PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata Debat Kedua Pilbup Tanbu: SHM – MAR Komitmen Majukan Pelaku UMKM di Bumi Bersujud

Pilkada Serentak 2020, ASN Diperingatkan Tak Terima Suap

- Apahabar.com Rabu, 9 September 2020 - 12:36 WIB

Pilkada Serentak 2020, ASN Diperingatkan Tak Terima Suap

Ilustrasi suap. Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, JAKARTA – Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan aparatur sipil negara untuk waspada terhadap praktik suap pada Pilkada Serentak 2020.

Dia menegaskan pemberi suap dan penerima sama-sama melakukan korupsi.

“Berdasarkan data tahun 2018 sewaktu saya bertugas sebagai deputi penindakan KPK, sebanyak 30 kali KPK melakukan OTT dengan 122 tersangka dan 22 kepala daerah, terkait tindak pidana korupsi berupa suap menyuap,” kata Ketua KPK RI, Firli Baduri, melalui press rilis yang diterima apahabar.com, Rabu (9/9).

Dari data empiris menunjukan tindak pidana terbanyak yang ditangani KPK adalah perkara suap menyuap yang sering terjadi dan mewarnai perhelatan Pilkada.

“Kami mengingatkan jikalau hal itu terjadi, maka KPK akan menjerat mereka baik penerima maupun pemberi suap dengan Pasal 5 UU Tipikor Nomor 20 Tahun 2001, dengan kurungan penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50 Juta dan paling banyak Rp 250 Juta,” jelasnya.

Di samping tindak pidana korupsi berupa suap menyuap, hal lain yang rentan terjadi dalam tahapan Pilkada adalah gratifikasi.

Untuk itu KPK telah membangun sistem pelaporan gratifikasi online. Bagi pegawai negeri (ASN) atau penyelenggara negara yang ingin melaporkan hadiah terkait fungsi, tugas dan jabatannya, silahkan mengakses tautan www.kpk.go.id/gratifikasi atau hubungi Layanan Informasi Publik di nomor telepon 198.

Pelaporan gratifikasi juga dapat disampaikan kepada KPK melalui aplikasi pelaporan Gratifikasi Online (GOL KPK) yang dapat diunduh di Play Store datau App Store dengan kata kunci GOL KPK. Laporan juga bisa dikirim melalui surat elektronik ke pelaporan.gratifikasi@kpk.go.id atau alamat pos KPK.

Selain akses-akses tersebut, pelaporan juga bisa juga dilakukan melalui Unit Pengendalian Gratifikasi di instansi masing-masing, kemudian akan diteruskan kepada KPK.

“Kepada rekan-rekanku penyelenggara negara, aparatur pemerintah baik di pusat dan di daerah, serta para peserta Pilkada 2020, mari kita patrikan nilai kejujuran dan kebenaran didalam hati dan pikiran kita, dimana kejujuran adalah kesederhanaan yang paling berharga dan kebenaran akan selalu berteriak memekakkan telinga dari bisikan dan rayuan kejahatan korupsi,” pinta Firli.

Dirinya berharap Pilkada Serentak 2020 dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang jujur, amanah dan berintegritas, sehingga dapat mewujudkan semua cita-cita dan harapan para pendiri bangsa.

Editor: Puja Mandela

Polling Pilkada 2020
Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ratusan Artefak Dayak Pukau Pengunjung Pameran di Swiss
apahabar.com

Nasional

Trump Sebut Indonesia Sebagai Contoh Negara Demokrasi
apahabar.com

Nasional

Lewat Inovasi, Pertamina EP Optimis Target Lifting Migas Tercapai
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Pertama di Aceh
apahabar.com

Nasional

Demo di Patung Kuda dan Kedubes Prancis, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Imbangi Negara Lain, Jokowi Ingin TNI Diperkuat Drone Penghancur

Nasional

Imbangi Negara Lain, Jokowi Ingin TNI Diperkuat Drone Penghancur
apahabar.com

Nasional

Prabowo Sujud Syukur Klaim Menang 62 Persen Berdasarkan Real Count
apahabar.com

Nasional

Optimalisasi Lahan Rawa Strategi Amankan Pangan saat Musim Kemarau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com