Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak

Pilkada Serentak 2020 Momentum Membangun Daerah Tanpa Merusak Lingkungan

- Apahabar.com Senin, 7 September 2020 - 21:16 WIB

Pilkada Serentak 2020 Momentum Membangun Daerah Tanpa Merusak Lingkungan

Tim gabungan dari KPK dan Dinas ESDM Kalsel melakukan tinjauan ke lokasi perkebunan sawit yang ditemukan illegal mining di Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, beberapa waktu lalu. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Di tengah krisis multidimensi ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus melakukan upaya lebih untuk mendorong masyarakat memilih kandidat kepala daerah, termasuk di Pilkada Kalsel dan Kalteng 2020 yang bersih dari rekam jejak kasus korupsi.

Terkhusus lagi korupsi terkait sumber daya alam, serta kandidat Pilkada Kalsel dan Kalteng 2020 yang memiliki komitmen kuat untuk tidak terlibat dalam pusaran politik uang.

Seperti praktek perburuan rente dan obral perizinan sebelum hingga pasca Pilkada Serentak 2020 berlangsung, termasuk Pilbup Kalteng 2020 dan Pilbup Kalsel 2020.

Selain itu, KPU termasuk KPUD atau KPU Kalteng dan KPU Kalsel selayaknya membuka dan mempublikasikan rekam jejak para kandidat Pilkada Kalteng 2020 dan Pilkada Kalsel 2020 secara transparan dan menyeluruh.

“Dalam situasi pandemi ini, pilkada harus menjadi momentum lahirnya pemimpin yang tangguh yang pro lingkungan,” kata
Direktur Eksekutif Yayasan Madani, Muhammad Muhammad Teguh Surya, Senin (7/9).

Terutama tangguh dalam membawa daerah yang dipimpinnya dalam menghadapi krisis saat ini dan yang mungkin akan datang di kemudian hari.

“Memilih kandidat yang berwawasan lingkungan adalah keniscayaan untuk saat ini,” tegasnya.

Tidak dapat dimungkiri, pada tahapan ini, peran partai politik dan KPU dalam memilih dan menyaring kandidat terbaik begitu sentral dan menjadi sorotan.

Masyarakat menginginkan partai politik dan KPU memilih orang-orang terbaik yang tidak hanya memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam menjalankan roda pemerintah.

Tapi juga memiliki wawasan dan komitmen kuat terhadap perlindungan lingkungan.

Sudah saatnya di tengah krisis multidimensi yakni krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 yang diikuti oleh krisis ekonomi serta krisis lingkungan yang sedang di depan mata, partai politik memerankan fungsi rekrutmennya dengan baik.

Tahapan pendaftaran bakal calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020, termasuk Pilbup Kalteng, pada 4-6 September telah dilalui dengan baik, patut diapresiasi.

Namun, di tengah krisis seperti saat ini, Pilkada Serentak 2020 haruslah menjadi jawaban bukan malah menjadi beban.

“Jawaban tersebut tentu salah satunya dimulai dari sikap partai politik yang melabuhkan pilihannya terhadap orang-orang terbaik yang siap untuk bertarung dalam kontestasi demi melakukan lompatan di kemudian hari,” tambahnya.

Teguh Surya juga menyebut bahwa Pilkada Serentak 2020 sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 telah mengubah segalanya dan partai politik wajib memperhatikan hal tersebut.

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pasar Blauran Terendam Banjir, Pedagang Tidak Bisa Berjualan
apahabar.com

Kalsel

Ada Tersangka Lain dalam Gagalnya Konstruksi  Jembatan Mandastana-Tanipah
apahabar.com

Kalsel

Damkar Martim Distribusikan Bantuan ke Pulau Sebuku dan Alalak
apahabar.com

Kalsel

Sertifikasi Pekerja Konstruksi Kali Kedua Digelar di SDL Martapura
apahabar.com

Kalsel

4 Warga Marabahan Lengkapi 123 Pasien Sembuh di Batola
apahabar.com

Kalsel

Sempat Hijau, Belitung Utara Kembali Zona Merah Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Ditangkap, Terduga Pembakar Lahan di Kalsel Berencana Kabur!
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Gram Sabu dan Ratusan Butir Ineks Dibakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com