ga('send', 'pageview');
Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus Penabrak Lari yang Ngaku Polisi di Banjarmasin Ternyata Sudah Diamankan Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin Menyelisik Ritual Pemakaman Adat Dayak Meratus: Hamburkan Beras Kuning Agar Keburukan Tak Menyertai Peserta Ritual

Pilkada 2020, Kalsel Minim Calon Milenial

- Apahabar.com Sabtu, 12 September 2020 - 23:42 WIB

Pilkada 2020, Kalsel Minim Calon Milenial

Diskusi digelar di Caffe The Panas Dalam, Jalan Mayjen Sutoyo S, Banjarmasin Kalimantan Selatan, Sabtu (12/9) malam. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pada Pilkada Serentak 2020, Kalimantan Selatan dinilai tidak banyak memiliki calon pemimpin yang mewakili kalangan milenial.

Padahal, menurut Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin, keberadaan calon kepala daerah dari kalangan milenial sangat memengaruhi inovasi pembangunan daerah.

“Eksistensi milenial masih minim. Dari Pilkada di 7 kabupaten kota, hanya Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang mewakili milenial,” katanya dalam diskusi yang digelar di Caffe The Panas Dalam, Jalan Mayjen Sutoyo S, Banjarmasin Kalimantan Selatan, Sabtu (12/9) malam.

Baca juga :  Tingkatkan Penanganan, Pemkot Banjarbaru Sosialisasi Aplikasi Covid-19 dan JPS

Dia memandang figur milenial sangat penting, sebab bisa menjadi pendorong suatu daerah untuk berkembang.

Untuk itu, ia pun mengajak para kaum muda di Kalsel agar melek dan bisa melihat calon pemimpin yang berkualitas.

“Pemimpin harus memiliki 3 hal, yakni fokus, inovatif serta inspiratif. Pemimpin harus bisa beradaptasi dan memberikan inovasi yang bermanfaat besar untuk masyarakat. Jangan memilih pemimpin yang hanya memperbanyak isi tasnya,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan masyarakat bisa ikut dalam mendorong pembangunan daerah dengan bantuan teknologi.

Baca juga :  Resmi Jabat Ketum FMI Kalsel, Bang Dhin Siap Eksplor Destinasi Alam Banua

“Salah satu inisiasi saya dan teman-teman milenial yaitu Aplikasi Amnesia,” katanya, seraya menambahkan melalui aplikasi itu,l masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan aspirasinya.

Diskusi Legislative Goes To Campus itu mengambil tema “Pemuda Cerdas: Pemilih Kepala Daerah yang Punya Kualitas dan Integritas”.

Kegiatan tersebut digelar untuk mengajak kaum milenial agar lebih selektif memilih pemimpin di periode pesta demokrasi di Bumi Lambung Mangkurat.

Editor: Puja Mandela

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Resmi, PDIP Usung Petahana di Pilwali Banjarmasin 2020
apahabar.com

Politik

Mengintip Visi-Misi Caleg dari Kalsel Menuju Senayan (2): Syaifullah Tamliha
apahabar.com

Politik

Panwas Kecamatan di Banjarmasin Kini Dibekali LHP Online
apahabar.com

Politik

Kader PDI Perjuangan Tala Harus Jaga Kepercayaan Masyarakat
apahabar.com

Politik

TKD Jatim: Lawan Jokowi Sebenarnya Hoaks dan Fitnah
Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

Politik

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi
apahabar.com

Politik

Debat Cawapres Segera Dimulai, Cek Link Live Streamingnya disini
apahabar.com

Politik

Usai Latihan, Jokowi Semakin ‘Mantul’ Ikuti Debat Perdana Pilpres 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com