Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Pesan Obat Terlarang Via Online, Remaja di Tabalong Ditangkap

- Apahabar.com Senin, 28 September 2020 - 14:39 WIB

Pesan Obat Terlarang Via Online, Remaja di Tabalong Ditangkap

FHA beserta barang bukti yang disita polisi saat berada di Polres Tabalong. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Gegera memesan obat via online, seorang remaja berinisil FHA (19), warga Desa Palapi Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong diamankan Satuan Resnarkoba Polres Tabalong.

Remaja ini ditangkap diduga menjadi pelaku penyalahgunaan obat–obatan terlarang

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Tabalong, AKP Zaenuri, belum lama tadi di sebuah rumah di Desa Palapi, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong.

Dari tangannya disita barang bukti berupa 4 botol besar berisikan obat tablet berlogo Y sejumlah 4.013 butir dan 1 unit handphone.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, membenarkan jajarannya melakukan penangkapan FHA, warga Desa Palapi, Kecamatan Muara Uya yang diduga pelaku pengedar obat farmasi tanpa keahlian sebagaimana dimaksud dalam pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Penangkapan FHA bermula dari informasi yang didapat oleh petugas bahwa adanya orang membawa paketan yang diduga berisikan obat-obatan terlarang dari kantor pengiriman barang di Tanjung menuju Muara Uya.

Petugas gabungan Resnarkoba dan Satlantas Polres Tabalong langsung melakukan penyelidikan di lapangan dan mengikuti remaja tersebut.

Sekitar jam 16.30 WITA, pelaku sampai di sebuah rumah di Desa Palapi. Petugas langsung menghampiri dan melakukan pemeriksaan isi paket.

“Pemeriksaan isi paket langsung disaksikan oleh ketua RT setempat. Hasilnya paketan yang dibawa FHA berisi 4 botol besar diduga berisikan obat tablet warna putih logo Y, ” kata Muchdori.

Kepada petugas, FHA mengakui obat–obatan yang ia dapatkan dengan cara membeli di sebuah aplikasi belanja online seharga Rp 300 ribu.

“Kini FHA menjalani pemeriksaan intensif di Polres Tabalong,” terang Kapolres Tabalong.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polisi Tepis Isu Politis di Kasus Gusti Makmur
apahabar.com

Hukum

Liga 2 Jadi Pintu Masuk Satgas Bongkar Pengaturan Skor Bola
apahabar.com

Hukum

Bingung Cari Sandal, Roy Marten dan Anto Gagal Bawa Kabur Handphone
apahabar.com

Hukum

Vanessa Angel Mengaku Salah dan Khilaf
apahabar.com

Hukum

Perketat Jalur Darat, Polda Kalsel Sebar Anggota Reserse
apahabar.com

Hukum

Tak Kapok Berulah, Penghina Guru Sekumpul Ini Kembali Berurusan dengan Polisi
apahabar.com

Hukum

Fakta di Balik Kebrutalan Shinchan Saat Habisi Nyawa Vina
apahabar.com

Hukum

Usai Putus Perkara Cerai, Hakim Mahkamah Syar’iyah Idi Dipukul Pakai Palu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com