Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Pesan Obat Terlarang Via Online, Remaja di Tabalong Ditangkap

- Apahabar.com Senin, 28 September 2020 - 14:39 WIB

Pesan Obat Terlarang Via Online, Remaja di Tabalong Ditangkap

FHA beserta barang bukti yang disita polisi saat berada di Polres Tabalong. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Gegera memesan obat via online, seorang remaja berinisil FHA (19), warga Desa Palapi Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong diamankan Satuan Resnarkoba Polres Tabalong.

Remaja ini ditangkap diduga menjadi pelaku penyalahgunaan obat–obatan terlarang

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Tabalong, AKP Zaenuri, belum lama tadi di sebuah rumah di Desa Palapi, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong.

Dari tangannya disita barang bukti berupa 4 botol besar berisikan obat tablet berlogo Y sejumlah 4.013 butir dan 1 unit handphone.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, membenarkan jajarannya melakukan penangkapan FHA, warga Desa Palapi, Kecamatan Muara Uya yang diduga pelaku pengedar obat farmasi tanpa keahlian sebagaimana dimaksud dalam pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Penangkapan FHA bermula dari informasi yang didapat oleh petugas bahwa adanya orang membawa paketan yang diduga berisikan obat-obatan terlarang dari kantor pengiriman barang di Tanjung menuju Muara Uya.

Petugas gabungan Resnarkoba dan Satlantas Polres Tabalong langsung melakukan penyelidikan di lapangan dan mengikuti remaja tersebut.

Sekitar jam 16.30 WITA, pelaku sampai di sebuah rumah di Desa Palapi. Petugas langsung menghampiri dan melakukan pemeriksaan isi paket.

“Pemeriksaan isi paket langsung disaksikan oleh ketua RT setempat. Hasilnya paketan yang dibawa FHA berisi 4 botol besar diduga berisikan obat tablet warna putih logo Y, ” kata Muchdori.

Kepada petugas, FHA mengakui obat–obatan yang ia dapatkan dengan cara membeli di sebuah aplikasi belanja online seharga Rp 300 ribu.

“Kini FHA menjalani pemeriksaan intensif di Polres Tabalong,” terang Kapolres Tabalong.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Diolok-Olok, Bojes Main Bacok
Iming-imingi Pinjaman Uang Hingga Mobil, Koperasi di Anjir Muara Diduga Menipu Ratusan Warga

Hukum

Iming-imingi Pinjaman Uang Hingga Mobil, Koperasi di Anjir Muara Diduga Menipu Ratusan Warga
apahabar.com

Hukum

Berbulan-bulan Buron, Perempuan Muda Penggelap Sepeda Motor di HSU Diringkus
apahabar.com

Hukum

Sopir di Banjarmasin Nangis Saat Terciduk Bawa Sabu
apahabar.com

Hukum

Trauma, Anak Korban Penculikan di Tanbu Direhabilitasi
Begal Kalsel

Hukum

Sadis! Begal Mobil Carteran di Pelaihari Buang Jasad Korban ke Hutan Sawit
apahabar.com

Hukum

TO Pengedar Sabu Ditangkap Bersama Sejumlah Barang Bukti
apahabar.com

Hukum

Diamankan Gara-Gara Simpan 300 Liter Solar, Tersangka Terancam Denda Rp 30 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com