Indonesia sebesar Rp6,5 miliar, Tokopedia sebesar Rp9,31 miliar kepada 116 UMKM, dan Shopee Indonesia Rp10,55 miliar kepada 71 UMKM.

“Tentunya, ini baru awal karena jumlah mitra mereka yang jutaan. Kami terus dorong jangan berhenti di sini dan kami kembangkan ke seluruh merchant dari platform digital,” tegasnya.

Realisasi tersebut menambah kinerja penyaluran KUR dari Januari sampai 18 September 2020 yang telah mencapai Rp111,21 triliun atau 58,53 persen dari target penyaluran KUR 2020 Rp190 triliun yang diberikan kepada 3,28 juta debitur.

Penyaluran KUR itu juga diikuti dengan kualitas yang terjaga dengan baik yakni tercermin dengan tingkat NPL KUR sebesar 0,87 persen pada posisi September 2020.(ant)

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mendiang Ani Yudhoyono Ternyata Penggemar Makanan Khas Inggris Fish and Chips
apahabar.com

Nasional

Imlek 2019: Intip Hal Tabu dalam Tradisi China
apahabar.com

Nasional

Festival KIE BKKBN Pecahkan MURI
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Terus Pantau 7 WNI yang Masih di Hubei
apahabar.com

Nasional

Kemenristek Dikti Tambah 554 Peserta SKD CPNS
apahabar.com

Nasional

Pesawat Cargo Trigana Tergelincir di Bandara Sentani
Sepasang Kekasih

Nasional

Sepasang Kekasih Berlumuran Darah di Kos-Kosan, 1 Tewas
BLT Subsidi Gaji

Nasional

Pencairan Sisa BLT Subsidi Gaji Belum Ada Kepastian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com