JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli Keren, Gerakan Aksi Peduli Warga Isoman Bermunculan di Banjarmasin Windy Cantika Sumbang Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin

Pilwali Banjarmasin 2020: APK Dilarang Pasang di Sejumlah Tempat, Simak Daftar Lokasinya

- Apahabar.com     Rabu, 30 September 2020 - 12:27 WITA

Pilwali Banjarmasin 2020: APK Dilarang Pasang di Sejumlah Tempat, Simak Daftar Lokasinya

Ilustrasi Alat Peraga Kampanye (APK). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki masa kampanye politik sejak 26 September lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin mengumumkan beberapa lokasi yang dilarang untuk dipasang Alat Peraga Kampanye (APK).

Komisioner KPU Banjarmasin Syarifudin Akbar mengatakan kepada Pasangan Calon (Paslon) dan tim pemenangan untuk tidak memasang APK di titik yang sudah disepakati.

Misalnya di Kubah Habib Hamid Bahasyim, Basirih, Banjarmasin Selatan.

“Di sana masyarakat dan zuriat menghendaki wilayah itu steril dari APK dan unsur politik lainnya,” ujar Akbar.

Akbar menerangkan APK juga tak diperkenakan berada di wilayah kawasan Cagar Budaya atau situs di kota seribu sungai.

Di antaranya adalah Makam Sultan Suriansyah, Banjarmasin Utara.

Selain itu, fasilitas umum dan kesehatan milik Pemerintah daerah, tempat ibadah, sekolah dan jalan protokol.

“Karena daerah itu tak termasuk dalam Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan KPU,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Banjarmasin Kasman berpesan kepada Pasangan Calon (Paslon) dan tim pemenangan untuk tidak memasang APK di titik yang sudah disepakati.

“Kita bukan merekomendasikan tapi Badan Kesbangpol memberikan izin sesuai dengan titik yang disepakati,” ujar Kasman.

Dia mengatakan larangan pemasangan APK berdasar Perwali Nomor 3 Tahun 2012.

Dipayung hukum tersebut melarang APK dipasang di kantor SKPD pemerintah daerah.

Kemudian, di sekolah dan tempat ibadah di lima kecamatan serta 52 kelurahan di kota seribu sungai. Sedangkan APK yang diperbolehkan juga diatur.

“Misalnya di lapangan, tapi menunggu kesepakatan bersama antara KPU, Bawaslu dan Pemkot,” ucapnya.

Ditambahkan, APK yang dipasang di luar ketentuan tersebut bakal dikenakan sanksi oleh Satpol PP.

“Karena diluar dari pada kesepakatan,” imbuhnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Komunitas Sibernet Bagikan 80 Bungkus Nasi Sekitar Ponpes Al-Falah
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Temui Habib Banua, Ada Apa?

Kalsel

Ketua DPRD Banjar Blak-blakan Ogah Tes Swab Massal
apahabar.com

Kalsel

Bendungan ‘Penyebab’ Terendamnya Kebun Karet, Dijebol
Penyintas

Kalsel

Penyintas di Banjarbaru Beberkan Cara Ampuh Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Pambakal H Isah Tamberangan Ngotot Tutup Jalan Sungai Puting Tapin
apahabar.com

Kalsel

Geger, Mayat Membengkak di Komplek Rahayu
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin dan Pemkab Batola Bagikan Masker Gratis di Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com