Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Politik Uang dan Netralitas ASN Jadi Atensi Bawaslu Kota Banjarbaru

- Apahabar.com Kamis, 10 September 2020 - 15:04 WIB

Politik Uang dan Netralitas ASN Jadi Atensi Bawaslu Kota Banjarbaru

Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru Dahtiar saat ditemui awak media di KPU Banjarbaru, Kamis (10/9). Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Bawaslu Kota Banjarbaru fokus tangani dua isu yakni politik uang dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Terkait dengan netralitas ASN TNI Polri tentu saja ada mekanisme penanganan pelanggaran yang harus kami jalankan. Jika di kemudian hari diketahui ada oknum yang tidak menjalankan kode etik maupun profesional dalam pelayanan, misal berpihak pada salah satu Paslon,” ujar Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru Dahtiar saat ditemui awak media di KPU Banjarbaru, Kamis (10/9).

Jika didapati ketidak netralan ASN, sambung Dahtiar, maka masuk dalam pelanggaran peraturan perundang-undangan dan dapat diproses Bawaslu Kota Banjarbaru.

Bawaslu, kata Dahtiar juga diawasi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKPP) sehingga tidak ada negosiasi terhadap pelaku praktek politik uang maupun abdi negara yang tidak profesionalitas.

“Kami maupun KPU itu nanti diawasi oleh DKPP, jadi kalau misalnya ada ditemukan ASN tidak netral, maka bisa dilaporkan kepada DKPP,” jelasnya.

Dahtiar mengingatkan baik Paslon, pendukung, maupun penyelenggara wajib menjalankan protokol kesehatan dalam menjalankan rangkaian Pilkada 2020. Bahkan pada saat debat paslon nantinya, dalam ruangan dibatasi hanya 50 orang.

Aturan itu, kata Dahtiar, tertuang dalam peraturan KPU No 6 maupun peraturan KPU No 10 tahun 2020.

“Di mana semua tahapan Pilkada mulai pendaftaran, kampanye, pungut hitung sampai dengan selesai harus dengan menerapkan protokol kesehatan. Misalnya di tahapan kampanye ada debat itu dibatasi hanya 50 orang maksimal dalam ruangan, sehingga nanti itu 50 akan dibagi 3 oleh Paslon,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Terkait PAW Cuncung, Aida Muslimah Rosehan Tunggu Perintah Parpol
apahabar.com

Politik

Setya Novanto Ungkap Rencana Lama Puan Jadi Ketua DPR
apahabar.com

Politik

Meski Membelot, Jabatan Muhidin Tak Dicopot
apahabar.com

Politik

Resmi, PBB Usung Haris-Ilham di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Aliansi Relawan Jokowi Target 1.000.000 Posko Pemenangan
Didukung PDIP Maju Pilwali Banjarbaru, Begini Respon Aditya

Politik

Didukung PDIP Maju Pilwali Banjarbaru, Begini Respon Aditya  
apahabar.com

Politik

Cara Hj Ananda Agar Kaum Ibu dan Millenial Banjarmasin Tertarik Berbelanja ke Pasar Tradisional
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel 2020: Kampanye Dimulai, Simak Strategi Paslon BirinMu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com