3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Pertamina Salurkan Puluhan Ribu Liter BBM Solar Bersubsidi ke Nelayan Tanah Laut

- Apahabar.com Minggu, 6 September 2020 - 17:00 WIB

Pertamina Salurkan Puluhan Ribu Liter BBM Solar Bersubsidi ke Nelayan Tanah Laut

BBM Solar Untuk Nelayan Tanah Laut disalurkan. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – PT Pertamina menyalurkan Bahan Bakar Minyak bersubsidi ke nelayan di Tanah Laut. Penyaluran dilakukan pasca-penandatanganan MoU Pemkab Tala, kepolisian, juga pihak Pertamina.

Penyaluran BBM bersubsidi jenis solar itu cukup membantu nelayan. Sebab harga solar yang awalnya dibeli nelayan melalui pengecer dengan harga Rp 9.000 kini menjadi Rp 6.000 per liter.

BBM Solar kini bisa dibeli langsung oleh nelayan setiap harinya berdasarkan kuota dan jadwal yang ada, melalui sub penyalur solar yang mengambil dari pangkalan Pertamina terdekat.

Di Tanah Laut sendiri ada 7 desa pesisir yang memiliki sub penyalur resmi dari Pemkab Tala. Kuota solar yang salurkan 7 desa tersebut adalah 120 ribu liter per bulan.

Setiap desa mendapatkan kuota yang berbeda berdasarkan jumlah nelayan yang telah terdaftar. Ada yang mendapat 20.000 liter per bulan dan ada yang 10.000 liter per bulan.

Kuota BBM solar bersubsidi 20.000 liter per bulan diberikan untuk Desa Sungai Rasau untuk 164 nelayan. Di Desa Takisung 127 nelayan juga mendapat BBM solar bersubsidi.

Untuk Desa Swarangan 121 nelayan pun kebagian solar bersubsidi, Desa Batakan 20 nelayan, Desa Muara Asam-Asam 131 nelayan. Sedangkan kuota 10.000 liter per bulan ada di Desa Tanjung Dewa 152 nelayan dan Desa Bawah Layung 79 nelayan.

Kepala Seksi Kenelayanan Edi Santoso pada Dinas KPP Tala saat Jum’at (4/9), menyebutkan hingga bulan Agustus penyaluran solar berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.

“Sampai bulan Juli kita sudah menyalurkan 37.000 liter. Agustus kita sudah menyalurkan solar ke nelayan 69.000 liter. Kenapa berbeda, karena bulan Juli kita baru mulai operasional di tengah bulan,” jelasnya.

Ia menyebutkan dari kuota 120.000 liter yang disediakan memang tidak semua nelayan mengambil jatahnya, mengingat saat ini angin masih kencang di beberapa wilayah sehingga ada nelayan yang belum bisa berlayar.

“Meskipun demikian berdasarkan hitungan, kuota sebenarnya belum sesuai dengan kebutuhan nelayan,” katanya.

Ia menyebutkan pihaknya akan mengajukan agar di tahun 2021 kuota solar nelayan di Kabupaten Tanah Laut menjadi 240.000 liter per bulan.

Ia mengingatkan kembali khusus para sub penyalur solar agar selalu menjaga amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Kepada penyalur, jangan coba-coba menaikkan harga yang sudah ditetapkan oleh peraturan Bupati. Kedua, dengan kuota yang ada jangan coba-coba diselewengkan,” pesannya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahc14 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pertikaracab 2019, Saka Bhayangkara Polsek Bintang Ara Raih Juara 1
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini ULM Banjarmasin Kukuhkan 5 Guru Besar Sekaligus
apahabar.com

Kalsel

Rumdin Panitera Muda Pidana PN Banjarmasin Diamuk Api
apahabar.com

Kalsel

Sensus Penduduk 2020 Secara Online, BPS Terjunkan Ribuan Relawan
apahabar.com

Kalsel

Sudah 3 Kali Rotasi Internal KPU Kalsel, Edy: Ini Biasa Saja
apahabar.com

Kalsel

Paslon Nomor Urut 02 Pilwali Banjarmasin Ibnu-Arifin Hadiri Haul Guru Bangil di Majelis Al Basyir
apahabar.com

Kalsel

Maksimalkan Pencegahan Covid-19, Sat Sabhara Polres HST Gelar Patroli
apahabar.com

Kalsel

Ulama Banjarbaru Ingatkan Masyarakat Jangan Terprovokasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com