Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Pilu Bocah Difabel Yatim di Kotabaru, Sekolah Lagi Berkat Bantuan Polisi Dermawan

- Apahabar.com Kamis, 24 September 2020 - 17:06 WIB

Pilu Bocah Difabel Yatim di Kotabaru, Sekolah Lagi Berkat Bantuan Polisi Dermawan

Aipda Yuli Hermiyanto saat mengantarkan Joko untuk kembali bersekolah. Foto: Istimewa 

apahabar.com, KOTABARU – Selama ini polisi berpakaian sipil atau reserse identik dengan perawakan garang dan gerak senyap.

Kisah memilukan kali ini datang dari Kotabaru. Seorang bocah penyandang disabilitas asal Desa Bekambit Asri, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kotabaru berhenti sekolah. Gegaranya hanya karena sepeda.

Bocah itu bernama Joko Munasif. Ia mestinya duduk di bangku SMP. Namun karena keterbatasan fisik, ditambah lagi faktor ekonomi keluarga, ia terpaksa berhenti bersekolah.

Tak cuma karena sepeda ontelnya rusak, ia juga tak memiliki handphone. Praktis, ia tak bisa mengikuti pembelajaran yang saat ini menggunakan sistem online akibat pandemi Covid-19.

Untuk bersekolah, Joko dengan kekurangan di kedua kakinya harus menempuh jarak 5 kilometer dari rumahnya.

Joko kecil tinggal di sebuah gubuk tua di Desa Bekambit Asri bersama ibu kandungnya, Pujiati (44). Sang ibu juga penyandang disabilitas.

Meski dengan segala keterbatasan fisik, mereka menolak kalah. Meski harus bersusah payah, mereka terbilang mandiri. Makan dari upah memanen padi.

Menjadi buruh mengatam umumnya dijalani wanita dewasa ketika desanya memasuki musim panen.

Sekalipun harus mengesot, karena kedua kakinya tidak senormal layaknya ibu-ibu lain, Puji tetap pergi ke ladang. Maklum, Joko menyandung status yatim. Ayah kandungnya lama wafat.

Sebelum pandemi Covid-19, Joko berbulan-bulan tak masuk sekolah. Terlebih uluran tangan dermawan tak kunjung datang.

Namun seiring berjalannya waktu, kabar memilukan ini akhirnya sampai ke telinga seorang polisi bernama Yuli Hermiyanto. Pangkatnya Aipda. Dinasnya di Polsek Pulau Laut Timur.

Aipda Yuli sudah menjabat kepala unit reserse kriminal, jabatan yang biasanya diisi oleh perwira polisi.

Baru tadi, Yuli diam-diam mendatangi rumah Joko dan ibunya.

Diselimuti rasa haru, Yuli disambut ramah Joko dan ibunya. Perbincangan hangat terbangun. Termasuk mengapa Joko sampai berhenti sekolah.

Joko pun jujur. Ia mengaku berhenti karena sepeda ontelnya rusak. Juga karena sering diejek oleh rekan sekolahnya karena keterbatasan fisik.

Mendengar cerita Joko, Yuli makin luluh. Ia pun bertekad membuat Joko kembali bersekolah.

Persoalan, sepeda ontel dan HP, Yuli akan mencarikan solusinya belakangan. Yang penting bagaimana Joko bisa sekolah dulu.

Aipda Yuli Hermiyanto saat mengantarkan Joko untuk kembali bersekolah. Foto: Istimewa

Raut kegembiraan pelan-pelan terpancar dari wajah Joko. Siang itu, Yuli mengajaknya ke sekolah.

“Ya karena dia ngomong mau sekolah lagi,” ujar Yuli.

Dewan guru serta wali kelasnya pun tak kalah riangnya. Mereka mau menerima Joko lagi.

“Kalau di lingkungannya sendiri tidak ada yang peduli, lalu siapa lagi. Lalu seperti apa nasib generasi penerus kita nanti,” ujar Yuli yang sebelumnya enggan namanya dimediakan.

“Intinya, kita kasian melihat kondisi mereka. Saya merasa terpanggil saja, dan tidak ingin Joko berhenti sekolah. Semoga, saja dia tetap semangat, dan banyak yang peduli nanti,” harap Yuli.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Temukan Sejumlah Kekeliruan, Rekapitulasi Pemilu HSS Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Duh, Belasan Warga di Banjarbaru Terserang DBD
apahabar.com

Kalsel

BNNK Batola: Pengguna Narkotika Rentan Diserang Covid-19
Tersetrum

Kalsel

Seorang Relawan Meninggal Tersetrum Saat Cek Rumah Banjir di Martapura
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi Prokes Covid-19 di Banjarmasin Barat, 28 Warga Dijaring
apahabar.com

Kalsel

Samsat Ditutup, Ombudsman Kalsel: Ini Hanya Miskomunikasi
apahabar.com

Kalsel

Haul Haji Maming, Cuncung dan Habib Syech Kompak Pakai Baju Hijau
apahabar.com

Kalsel

Dandim 1001/Amuntai-Balangan: Wartawan Merupakan Mata dan Telinga TNI  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com