Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin

PSBB Jakarta, Mulai 14 September Kegiatan Perkantoran dari Rumah

- Apahabar.com Rabu, 9 September 2020 - 21:56 WIB

PSBB Jakarta, Mulai 14 September Kegiatan Perkantoran dari Rumah

Jakarta kini bersiap menerapkan Pembatasan Sosial Beskala Besar atau PSSB. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jadi mulai Senin 14 September 2020 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kegiatan perkantoran non-esensial wajib ditiadakan dan dilaksanakan dari rumah.

“Dalam rapat gugus tugas tadi sore disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat, yang itu artinya kita terpaksa kembali menerapkan PSBB seperti pada masa awal pandemi dulu, bukan lagi PSBB transisi, tapi kita harus melakukan PSBB sebagai mana masa awal dulu,” kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Anies memutuskan sejumlah kegiatan yang awalnya bisa dilakukan pada PSBB transisi akan dilarang mulai Senin, 14 September 2020. Salah satunya ialah kegiatan perkantoran yang wajib dilaksanakan dari rumah.

“Prinsipnya, mulai Senin, 14 September, kegiatan perkantoran yang non-esensial diharuskan laksanakan dari rumah, bekerja dari rumah, bukan usahanya yang berhenti tapi bekerja di kantornya yang ditiadakan, kegiatan usaha jalan terus, kegiatan kantor jalan terus, tapi perkantoran di gedungnya yang tak diizinkan untuk beroperasi,” ucap Anies.

Anies juga memastikan hanya akan ada 11 bidang esensial yang diperbolehkan beroperasi secara minimal. Ke-11 bidang tersebut pun akan dievaluasi kembali oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Akan ada 11 bidang essential yang boleh berjalan dengan operasi minimal, jadi nggak seperti biasa, dikurangi, dan perlu saya sampaikan izin operasi pada bidang non-esensial yang dapat izin akan dievaluasi ulang untuk pastikan pengendalian pergerakan kegiatan, baik kegiatan usaha maupun kegiatan sosial tidak sebabkan penularan,” ujar Anies. (Dtk)

Editor: Syarif

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Longsor Terjang Sebuah Rumah, 6 Orang Tertimbun
apahabar.com

Nasional

Sempat Tak Percaya Suami Meninggal, Begini Firasat Istri Herman Seventeen
apahabar.com

Nasional

Viral Video Detik-detik Puan Maharani Diduga Matikan Mic Irwan Fecho di Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja
apahabar.com

Nasional

Ditawari Jadi Bos di BUMN, Ahok Mengaku Siap
apahabar.com

Nasional

KPU: 7.106 Pemilih Difabel Di Kalimantan Selatan
apahabar.com

Nasional

Tersisa Dua Perajin, Batik Melayu Terancam Tanpa Penerus
apahabar.com

Nasional

Anak Muda Bangun Sistem Online, Jokowi: Bisa Bantu Petani
apahabar.com

Nasional

Mabes Polri Benarkan Penangkapan Jaringan Terduga Teroris di Palangkaraya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com