Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh

Pilwali Banjarmasin 2020: 4 Paslon Dilarang Gelar Keramaian, Apa Saja?

- Apahabar.com Senin, 28 September 2020 - 15:49 WIB

Pilwali Banjarmasin 2020: 4 Paslon Dilarang Gelar Keramaian, Apa Saja?

Namun paslon Pilwali Banjarmasin dilarang menggelar keramaian. Foto-Ilustrasi/dok-apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pilwali Banjarmasin 2020 sudah memasuki tahapan kampanye sejak 26 September hingga 5 Desember mendatang. Namun paslon dilarang menggelar keramaian.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang semua Pasangan Calon (Paslon) untuk melaksanakan beberapa kegiatan ketika kampanye kepada masyarakat.

Diantaranya gelaran rapat umum, konser musik ataupun pentas seni. Tak hanya itu, bazar hingga gerak jalan santai juga akhirnya dilarang. Termasuk perlombaan, kegiatan donor darah dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) partai politik pun tak diperkenankan ada nuansa kampanye.

Larangan ini tertuang dalam pasal yang sama dengan konser musik, yakni Pasal 88c ayat 1 PKPU Nomor 13 Tahun 2020.

“Semua itu tidak dapat dilaksanakan,” ujar Ketua KPU Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah.

Rahmi mengatakan bagi tim kemenangan atau paslon yang melanggar ketentuan tersebut bakal dikenakan sanksi.

Diantaranya mendapatkan peringatan tertulis dari Bawaslu setempat. Kemudian penghentian dan pembubaran kegiatan kampanye di tempat terjadinya pelanggaran.

Hal ini sesuai PKPU Nomor 13 Tahun 2020 Pasal 88c ayat 2.

“Pihak keamanan juga tak bisa membuat surat izin karena sudah ada di PKPU dan maklumat Kapolri,” ucapnya.

Pilwali Banjarmasin 2020 diramaikan 4 pasangan calon. Nomor urut 1 Haris Makkie dengan Ilham Noor yang diusung Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Kemudian disusul paslon Ibnu Sina dengan Ariffin Noor mendapatkan nomor urut 2. Ibnu-Ariffin diusung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Sementara paslon nomor urut 3 Khairul Saleh dengan Habib Muhammad Ali Al Hasbi maju lewat jalur independen.

Terakhir paslon nomor urut 4 Hj Ananda dengan Mushaffa Zakir yang dijagokan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Polling Pilkada 2020
Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantu 12 Santri HST di Yaman dan Mesir, Wabup Berry Pinta Pihak Lain Berpartisipasi
apahabar.com

Kalsel

Gerah, Jalan Sawit Barito Putera Plantation Diportal Warga Antar Baru
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Penipuan, Bupati Balangan Bantah Pertemuan 23 April
apahabar.com

Kalsel

Save Meratus Bernuansa Politis, Mahasiswa Gerah
apahabar.com

Kalsel

Mediasi Warga Antar Baru dan PT BPP Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Dayak Meratus Tapin: Alam, Leluhur, Manusia dan Tuhan
apahabar.com

Kalsel

Warga Tala Temukan Tanaman Bajakah di Hutan Rawa Batakan
apahabar.com

Kalsel

Elpiji di Tanah Bumbu Tak Bergejolak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com