ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Pertamina Salurkan Puluhan Ribu Liter BBM Solar Bersubsidi ke Nelayan Tanah Laut

- Apahabar.com Minggu, 6 September 2020 - 17:00 WIB

Pertamina Salurkan Puluhan Ribu Liter BBM Solar Bersubsidi ke Nelayan Tanah Laut

BBM Solar Untuk Nelayan Tanah Laut disalurkan. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – PT Pertamina menyalurkan Bahan Bakar Minyak bersubsidi ke nelayan di Tanah Laut. Penyaluran dilakukan pasca-penandatanganan MoU Pemkab Tala, kepolisian, juga pihak Pertamina.

Penyaluran BBM bersubsidi jenis solar itu cukup membantu nelayan. Sebab harga solar yang awalnya dibeli nelayan melalui pengecer dengan harga Rp 9.000 kini menjadi Rp 6.000 per liter.

BBM Solar kini bisa dibeli langsung oleh nelayan setiap harinya berdasarkan kuota dan jadwal yang ada, melalui sub penyalur solar yang mengambil dari pangkalan Pertamina terdekat.

Di Tanah Laut sendiri ada 7 desa pesisir yang memiliki sub penyalur resmi dari Pemkab Tala. Kuota solar yang salurkan 7 desa tersebut adalah 120 ribu liter per bulan.

Setiap desa mendapatkan kuota yang berbeda berdasarkan jumlah nelayan yang telah terdaftar. Ada yang mendapat 20.000 liter per bulan dan ada yang 10.000 liter per bulan.

Baca juga :  Kontroversi Baliho di Lingkungan Kantor Bupati Tanbu, Sekda: Itu Milik Swasta!

Kuota BBM solar bersubsidi 20.000 liter per bulan diberikan untuk Desa Sungai Rasau untuk 164 nelayan. Di Desa Takisung 127 nelayan juga mendapat BBM solar bersubsidi.

Untuk Desa Swarangan 121 nelayan pun kebagian solar bersubsidi, Desa Batakan 20 nelayan, Desa Muara Asam-Asam 131 nelayan. Sedangkan kuota 10.000 liter per bulan ada di Desa Tanjung Dewa 152 nelayan dan Desa Bawah Layung 79 nelayan.

Kepala Seksi Kenelayanan Edi Santoso pada Dinas KPP Tala saat Jum’at (4/9), menyebutkan hingga bulan Agustus penyaluran solar berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.

“Sampai bulan Juli kita sudah menyalurkan 37.000 liter. Agustus kita sudah menyalurkan solar ke nelayan 69.000 liter. Kenapa berbeda, karena bulan Juli kita baru mulai operasional di tengah bulan,” jelasnya.

Baca juga :  Update Covid-19 Kotabaru: Tambah 5 Kasus Baru, Total Positif 333 Orang

Ia menyebutkan dari kuota 120.000 liter yang disediakan memang tidak semua nelayan mengambil jatahnya, mengingat saat ini angin masih kencang di beberapa wilayah sehingga ada nelayan yang belum bisa berlayar.

“Meskipun demikian berdasarkan hitungan, kuota sebenarnya belum sesuai dengan kebutuhan nelayan,” katanya.

Ia menyebutkan pihaknya akan mengajukan agar di tahun 2021 kuota solar nelayan di Kabupaten Tanah Laut menjadi 240.000 liter per bulan.

Ia mengingatkan kembali khusus para sub penyalur solar agar selalu menjaga amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Kepada penyalur, jangan coba-coba menaikkan harga yang sudah ditetapkan oleh peraturan Bupati. Kedua, dengan kuota yang ada jangan coba-coba diselewengkan,” pesannya.

Editor: Syarif

Reporter: Ahc14 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Borneo

Jadi Penolong Handal, Harus Punya Ini
apahabar.com

Kalsel

Tingkat Korupsi Rendah, Sambang Lihum Raih WBK Rumah Sakit se-Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Awali 2020, Gerbong Mutasi Setda HST Bergeser
apahabar.com

Kalsel

KM Muara Sumber Tenggelam di Sungai Barito, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
apahabar.com

Kalsel

Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019 Resmi Dibuka
Hasil Operasi Antik Intan di Batola, Seorang IRT Ikut Digulung

Kalsel

Hasil Operasi Antik Intan di Batola, Seorang IRT Ikut Digulung
apahabar.com

Kalsel

Duh, Dua Remaja Otaki Pengeroyokan di Veteran Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

5 Ribu Warga Terdampak Banjir di Pelaihari, Jalan hingga Jembatan Terputus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com